Gedung Terbakar di Jakarta Pusat: 7 Orang Tewas, Masih Ada yang Terjebak
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Selasa, 9 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

(ilustrasi)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kebakaran Gedung di Jakarta Pusat Menewaskan 7 Orang
DIAGRAMKOTA.COM – Kebakaran yang terjadi di sebuah gedung di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus), mengakibatkan kematian sebanyak tujuh orang. Petugas gabungan sedang berupaya untuk mengevakuasi jenazah korban dari lokasi kejadian. Informasi ini disampaikan oleh pihak berwenang setelah proses evakuasi dilakukan.
Menurut data yang diperoleh di lokasi kejadian, tujuh korban meninggal dunia telah dievakuasi. Dari jumlah tersebut, empat di antaranya adalah perempuan dan tiga lainnya laki-laki. Perwira Polres Metro Jakpus, Kombes Susatyo Purnomo Condro, membenarkan adanya korban jiwa dalam kebakaran ini. Ia menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian tersebut.
“Ya, ada korban meninggal dunia,” ujar Kombes Susatyo Purnomo Condro, Selasa (9/12/2025).
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakpus AKBP Roby Heri Saputra juga mengonfirmasi adanya korban jiwa. Namun, ia menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu laporan lengkap dari lokasi kejadian. “Iya betul, belum selesai, saya juga masih menuju TKP (tempat kejadian perkara),” kata dia.
Proses Evakuasi dan Pemadaman Masih Berlangsung
Diduga masih ada korban yang terjebak di dalam gedung yang terbakar. Gedung tersebut berlokasi di Jalan Letjend Suprapto, Kelurahan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakpus. Petugas pemadam kebakaran (damkar) masih berupaya memadamkan api dan mencari korban yang tersisa.
“Masih proses pemadaman dan proses pencarian,” kata petugas Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta.
Kebakaran dilaporkan oleh warga kepada petugas damkar pada pukul 12.43 WIB. Operasi pemadaman dimulai pukul 12.50 WIB. Saat ini, petugas masih terus berupaya untuk mengendalikan api yang melalui gedung tersebut.
Sebanyak 29 unit mobil damkar beserta 101 personel dikerahkan ke tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran. Proses penanggulangan kebakaran ini melibatkan kerja sama antara berbagai instansi dan lembaga terkait.
Penyebab dan Kronologi Masih Dicari
Hingga saat ini, penyebab dan kronologi kebakaran masih dalam penyelidikan. Belum ada informasi resmi yang menyatakan apakah ada korban tambahan atau tidak. Tim investigasi sedang bekerja keras untuk mengumpulkan bukti dan keterangan dari saksi-saksi serta para petugas yang terlibat dalam penanggulangan kebakaran.
Upaya Penyelamatan dan Kesiapan Darurat
Dalam situasi darurat seperti ini, kesiapan dan koordinasi antara instansi pemerintah dan masyarakat sangat penting. Petugas pemadam kebakaran, polisi, dan tenaga medis bekerja sama untuk memastikan keselamatan korban dan mencegah kejadian lebih parah.
Selain itu, masyarakat di sekitar lokasi kejadian juga memberikan dukungan dengan membantu proses evakuasi dan pengamanan area. Hal ini menunjukkan rasa solidaritas dan tanggung jawab sosial yang tinggi dari warga setempat.
Tindakan Pascakebakaran
Setelah api berhasil dipadamkan, proses pembersihan dan evaluasi akan segera dilakukan. Pihak berwenang juga akan meninjau kondisi bangunan untuk memastikan tidak ada risiko bahaya bagi masyarakat. Selain itu, pemerintah daerah dan lembaga terkait akan memberikan bantuan kepada korban dan keluarga mereka.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting tentang pentingnya kesadaran masyarakat terhadap keamanan dan keselamatan diri sendiri serta lingkungan sekitar. Edukasi tentang pencegahan kebakaran dan cara responsif dalam situasi darurat harus terus ditingkatkan.

>
>
>

Saat ini belum ada komentar