Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Langkah Hukum PDIP Menanggapi Penetapan Hasto Kristiyanto sebagai Tersangka

Langkah Hukum PDIP Menanggapi Penetapan Hasto Kristiyanto sebagai Tersangka

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – PDI Perjuangan tengah mempersiapkan langkah hukum terkait penetapan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketua DPP PDIP, Ronny Talapessy, menyatakan fokus partai saat ini adalah menyiapkan strategi hukum tersebut. Rincian langkah hukum yang akan diambil, termasuk kemungkinan mengajukan praperadilan, belum diungkapkan dan akan disampaikan pada waktu yang tepat.

“Sampai saat ini kami lagi fokus persiapan langkah-langkah hukum kami,” ujar Ketua DPP PDIP Ronny Talapessy dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (26/12/2024).

Hasto ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan dua surat perintah penyidikan (sprindik) bernomor Sprin.Dik/153/DIK.00/01/12/2024 yang ddikeluarkan tertanggal 23 Desember 2024.

Sprindik pertama menghubungkannya dengan kasus dugaan pemberian hadiah atau janji kepada Wahyu Setiawan, mantan anggota KPU, terkait penetapan anggota DPR RI periode 2019-2024

Kemudian berdasarkan Sprin.Dik/152/DIK.00/01/12/2024 bertanggal 23 Desember 2024, Hasto juga menjadi tersangka perintangan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Harun Masiku tersebut.

Dalam kasus ini terkait Harun Masiku, yang hingga kini masih buron. Sprinidik kedua menetapkan Hasto sebagai tersangka perintangan penyidikan dalam kasus yang sama. Kasus ini berpusat pada dugaan korupsi yang melibatkan Harun Masiku dan Wahyu Setiawan.

Meskipun menghadapi situasi yang menantang, PDI Perjuangan menunjukkan komitmen untuk menghadapi proses hukum dengan langkah-langkah yang terencana dan terukur. Sikap ini mencerminkan pentingnya penegakan hukum dan transparansi dalam proses peradilan.

Kejelasan strategi hukum yang akan dijalankan oleh partai menunjukkan kesiapan mereka untuk menghadapi proses hukum secara profesional dan bertanggung jawab. Kita berharap proses hukum ini akan berjalan adil dan transparan, memberikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat. (dk/akha)

  • Penulis: Arie Khauripan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lepas Rindu Puluhan Tahun, Alumni SDN 2 Kedurus Surabaya Gelar Reuni

    Lepas Rindu Puluhan Tahun, Alumni SDN 2 Kedurus Surabaya Gelar Reuni

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 293
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Suasana penuh kehangatan dan tawa riang menyelimuti acara temu kangen atau reuni alumni Sekolah Dasar Negeri (SDN 2) Kedurus Surabaya. Acara yang digelar pada hari Minggu, 6 Juli 2025, ini bertempat di kediaman salah satu alumni, Rohani, di Jalan Jeruk Gang 3 Nomor 90, Lakarsantri, Surabaya. Alumni SDN 2 Kedurus Surabaya tampak antusias […]

  • H-5 Peluncuran Sekolah Rakyat di Bangkalan, Seragam Siswa Belum Siap

    H-5 Peluncuran Sekolah Rakyat di Bangkalan, Seragam Siswa Belum Siap

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sekolah Rakyat di Bangkalan Persiapan Seragam Belum Tuntas DIAGRAMKOTA.COM – Sekolah Rakyat (SR) yang akan diresmikan di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, masih menghadapi tantangan terkait kesiapan seragam siswa. Dengan peluncuran yang direncanakan pada 30 September 2025, sejumlah persiapan masih dalam proses pengadaan. Kepala Sekolah Rakyat Bangkalan, Lailatul Munawaroh, menyampaikan bahwa semua kebutuhan siswa, termasuk seragam, disediakan […]

  • Rupiah, Dolar AS, USD

    Rupiah Mengalami Penurunan Nilai Tukar di Awal Pekan per dolar AS (USD)

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 158
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Nilai tukar rupiah pada hari Rabu, 7 Januari 2026, mengalami penurunan di awal perdagangan. Kurs mata uang Indonesia tercatat melemah sebesar 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.761 per dolar AS dari posisi sebelumnya yang berada di angka Rp16.758 per dolar AS. Faktor Pendorong Pelemahan Rupiah Beberapa faktor dapat memengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah. […]

  • Sampah, Surabaya

    Proyek Sampah Surabaya: Perselisihan Hukum yang Berlarut dan Dampak Finansial

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 50
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Proyek pengelolaan sampah di Kota Surabaya telah menjadi sumber perdebatan hukum selama bertahun-tahun. Kini, perselisihan ini memasuki tahap eksekusi setelah pengadilan mengeluarkan putusan yang memaksa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk membayar ganti rugi sebesar Rp104,2 miliar kepada PT Unicomindo Perdana. Putusan ini menandai akhir dari proses hukum yang berlangsung selama puluhan tahun. Putusan […]

  • Mengenal Super Flu, Wabah Baru yang Muncul di Indonesia

    Mengenal Super Flu, Wabah Baru yang Muncul di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 155
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Setelah pandemi Covid-19, ancaman wabah kembali menghantui Indonesia. Super Flu, penyakit pernapasan dengan tingkat penularan tinggi, kini dilaporkan mulai muncul dan menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Varian virus Influenza A (H3N2) subclade K yang dikenal sebagai ‘super flu‘ disebut bisa memicu gejala yang lebih berat dan berisiko komplikasi, utamanya pada kelompok rentan. Meski masih tergolong influenza musiman, […]

  • Penjarahan Rumah Sahroni hingga Uya Kuya Diyakini Akibat dari Disinformasi, Bikin Emosi Publik Tidak Terkontrol

    Penjarahan Rumah Sahroni hingga Uya Kuya Diyakini Akibat dari Disinformasi, Bikin Emosi Publik Tidak Terkontrol

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 235
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Grafolog dan Pengamat Perilaku serta ahli strategi AI, Gusti Ayu Dewi menyakini kerusuhan pada akhir Agustus 2025 disebabkan oleh banyaknya disinformasi di ruang publik. Kondisi ini mempengaruhi opini publik, sehingga emosi publik tidak terkontrol. Dewi mengaku sudah mencium adanya gelagat aksi ditunggangi setelah demo terhadap Bupati Pati Sudewo yang menaikan pajak. Gerakan tersebut […]

expand_less