Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Tantangan APBD Surabaya 2026 Rp12,7 T, Efisiensi dan Pendapatan Aset

Tantangan APBD Surabaya 2026 Rp12,7 T, Efisiensi dan Pendapatan Aset

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMPemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama DPRD Kota Surabaya resmi mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp12,7 triliun, angka tertinggi sepanjang sejarah Kota Pahlawan. Namun di balik besarnya anggaran APBD Surabaya 2026, tantangan efisiensi dan optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) menjadi ujian nyata bagi kepemimpinan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Eri menegaskan bahwa APBD tahun depan akan difokuskan pada percepatan pembangunan infrastruktur dan penataan anggaran yang tepat sasaran.

Ia menekankan pentingnya percepatan lelang agar proyek tidak menumpuk di penghujung tahun, seperti yang kerap terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

“Kita akan segera melaksanakan pembangunan untuk tahun 2027. Karena kita sudah bisa melakukan persiapan lelang dan lain-lain. Jadi nanti Januari sudah bisa langsung jalan,” ujar Eri setelah rapat paripurna, Senin (10/11/2025).

Langkah itu menjadi sinyal bahwa Pemkot Surabaya ingin memperkuat daya serap anggaran, sekaligus memastikan proyek infrastruktur mulai dari jalan, drainase, hingga fasilitas publik bisa dirasakan manfaatnya lebih cepat oleh warga.

Namun, di balik optimisme tersebut, Eri juga menghadapi tekanan fiskal akibat pengurangan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) sekitar Rp730 miliar.

Untuk menutup celah pendapatan itu, ia menyiapkan strategi yang cukup agresif: mengoptimalkan aset daerah yang belum produktif.

“Kita akan banyak melakukan optimalisasi aset, jangan sampai mangkrak atau cuma disewa. Dari reklame juga nanti kita pakai model neon digital di jalan-jalan utama. Yang bayar listrik bukan kita, tapi kita dapat pendapatan,” jelasnya.

Langkah ini menunjukkan pergeseran fokus Pemkot Surabaya dari pola belanja ke arah penguatan basis pendapatan melalui aset strategis kota. Eri menegaskan, pendekatan kreatif semacam ini penting agar pembangunan tetap berjalan tanpa menambah beban warga.

“Dengan pemotongan TKD, kita harus berinovasi untuk menggantikannya. Insyaallah bisa,” tegasnya.

Selain infrastruktur, program kerakyatan seperti rumah layak huni (rutilahu), beasiswa, penerangan jalan umum (PJU), dan sarana air bersih juga menjadi prioritas.

Eri menyampaikan apresiasi terhadap DPRD Surabaya yang menginisiasi dan mendukung program sosial tersebut, terutama dalam menata agar bantuan tidak tumpang tindih dan tepat sasaran.

“Kalau satu keluarga dapat dua beasiswa, itu harus kita sepakati. Kalau lebih dari dua, ya memang tidak bisa. Kalau semua disentuh, anggaran nggak akan cukup. Maka saya matur nuwun pada DPRD,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono menilai pengesahan APBD 2026 mencerminkan kematangan sinergi antara eksekutif dan legislatif.

Menurutnya, pembahasan berlangsung efisien tanpa friksi, dan hasilnya menunjukkan komitmen bersama untuk menjadikan Surabaya sebagai kota dengan pembangunan merata dan inklusif.

“Tahapan pembahasan sudah sesuai timeline. Ada penambahan anggaran untuk sektor prioritas seperti rutilahu, infrastruktur, PJU, dan sarana air bersih. Semua itu diharapkan menjadi narasi positif bagi pembangunan Surabaya,” ujarnya.

APBD Surabaya 2026: Pengawasan Menjadi Kunci

Namun di balik kolaborasi itu, pengawasan tetap menjadi kunci. Dengan APBD Surabaya 2026 sebesar Rp12,7 triliun, efektivitas belanja publik akan menjadi tolak ukur sejauh mana komitmen Pemkot dan DPRD benar-benar berpihak pada warga.

Jika optimalisasi aset berjalan sesuai rencana dan proyek infrastruktur terserap tepat waktu, APBD 2026 bukan hanya catatan rekor, tetapi bisa menjadi bukti nyata bagaimana Surabaya mengelola pertumbuhan dengan tanggung jawab fiskal dan keberpihakan sosial. (sms)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ritual Adat Suku Dayak Yang Penuh Makna

    Ritual Adat Suku Dayak Yang Penuh Makna

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 328
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ritual adat suku Dayak yang penuh maknaRitual-ritual ini bukan sekadar serangkaian gerakan dan ucapan, melainkan representasi dari kosmologi, kepercayaan, dan hubungan harmonis mereka dengan alam dan leluhur. Mempelajari ritual-ritual ini berarti menyelami kedalaman spiritual dan filosofi hidup Suku Dayak yang telah teruji selama berabad-abad. Salah satu ritual yang paling terkenal adalah Gawai Dayak, […]

  • Golkar kabupaten Blitar

    Anik Wahjuningsih Nahkodai Golkar Kabupaten Blitar, Dorong Regenerasi dan Politik Terbuka

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 221
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Partai Golkar Kabupaten Blitar membuka babak baru perjalanan politiknya dengan semangat pembaruan. Dalam gelaran Musyawarah Daerah (Musda) XI yang berlangsung di Rest Area Pendopo Hand Asta Sih, Rabu (29/10/2025), Anik Wahjuningsih resmi terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Blitar menggantikan E.C. Suswati. Sosok perempuan yang dikenal tegas, komunikatif, dan visioner itu membawa […]

  • Rekomendasi Makanan Enak di Surabaya yang Viral dan Murah

    Rekomendasi Makanan Enak di Surabaya yang Viral dan Murah

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Pengenalan Makanan Viral di Surabaya Makanan viral di Surabaya telah menjadi fenomena yang menarik perhatian banyak orang, terutama di kalangan pecinta kuliner. Istilah “makanan viral” merujuk pada jenis hidangan yang cepat populer di media sosial, sering kali berkat foto-foto menarik atau ulasan yang mengesankan dari pengunjung. Dalam beberapa tahun terakhir, Surabaya telah dikenal sebagai pusat […]

  • Kabupaten Jember

    Inovasi Komunikasi Pemerintah Daerah dalam Membangun Demokrasi di Jember

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 84
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui inovasi komunikasi yang transparan dan terbuka. Salah satu program unggulan yang menjadi sorotan adalah Pro Guse Update, sebuah inisiatif yang menawarkan ruang dialog langsung antara Bupati Jember, Gus Fawait, dengan awak media dan masyarakat. Proses Komunikasi yang Terbuka dan Dinamis Pro Guse Update tidak […]

  • Ketua DPC PDIP Tulungagung: Jangan Coba Coba Dengan Partai di Jamin Pasti Aman

    Ketua DPC PDIP Tulungagung: Jangan Coba Coba Dengan Partai di Jamin Pasti Aman

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 233
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DPC Kabupaten Tulungagung terus bergerak memanaskan mesin partai menjelang Pilkada 2024. Partai berlambang banteng moncong putih ini menggelar rapat konsolidasi di berbagai dapil, termasuk dapil VI yang meliputi tiga kecamatan yaitu Kauman, Karangrejo, dan Kecamatan Ngantru, pada Minggu (29/9/24) malam, Plt. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti […]

  • Victor Wembanyama, Pemain Muda San Antonio Spurs Berhasil Bawa Tim Kemenangan atas Boston Celtics

    Victor Wembanyama, Pemain Muda San Antonio Spurs Berhasil Bawa Tim Kemenangan atas Boston Celtics

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 96
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Boston Celtics dan San Antonio Spurs dalam laga NBA di TD Garden berlangsung sangat ketat, dengan kemenangan akhir yang diraih oleh tim tamu. Meski tidak terlalu banyak menonjolkan kekuatan luar biasa mereka, San Antonio Spurs berhasil memperlihatkan kemampuan mereka dalam menghadapi lawan yang cukup kuat. Performa Victor Wembanyama yang Mengesankan Victor Wembanyama, […]

expand_less