Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Purbaya Minta BI Kurangi Penyerapan Likuiditas Demi Percepatan Pemulihan Ekonomi

Purbaya Minta BI Kurangi Penyerapan Likuiditas Demi Percepatan Pemulihan Ekonomi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta Bank Indonesia (BI) untuk mengurangi penyerapan likuiditas yang mencapai sekitar Rp 1.000 triliun guna mempercepat pemulihan ekonomi.

Ia menilai bahwa kebijakan moneter saat ini belum mencapai tingkat optimal dan terlalu ketat, sehingga menghambat dampak dorongan fiskal yang telah dioptimalkan oleh pemerintah.

Purbaya mengungkapkan bahwa pertumbuhan uang primer atau M0 sempat berada pada level negatif, sehingga mempersempit ruang pergerakan ekonomi. Kondisi ini, menurutnya, sudah berlangsung sejak 2004 namun belum banyak disadari para pembuat kebijakan.

“Ketika uang kita seperti ini, ini sudah negatif pertumbuhan uang kita. Kita susah, tapi waktu itu kita semua belum sadar. Dan sekarang saya mencoba memperbaiki ini,” ujar Purbaya dalam Rapat Kerja Bersama Komisi XI DPR RI, Kamis (27/11/2025).

Ia mengatakan Kemenkeu sudah mendorong injeksi fiskal secara maksimal, termasuk optimalisasi belanja negara dan dukungan stimulus. Namun dorongan tersebut belum cukup tanpa sinergi optimal dari sisi moneter.

“Fiskal masih jadi satu-satunya mesin yang mendorong ekonomi. Injeksi positif masih dari sisi fiskal saja. Uangnya masih banyak di Bank Sentral,” ujarnya.

Purbaya menambahkan, meskipun pemerintah telah melakukan penambahan pengeluaran fiskal, pertumbuhan uang beredar masih berada di kisaran 10% hingga 15%, atau sekitar 13%. Padahal, menurutnya, pertumbuhan uang seharusnya mendekati 20% agar dapat mempercepat pemulihan ekonomi.

“Saya pikir kita mesti tumbuh lebih cepat lagi. Untuk itu kita perlu dukungan Bank Sentral,” jelasnya.

Permintaan BI untuk menurunkan penyerapan likuiditas sebesar 1.000 triliun rupiah

Purbaya menyampaikan bahwa Bank Indonesia (BI) saat ini menyerap dana perbankan sekitar Rp 1.000 triliun melalui instrumen SRBI (Sekuritas Rupiah Bank Indonesia) dan operasi pasar terbuka (open market operation). Ia berharap penyerapan tersebut dapat dikurangi agar likuiditas kembali longgar.

“Boleh bantu sedikit saja. Lebih bagus lagi kalau dikurangi, peredaran uang bisa lebih longgar dan bantu pemulihan ekonomi,” katanya.

Menurut Purbaya, dalam kondisi ekonomi yang masih membutuhkan dorongan, pertumbuhan M0 sebesar 20% masih bisa ditolerir tanpa menimbulkan inflasi berlebihan.

Ia bahkan meminta Komisi XI DPR RI mendorong BI agar lebih ekspansif. Pasalnya BI juga berada di bawah pengawasan Komisi yang sama.

“Kan yang situ (BI) di bawah Komisi XI juga. Coba diketuk-ketuk sedikit biar kita bisa jalan bersama,” katanya.

Saat dikonfirmasi apakah permintaan tersebut sudah sampai ke Bank Indonesia, Purbaya mengakui belum melakukan pembicaraan langsung dengan pihak BI.

“Saya belum bicara dengan mereka. Tapi ketika ditanya DPR apa kelemahan kita, ya ini salah satunya (likuiditas/M0 ketat). Biarkan DPR berdiskusi dengan Bank Sentral,” ujarnya.

Mengenai kemungkinan Bank Indonesia kembali membeli Surat Berharga Negara sebagai bentuk kebijakan pelonggaran, Purbaya menyatakan bahwa hal tersebut masih perlu ditinjau lebih lanjut.

“Kita lihat dulu Bank Sentral paling banyak menyerap likuiditas dari mana,” ujarnya. ***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Misteri Uang Babon: Simbol Pemanggil Rezeki dan Magnet Kekayaan yang Disakralkan Leluhur Jawa

    Misteri Uang Babon: Simbol Pemanggil Rezeki dan Magnet Kekayaan yang Disakralkan Leluhur Jawa

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Makna Filosofis di Balik Uang Babon DIAGRAMKOTA.COM – Dalam tradisi dan kepercayaan masyarakat Jawa, uang babon memiliki makna yang dalam. Bukan sekadar benda fisik, uang babon menjadi simbol dari kekuatan batin yang memancarkan energi positif. Leluhur mengajarkan bahwa rezeki sejati tidak hanya datang dari usaha semata, tetapi juga dari keyakinan dan cara hidup yang benar. Uang […]

  • Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Siap Tuntas 2025

    Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Siap Tuntas 2025

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 297
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Proyek Infrastruktur Trans Jawa kembali mencatatkan kemajuan signifikan. Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi diharapkan selesai pada akhir 2025, yang diharapkan menjadi perubahan besar dalam sistem transportasi di wilayah Tapal Kuda, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di bagian timur Jawa Timur. Proyek strategis sepanjang 175,46 kilometer ini terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama yang meliputi […]

  • HJKS Ke 732, Cak YeBe : Keberanian dan Konsistensi Kunci Pembangunan Surabaya

    HJKS Ke 732, Cak YeBe : Keberanian dan Konsistensi Kunci Pembangunan Surabaya

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Anggota DPRD yang akrab disapa Cak YeBe ini menegaskan masa depan Surabaya sangat ditentukan oleh sekuat dan sebaik apa grand design yang disusun, serta seberapa berani seluruh elemen kota untuk benar-benar berubah. “Semua berawal dari keberanian. Teko wani, wani berubah opo gak? (berani berubah apa enggak?). Kalau berani, jangan takut. Kalau takut, ya jangan mengaku berani. Tidak […]

  • Presiden Joko Widodo Menghadiri Penutupan Musyawarah Nasional Partai Golkar

    Presiden Joko Widodo Menghadiri Penutupan Musyawarah Nasional Partai Golkar

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 254
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri penutupan musyawarah nasional partai Golkar yang diadakan di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta pada Rabu, 21 Agustus 2024. Dalam acara tersebut, Jokowi mengenakan kemeja lengan panjang berwarna kuning dan tiba di lokasi munas tepat pukul 19.30. Ia didampingi oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden terpilih […]

  • 11 Ribu Sertifikat, Capaian Besar Program PTSL di Tulungagung

    11 Ribu Sertifikat, Capaian Besar Program PTSL di Tulungagung

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 118
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Tulungagung mencatatkan pencapaian signifikan. Tahun 2025 menjadi tahun yang penuh makna bagi masyarakat setempat, karena sebanyak 11.000 sertifikat tanah telah rampung diterbitkan dan dibagikan kepada warga. Proses ini dilakukan secara bertahap hingga akhir pekan lalu. Kepastian Hukum untuk Masyarakat Kepala Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Tulungagung, Gatot […]

  • strategi Snowball untuk bebas utang

    strategi Snowball untuk bebas utang

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 208
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Finance & Investment Tentu, ini adalah artikel high-value tentang strategi Snowball untuk bebas utang, dengan target sekitar 900 kata. Bebas Utang: Menggulirkan Kebebasan Finansial dengan Strategi Snowball Utang Jeratan utang adalah salah satu beban finansial dan psikologis terberat yang bisa dirasakan seseorang. Rasa cemas, stres, dan hilangnya kebebasan untuk mengambil keputusan finansial seringkali […]

expand_less