Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Lulus Paruh Waktu Tanpa Mengabdi, 40 Nama Dibawa ke RDP DPRD Bima

Lulus Paruh Waktu Tanpa Mengabdi, 40 Nama Dibawa ke RDP DPRD Bima

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dugaan Kelulusan PPPK Paruh Waktu Tanpa Pengabdian Muncul di Kabupaten Bima

DIAGRAMKOTA.COM – Dalam proses penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), muncul dugaan adanya praktik kelulusan yang tidak sesuai dengan aturan. Dari total 14.077 peserta yang dinyatakan lulus, sekitar 40 nama diduga tidak memiliki pengalaman pengabdian sebelumnya.

Ketua Lembaga Pemuda Peduli Keadilan, Miftahul Rizky Rakadisa, mengungkapkan bahwa ada data siluman dalam daftar kelulusan PPPK tersebut. Menurutnya, sekitar 40 orang yang terdaftar sebagai penerima PPPK Paruh Waktu di Bima tidak pernah melakukan pengabdian sebelumnya. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar tentang transparansi dan keadilan dalam proses seleksi.

Rizky menyatakan bahwa masalah ini akan dibawa ke Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bima. DPRD akan memanggil pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Inspektorat Kabupaten Bima untuk memberikan penjelasan resmi mengenai dugaan ini. Ia menegaskan bahwa RDP ini penting agar masyarakat mendapatkan kejelasan atas isu yang muncul.

Selain itu, lembaga tersebut berencana membawa temuan ini ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia untuk dilakukan verifikasi ulang terhadap nama-nama yang diduga lulus tanpa pengabdian. Rizky menilai bahwa kasus ini tidak hanya merusak integritas seleksi aparatur negara, tetapi juga merugikan tenaga honorer yang telah lama mengabdi.

“Yang sudah mengabdi bertahun-tahun sulit lulus, sementara yang tidak pernah mengabdi justru lolos PPPK. Ini jelas merusak keadilan,” tegas Rizky.

Menurutnya, langkah ini merupakan tindak lanjut dari aduan masyarakat yang masuk melalui Posko Pengaduan Lembaga Pemuda Peduli Keadilan. Aduan tersebut menyebut adanya dugaan tenaga PPPK Paruh Waktu fiktif serta berbagai kejanggalan administrasi dalam proses rekrutmen.

Rizky menekankan bahwa lembaganya tidak mencari konfrontasi, tetapi ingin mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam sistem kepegawaian daerah. Ia berharap melalui RDP nanti, muncul langkah nyata untuk menjaga integritas pemerintahan dan kepercayaan publik.

Penyebab dan Dampak Praktik Kelulusan Tanpa Pengabdian

Praktik kelulusan tanpa pengabdian bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kesalahan dalam perekrutan atau bahkan manipulasi data. Hal ini dapat mengakibatkan ketidakpuasan bagi para tenaga honorer yang telah bekerja selama bertahun-tahun tanpa mendapatkan kesempatan yang sama.

Adanya dugaan ini juga menunjukkan bahwa sistem seleksi PPPK belum sepenuhnya efektif dalam memastikan keadilan. Diperlukan evaluasi menyeluruh untuk memperbaiki proses perekrutan dan memastikan bahwa setiap calon PPPK benar-benar layak diterima.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:

  • Peningkatan pengawasan dan audit terhadap proses rekrutmen.
  • Pelibatan pihak independen dalam verifikasi data.
  • Peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan sistem kepegawaian.

Upaya Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas

Untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam sistem kepegawaian, diperlukan komitmen dari berbagai pihak. Termasuk dalam hal ini adalah pemerintah daerah, lembaga pengawas, dan masyarakat.

Pemerintah daerah harus lebih proaktif dalam memberikan informasi kepada masyarakat tentang proses perekrutan dan hasil seleksi. Selain itu, lembaga pengawas seperti Inspektorat harus memastikan bahwa semua prosedur dijalankan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga keadilan. Dengan aktif melaporkan dugaan penyimpangan, masyarakat dapat menjadi bagian dari upaya memperbaiki sistem kepegawaian.

Kesimpulan

Isu kelulusan PPPK Paruh Waktu tanpa pengabdian di Kabupaten Bima menunjukkan adanya kelemahan dalam sistem seleksi aparatur negara. Masalah ini tidak hanya merugikan tenaga honorer yang telah lama mengabdi, tetapi juga merusak kepercayaan publik terhadap pemerintahan.

Diperlukan tindakan nyata untuk memperbaiki proses rekrutmen dan memastikan keadilan dalam perekrutan pegawai. Dengan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pengawas, dan masyarakat, diharapkan sistem kepegawaian dapat lebih transparan dan akuntabel.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Austin Reaves Kembali ke Lapangan Setelah Cidera

    Austin Reaves Kembali ke Lapangan Setelah Cidera

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 57
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemain guard Los Angeles Lakers, Austin Reaves, kembali bermain dalam pertandingan melawan Brooklyn Nets. Ia absen selama lima minggu karena cedera otot paha kiri yang mengalami strain. Reaves kembali dengan status cadangan dan diharapkan untuk memainkan waktu yang terbatas. Peran Reaves dalam Tim Reaves, yang berusia 27 tahun, sedang menjalani musim terbaiknya sebelum mengalami […]

  • Kapolri Lepas 80 Bus Mudik Gratis, Pastikan Kesiapan Sopir Antar Masyarakat ke Tujuan

    Kapolri Lepas 80 Bus Mudik Gratis, Pastikan Kesiapan Sopir Antar Masyarakat ke Tujuan

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 56
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberangkatkan 80 Bus Mudik Gratis Polri Presisi dari Lapangan Polda Metro Jaya, pada Rabu (18/3) pagi. Kapolri menjelaskan untuk program mudik gratis tahun ini, Polri menyiapkan 80 bus dengan dua daerah tujuan utama yakni Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia menyebut total ada 4.009 masyarakat yang menggunakan […]

  • Warga Sutorejo indah imam Syafi'i

    Warga Sutorejo Indah Keluhkan PSU dan Data Kemiskinan, DPRD Surabaya Desak Pemkot Bertindak Cepat!

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 242
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota DPRD Kota Surabaya dari Partai Nasdem, Imam Syafi’i, menggelar reses di Balai RW VIII, Perumahano Sutorejo Indah, Kelurahan Dukuh Sutorejo, Kecamatan Mulyorejo, pada Kamis (13/2/2025) malam. Dalam pertemuan ini, berbagai aspirasi masyarakat mencuat, terutama terkait masalah Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) serta keakuratan data kemiskinan di Surabaya. Ketidakakuratan Data Kemiskinan Disorot Ketua […]

  • Perpisahan Terakhir, Air Mata Wali Kota Eri Mengiringi Kepergian Ketua DPRD Surabaya

    Perpisahan Terakhir, Air Mata Wali Kota Eri Mengiringi Kepergian Ketua DPRD Surabaya

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 75
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Suasana duka menyelimuti rumah persemayaman Ketua DPRD Surabaya Dominikus Adi Sutarwijono di Grand Heaven Surabaya. Di samping peti jenazah, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tampak tak kuasa menahan air mata. Sosok yang selama ini menjadi sahabat sekaligus rekan seperjuangan dalam membangun Kota Pahlawan itu kini telah pergi, meninggalkan kesedihan mendalam bagi Eri dan […]

  • Desa Wisata Indonesia: Kekuatan Budaya dan Pariwisata Berkelanjutan Dari Bali hingga Banyuwangi

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 127
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Indonesia telah menunjukkan kekuatannya dalam dunia pariwisata dengan berbagai desa wisata yang mampu membangkitkan antusiasme global. Dari Bali hingga Banyuwangi, desa-desa ini menjadi contoh nyata bagaimana pengembangan pariwisata dapat dilakukan secara berkelanjutan sambil menjaga nilai budaya lokal. Tahun 2025 menjadi tahun penting bagi sektor ini, dengan berbagai penghargaan dan inisiatif yang mencerminkan komitmen pemerintah […]

  • Samsung, Galaxy S26 Series

    Inovasi Terbaru Samsung: Galaxy S26 Series Hadir dengan AI yang Lebih Intuitif

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 72
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Samsung kembali memperkenalkan inovasi terbaru mereka dalam dunia ponsel pintar. Pada acara Galaxy Unpacked 2026 di San Francisco, perusahaan asal Korea Selatan ini meluncurkan Galaxy S26 series, yang menjadi generasi ketiga dari ponsel pintar berbasis AI. Dengan peningkatan kinerja dan pengalaman AI yang lebih intuitif, seri ini menawarkan fitur-fitur yang dirancang untuk memudahkan pengguna […]

expand_less