Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah SMKN Prambon Sidoarjo Resmi Dilaporkan ke KPK

Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah SMKN Prambon Sidoarjo Resmi Dilaporkan ke KPK

  • account_circle Adis
  • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Diagramkota.com – Dugaan korupsi dalam pengadaan tanah untuk pembangunan SMKN Prambon di Kabupaten Sidoarjo telah mencuat dan resmi dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Koalisi Masyarakat Sipil Sidoarjo. Laporan ini mengindikasikan adanya ketidaksesuaian dalam prosedur pengadaan tanah seluas 21.106 meter persegi, yang seharusnya mengikuti regulasi ketat karena melibatkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

 

Eko Prastian, perwakilan dari Koalisi Masyarakat Sipil Sidoarjo, menyampaikan dalam konferensi pers di Perumahan Mentari Bumi Sejahtera, Kecamatan Candi, Sidoarjo, pada Rabu (28/8/2024), bahwa proses jual beli tanah untuk SMKN Prambon diduga tidak dilakukan sesuai prosedur. Menurutnya, ketidakpatuhan terhadap tahapan pengadaan ini menimbulkan potensi kerugian negara yang cukup besar.

 

“Pengadaan tanah untuk SMKN Prambon seharusnya melalui prosedur yang ketat karena menggunakan dana APBD. Namun, kenyataannya, proses ini diduga tidak mengikuti regulasi yang berlaku,” kata Eko. Dalam laporan tersebut, tiga terlapor utama disebutkan, yakni seorang pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berinisial TA, seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sidoarjo berinisial K, dan seorang pengusaha berinisial SAS.

 

Eko memaparkan, pengusaha SAS membeli tanah dari petani setempat dengan harga murah, kemudian menjualnya kembali kepada Dinas Pendidikan Sidoarjo dengan harga yang jauh lebih tinggi. Pada tahun 2023, SAS membeli tanah tersebut seharga Rp 581.491 per meter persegi, dengan total nilai Rp 12,27 miliar. Tanah itu kemudian dijual kembali dengan harga Rp 1.208.500 per meter persegi, dengan total Rp 25,49 miliar.

 

“Pengadaan lahan untuk SMKN Prambon seharusnya hanya membutuhkan anggaran sekitar 12 hingga 15 miliar rupiah. Namun, karena adanya praktik tidak transparan, negara mengalami kerugian besar,” ujar Eko.

 

Dugaan tindak pidana korupsi ini semakin kuat dengan tidak adanya perencanaan dan penetapan lokasi yang jelas dalam pengadaan tanah tersebut. “Seharusnya, proses ini melibatkan Penetapan Lokasi (Panlok) yang transparan dan diketahui masyarakat. Ironisnya, Dinas Pendidikan Sidoarjo diduga tidak menggunakan tim appraisal tanah, sehingga transaksi dilakukan tanpa mekanisme yang benar,” ungkapnya.

 

Laporan juga menyoroti peran oknum anggota DPRD berinisial K, yang diduga bertindak sebagai makelar tanah dalam kasus ini. Eko menambahkan bahwa hingga saat ini, rencana pembangunan SMKN Prambon belum terealisasi, dan legalitas tanah tersebut masih dipertanyakan akibat adanya potensi sengketa dengan pihak lain.

 

Kasus ini kini menjadi perhatian serius KPK. Koalisi Masyarakat Sipil Sidoarjo mendesak agar KPK segera mengambil tindakan untuk mengusut tuntas dugaan korupsi ini, dengan harapan agar penggunaan dana publik tetap terjaga dan pembangunan infrastruktur pendidikan di Sidoarjo dapat berjalan sesuai rencana dan regulasi.(Ud/di)

  • Penulis: Adis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ibas Dorong Pelestarian Budaya dan Ketahanan Pangan Ponorogo

    Ibas Dorong Pelestarian Budaya dan Ketahanan Pangan Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Ibas Ajak Masyarakat Ponorogo Jaga Warisan Budaya dan Kemandirian Pangan DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas menyoroti pentingnya menjaga kekayaan budaya dan sumber pangan di Kabupaten Ponorogo. Ia menggarisbawahi peran masyarakat dalam memastikan warisan tradisional tetap lestari serta meningkatkan kesejahteraan melalui sektor pertanian. Fokus pada Pelestarian […]

  • One Piece Berkibar di Momen Kemerdekaan, PKS Ingatkan Tetap Jaga Kehormatan Bendera

    One Piece Berkibar di Momen Kemerdekaan, PKS Ingatkan Tetap Jaga Kehormatan Bendera

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 388
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Fenomena pengibaran bendera bergambar karakter anime One Piece di tengah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia menjadi sorotan publik. Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Timur, Lilik Hendarwati, menilai hal tersebut merupakan bentuk ekspresi masyarakat yang wajar di negara demokrasi, selama tidak melanggar aturan yang berlaku. “Kalau dianggap sebagai bentuk perlawanan, kita […]

  • Dua Kali Membunuh, Syah Rama Sempat Bebas dan Menikah: Ini Profil Pembunuh Sadis Driver Ojol

    Dua Kali Membunuh, Syah Rama Sempat Bebas dan Menikah: Ini Profil Pembunuh Sadis Driver Ojol

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 399
    • 0Komentar

    DIAGARAMKOTA.COM – Wajah tenang Syah Rama (36) rupanya menyimpan sisi kelam yang baru terkuak ke permukaan. Pria yang dikenal sebagai driver ojek online dan sempat membuka usaha fotokopi ini kembali ditangkap polisi atas dugaan pembunuhan keji terhadap seorang perempuan ojol asal Sidoarjo, Sevi Ayu Claudia. Tragisnya, ini bukan pertama kalinya ia membunuh. Syah Rama ternyata […]

  • Investor Global dengan Aset Rp45 Triliun Minta Pemerintah Berhentikan Deforestasi

    Investor Global dengan Aset Rp45 Triliun Minta Pemerintah Berhentikan Deforestasi

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Investor Global Minta Pemerintah Berhenti dan Pulihkan Hutan DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah besar investor global yang mengelola dana hingga lebih dari 3 triliun dolar AS meminta pemerintah di berbagai negara untuk segera menghentikan deforestasi serta degradasi ekosistem paling lambat pada tahun 2030. Seruan ini disampaikan dalam sebuah pernyataan yang diberi nama Belém Investor Statement on Rainforests, yang […]

  • Denada, Ressa Rossano

    Perjalanan Emosional Denada: Pengakuan atas Kesalahan dan Permintaan Maaf Ressa Anak Kandung

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 112
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penyanyi sekaligus aktris Indonesia, Denada Tambunan, akhirnya secara terbuka menyampaikan perasaan penyesalan yang mendalam. Dalam sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya, ia mengungkapkan bahwa Ressa Rossano adalah anak kandungnya. Pengakuan ini dilakukan setelah sekian lama ia menyembunyikannya, sambil menunjukkan rasa bersalah karena tidak bisa berada di sisi Ressa sejak bayi. Denada mengaku bahwa keputusan […]

  • Pecalang Sebagai Garda Terdepan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Bali

    Pecalang Sebagai Garda Terdepan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Bali

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 354
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pecalang, satuan tugas keamanan tradisional masyarakat Bali, memegang peranan penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di desa pakraman. Sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 3 Tahun 2003 tentang Desa Pakraman Pasal 1 ayat 17, pecalang memiliki wewenang untuk menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, baik di tingkat banjar pakraman maupun wilayah desa pakraman. […]

expand_less