Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » DPRD Surabaya Soroti WFA ASN Pemkot

DPRD Surabaya Soroti WFA ASN Pemkot

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMKebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menuai kritik tajam dari DPRD Surabaya. Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menilai bahwa penerapan WFA bisa berdampak negatif terhadap kualitas pelayanan publik jika tidak diawasi secara ketat.

DPRD Surabaya Peringatkan Dampak Buruk WFA bagi ASN

Menurut Yona, penghematan anggaran memang penting, tetapi tidak boleh mengorbankan efektivitas pelayanan publik.

“Kami mendukung penghematan anggaran, tetapi perlu diingat bahwa ASN memiliki tugas utama melayani warga. Jika tidak dikelola dengan baik, kualitas pelayanan bisa menurun,” ujar Yona, Senin (17/2/2025).

Salah satu kekhawatiran terbesar DPRD Surabaya adalah potensi menurunnya produktivitas ASN akibat WFA. Yona menegaskan bahwa harus ada mekanisme pengawasan ketat agar kebijakan ini tidak menjadi celah bagi penurunan disiplin kerja.

Risiko Menurunnya Disiplin ASN Tanpa Pengawasan Ketat

DPRD Surabaya menekankan bahwa WFA bukan sekadar solusi penghematan anggaran, tetapi juga berpotensi menurunkan disiplin ASN jika tidak dikontrol dengan baik.

“Penghematan operasional memang memungkinkan, tetapi tanpa pengawasan yang jelas, ASN bisa kehilangan kedisiplinan. Tidak cukup hanya mengandalkan teknologi, harus ada kontrol agar pelayanan tetap optimal,” ungkap Yona.

Selain pengawasan, DPRD juga menuntut transparansi dalam implementasi kebijakan WFA. Mereka mengingatkan agar Pemkot Surabaya tidak menjadikan WFA sebagai dalih untuk pemangkasan anggaran yang berdampak negatif terhadap pelayanan masyarakat.

Evaluasi Berkala Diperlukan Agar WFA Tidak Merugikan Masyarakat

DPRD meminta agar kebijakan ini dievaluasi secara berkala, bukan hanya menjadi cara untuk memangkas anggaran tanpa mempertimbangkan efeknya terhadap pelayanan publik.

“Sistem ini harus dievaluasi secara berkala. Jangan sampai hanya dijadikan alasan untuk mengurangi anggaran tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap pelayanan masyarakat,” tegas Yona.

Lebih lanjut, Yona mengungkapkan bahwa WFA bisa berisiko menurunkan semangat kerja ASN. Jika tidak ada pengawasan ketat, ASN dikhawatirkan kehilangan rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya.

“Seberapa efektif WFA dalam meningkatkan efisiensi? Jangan sampai kebijakan ini justru mengakibatkan penurunan effort SDM Pemkot dalam melayani warga,” tambahnya.

WFA vs WFH: ASN Sebaiknya Tetap Bekerja di Kantor?

Secara pribadi, Yona menyatakan ketidaksetujuannya terhadap sistem kerja fleksibel seperti WFA maupun Work From Home (WFH). Menurutnya, ASN seharusnya tetap bekerja di kantor demi menjaga efektivitas layanan publik.

“Saya sendiri kurang sependapat dengan WFA atau WFH,” pungkasnya.

Penerapan Work From Anywhere (WFA) bagi ASN Pemkot Surabaya menjadi polemik. DPRD Surabaya mengingatkan bahwa meskipun WFA bisa menghemat anggaran, tanpa pengawasan ketat dan evaluasi berkala, kebijakan ini bisa berdampak negatif terhadap pelayanan publik dan disiplin ASN. Oleh karena itu, kontrol yang ketat dan transparansi kebijakan menjadi kunci agar WFA tidak merugikan masyarakat. (ks/@)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masalah Keamanan dan Keterbatasan Ruang untuk Perayaan Fasnacht di Basel

    Masalah Keamanan dan Keterbatasan Ruang untuk Perayaan Fasnacht di Basel

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 81
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perayaan Fasnacht di Basel menghadapi tantangan besar terkait keamanan dan ketersediaan ruang. Beberapa organisasi tradisional yang dikenal sebagai Stammvereine, atau klub-klub lokal yang memainkan peran penting dalam merayakan perayaan ini, menyampaikan keluhan mereka melalui surat terbuka kepada pemerintah kota. Mereka menilai aturan keamanan baru yang dikeluarkan pihak berwenang hanya dua minggu sebelum acara utama, […]

  • Menangis di Menit Ke-99: Kisah Pilu Tim Garuda di Bahrain

    Menangis di Menit Ke-99: Kisah Pilu Tim Garuda di Bahrain

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 249
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Laga putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Bahrain dan Indonesia di Stadion Nasional Bahrain, Riffa, Kamis malam, menyajikan drama menegangkan yang berakhir dengan pilu bagi Tim Garuda. Indonesia, yang sempat unggul 2-1, harus rela berbagi poin dengan tuan rumah setelah gol penyama kedudukan Bahrain di menit ke-99. Pada pertandingan yang dimainkan […]

  • Sinergitas Korlantas Polri Bersama PT Hutama Karya Dalam Mendukung Program Pemerintah Zero Over Dimensi dan Overload 2027

    Sinergitas Korlantas Polri Bersama PT Hutama Karya Dalam Mendukung Program Pemerintah Zero Over Dimensi dan Overload 2027

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 48
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka mendukung program pemerintah menuju Zero Over Dimensi dan Overload (ODOL) 2027, Korlantas Polri bersama PT Hutama Karya (Persero) terus memperkuat implementasi sistem penegakan hukum berbasis teknologi melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang terintegrasi dengan Weight In Motion (WIM). Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan analisa dan evaluasi (anev) sekaligus optimalisasi ETLE […]

  • Al Hilal , Arab Saudi , Barcelona

    Al Hilal Arab Saudi Siap Tawarkan Dana Fantastis untuk Rekrut Pemain Barcelona

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 171
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Klub Liga Arab Saudi, Al Hilal, dikabarkan sedang bersiap mengajukan tawaran besar untuk memboyong pemain Barcelona, Raphinha. Tawaran ini mencapai angka yang sangat menggiurkan, yaitu sekitar 100 juta euro atau setara dengan Rp 1,9 triliun. Angka tersebut menunjukkan betapa seriusnya niat klub asal Arab Saudi dalam mendatangkan bintang baru ke dalam skuad mereka. Penawaran […]

  • TNI-Polri Perkuat Perlindungan Anak di Trenggalek

    TNI-Polri Perkuat Perlindungan Anak di Trenggalek

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 184
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Upaya pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait perlindungan anak terus mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk TNI dan Polri. Senin (17/11/2025), Babinsa Dawuhan Koptu Aan Syaroni dari Koramil 0806-01/Trenggalek bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Sofyan hadir mendampingi kegiatan Sosialisasi Pelatihan dan Penyuluhan Perlindungan Anak bagi warga Desa Dawuhan, Kecamatan Trenggalek. Program ini digelar oleh Dinas […]

  • Nenek Siamah di Jember

    Ormas Madas Beri Penjelasan Terkait Keterlibatan dalam Kasus Pengusiran Lansia di Surabaya

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 159
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah insiden yang menimpa Nenek Elina (80 tahun) di Surabaya, Jawa Timur, telah memicu perhatian publik dan berbagai pihak terkait. Insiden ini berkaitan dengan dugaan pengusiran paksa yang dilakukan oleh sekelompok orang, yang kemudian mengundang respons dari berbagai organisasi masyarakat. Salah satu organisasi yang turut terlibat dalam penjelasan dan klarifikasi adalah Ormas Madura Asli […]

expand_less