Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Baru Sebulan Jadi Menkeu, Purbaya Yudhi Pecat 26 Pegawai DJP, Apa Penyebabnya?

Baru Sebulan Jadi Menkeu, Purbaya Yudhi Pecat 26 Pegawai DJP, Apa Penyebabnya?

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Purbaya Yudhi Mulai Beraksi Keras di DJP

DIAGRAMKOTA.COM – Setelah satu bulan menjabat sebagai Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa telah mengambil langkah tegas terhadap pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Ia memecat sebanyak 26 pegawai yang diduga melanggar etik dan menyelewengkan anggaran. Meski nama-nama para pegawai tersebut belum diungkap secara resmi, kebijakan ini menunjukkan komitmen Purbaya dalam menjaga integritas institusi perpajakan.

Pemecatan ini dilakukan setelah Purbaya Yudhi dilantik sebagai Menkeu pada Senin, 8 September 2025. Ia menggantikan Sri Mulyani yang sebelumnya menjabat posisi tersebut. Langkah tegas ini mendapat dukungan dari Komisi XI DPR RI, yang menilai tindakan tersebut penting untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap sistem perpajakan Indonesia.

Peran DJP dalam APBN

Direktorat Jenderal Pajak menjadi salah satu sumber utama penerimaan negara. Dalam APBN, pajak menyumbang sekitar 75 persen. Oleh karena itu, kinerja DJP sangat krusial dalam menjaga stabilitas keuangan negara. Namun, beberapa waktu terakhir, DJP diperiksa karena adanya dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oleh beberapa pegawainya.

Menurut Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanti, selain 26 pegawai yang telah dipecat, masih ada 13 kasus lain yang sedang dalam proses investigasi. Hal ini menunjukkan bahwa masalah etik di lingkungan DJP bukanlah hal baru, tetapi kini mulai ditangani dengan lebih ketat.

Dukungan dari DPR

Wakil Ketua Komisi XI DPR, Fauzi Amro, memberikan dukungan penuh terhadap langkah Purbaya Yudhi. Ia menyebut bahwa pemecatan terhadap puluhan pegawai DJP adalah bagian dari proses lama yang akhirnya diselesaikan dengan tegas.

“Proses ini sudah berlangsung cukup lama, terkait kasus antara 21 hingga 35 orang di Dirjen Pajak,” ujar Fauzi. Ia juga menekankan bahwa keputusan Purbaya untuk mengakhiri praktik tidak sehat di DJP merupakan langkah yang tepat dan harus terus dipertahankan.

Komisi XI juga meminta Purbaya untuk terus menjaga sikap tegas terhadap pelanggar etik, baik di lingkungan DJP maupun Bea Cukai. Tindakan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih transparan dan profesional.

Pesan Keras kepada Pegawai

Purbaya Yudhi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengampuni pegawai yang terbukti menerima suap atau melakukan tindakan korupsi. Pemecatan ini menjadi pesan kuat bagi seluruh pegawai Negeri Sipil (PNS) di institusi pajak.

“Pesan saya adalah kepada teman-teman Pajak yang lain, sekarang bukan saatnya main-main lagi,” tegas Purbaya. Dengan demikian, ia ingin menunjukkan bahwa penegakan disiplin dan etika akan menjadi prioritas utama dalam kepemimpinannya.

Tantangan di Masa Depan

Meskipun tindakan awal Purbaya Yudhi telah mendapat apresiasi, tantangan masih menanti di depan. Memastikan bahwa semua pegawai DJP bekerja dengan jujur dan bertanggung jawab akan menjadi pekerjaan rumah yang berkelanjutan. Selain itu, meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan pajak juga menjadi prioritas utama agar penerimaan negara tetap stabil dan berkembang.

Langkah tegas Purbaya Yudhi diharapkan bisa menjadi awal dari transformasi positif di lingkungan DJP, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem perpajakan Indonesia.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari guru Nasional dindik Surabaya

    Hari Guru Nasional 2025 Diwarnai Temuan: Imam Syafi’i Soroti Kenaikan Harga Kantin dan Minimnya Fasilitas SMPN Surabaya

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 191
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Peringatan Hari Guru Nasional di Surabaya justru memunculkan sorotan serius terkait kondisi sekolah negeri. Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Imam Syafi’i, menemukan sejumlah persoalan krusial saat melakukan inspeksi ke SMPN 37 di Jalan Kalianyar, Kecamatan Genteng, Selasa (25/11/2025). Kunjungan ini dilakukan usai dirinya menerima laporan orang tua murid mengenai dugaan kenaikan harga […]

  • Rutan Surabaya Tingkatkan Kesiagaan untuk Sambut Natal dan Tahun Baru 2025

    Rutan Surabaya Tingkatkan Kesiagaan untuk Sambut Natal dan Tahun Baru 2025

    • calendar_month Rabu, 25 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 260
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru 2025, Rutan Kelas I Surabaya meningkatkan kesiagaan dengan memperkuat pengawasan dan keamanan di seluruh area fasilitas. Langkah ini diambil untuk memastikan suasana tetap kondusif, baik bagi penghuni rutan maupun masyarakat di sekitarnya. Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Bambang Setyawan, menyampaikan bahwa peningkatan kesiagaan ini mencakup pemeriksaan […]

  • Penguatan Pendidikan sebagai Fondasi Pembangunan Sumber Daya Manusia Digital

    Penguatan Pendidikan sebagai Fondasi Pembangunan Sumber Daya Manusia Digital

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 127
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk menjadikan Jawa Timur sebagai lumbung talenta digital nasional. Langkah ini dilakukan melalui penguatan sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Kesiapan ini ditunjukkan dengan diadakannya Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional yang diikuti oleh 2.600 tenaga pendidik secara hybrid di Kantor […]

  • Emil Audero,Cremonese ,Udinese

    Emil Audero Dinilai Berpengaruh dalam Kemenangan Cremonese atas Udinese

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 56
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Emil Audero, kiper timnas Indonesia dan Cremonese, menunjukkan aksi luar biasa dalam pertandingan Liga Italia antara Udinese dan Cremonese. Aksi penyelamatan terbangnya menjadi kunci penting bagi kemenangan 1-0 yang diraih Cremonese di Stadion Friuli, Minggu (17/5/2026). Performa Mengesankan di Bawah Mistar Gawang Audero tampil penuh selama 90 menit dalam pertandingan tersebut. Meski tidak terlalu […]

  • Persebaya Surabaya, PSIM Yogyakarta

    Persebaya Surabaya Kembali Tampil Mengesankan dengan Kemenangan 3-0 atas PSIM Yogyakarta

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 123
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya kembali menunjukkan performa yang mengesankan setelah mengalahkan PSIM Yogyakarta dengan skor 3-0 dalam pertandingan pekan ke-18 Super League 2025/2026. Kemenangan ini tidak hanya memperpanjang tren positif Bajol Ijo, tetapi juga membawa mereka naik ke posisi enam klasemen dengan 31 poin. Gol Spektakuler Rachmat Irianto Jadi Sorotan Salah satu momen terpenting dalam pertandingan […]

  • Cara bikin motor bekas kinclong pakai sabun colek rumah, simak triknya

    Cara bikin motor bekas kinclong pakai sabun colek rumah, simak triknya

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 140
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Begini triknya bikin motor bekas kesayangan kinclong pakai sabun colek di rumah. Ya, yang punya sisa sabun colek di rumah ternyata masih bisa dipakai buat bikin part di motor jadi kinclong. Walau gak direkomendasikan buat dipakai mencuci bodi motor, namun ampuh untuk membersihkan bagian lainnya. “Soalnya sabun colek lebih keras dari sabun cuci […]

expand_less