APBD 2026 Surabaya Disahkan, Arif Fathoni: Harus Jadi Pemicu Pertumbuhan Ekonomi dan Cepat Direalisasikan
- account_circle Shinta ms
- calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM- Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya tahun 2026 yang baru saja disahkan dengan nilai mencapai Rp12,7 triliun, harus menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi kota dan segera direalisasikan tanpa menunggu lama.
“Setelah melalui serangkaian pembahasan di Badan Anggaran, komisi-komisi terkait, hingga tahap finalisasi, alhamdulillah di Hari Pahlawan ini kami sahkan APBD 2026 sebagai kado untuk masyarakat Surabaya,” ujar Fathoni pada Selasa (11/11/2025).
Menurutnya, sejak awal DPRD bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memiliki semangat yang sama, yakni menjadikan APBD 2026 sebagai triger pertumbuhan ekonomi Surabaya.
Fokus utama anggaran tahun depan diarahkan pada pembangunan infrastruktur, pengendalian banjir, serta program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
“Melalui program pembangunan infrastruktur, pengendalian banjir yang terkoneksi satu sama lain, serta program bantuan sosial seperti pemberdayaan Gen Z di tiap RW, beasiswa Pemuda Tangguh, dan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), kami ingin masyarakat benar-benar merasakan pesatnya pertumbuhan kota di masa mendatang,” jelasnya.
Mas Toni menilai proyek-proyek infrastruktur tersebut akan menciptakan peluang ekonomi baru di kawasan sekitar pembangunan, sehingga berbanding lurus dengan upaya pengentasan kemiskinan yang terus dilakukan Pemkot Surabaya.
Namun, ia juga menyoroti pentingnya percepatan pelaksanaan anggaran agar manfaat APBD dapat segera dirasakan masyarakat.
“Jangan sampai triwulan pertama hanya habis untuk perencanaan dan pembahasan. Karena APBD ini sudah direncanakan secara matang, maka yang perlu dijaga sekarang adalah pelaksanaannya,” tegasnya.
Fathoni juga menyinggung target nasional pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Ia berharap Surabaya bisa menjadi salah satu kontributor utama melalui realisasi anggaran yang cepat dan efektif.
“Kami berharap Pemkot Surabaya bisa menjadi kontributor aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Maka, anggaran ini harus segera diserap di tengah masyarakat tanpa menunggu proses perencanaan yang berlarut-larut,” tambahnya.
Menutup keterangannya, Fathoni berharap pelaksanaan APBD Rp12,7 triliun ini berjalan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang telah disusun oleh Wali Kota Surabaya.
“Serapan anggaran jangan rendah di awal lalu dikebut di akhir tahun. Semua harus terencana, tepat waktu, dan tepat sasaran. Dengan begitu, APBD 2026 benar-benar menjadi instrumen kesejahteraan masyarakat Surabaya,” pungkasnya. (sms)
- Penulis: Shinta ms

>
>
>
