Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Istri Ustaz Khalid Basalamah yang Jarang Diketahui, Ternyata Mualaf dan Minta Dipoligami

Istri Ustaz Khalid Basalamah yang Jarang Diketahui, Ternyata Mualaf dan Minta Dipoligami

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kehidupan Istri Ustaz Khalid Basalamah yang Menarik Perhatian

DIAGRAMKOTA.COM – Sosok istri dari Ustaz Khalid Basalamah memang jarang muncul di media. Meski begitu, kehidupannya memiliki kisah yang menarik dan menginspirasi. Ia adalah seorang mualaf yang mantap memeluk agama Islam setelah melalui perjalanan panjang. Selain itu, ia juga pernah membuat pengakuan mengejutkan terkait poligami.

Istri Ustaz Khalid Basalamah awalnya adalah seorang Nasrani. Dalam salah satu video kajian di kanal YouTube DAKWAH MUSLIM, Ustaz Khalid menyampaikan bahwa istrinya adalah seorang mualaf. Ia mengatakan, “Istri saya mualaf, masuk Islam.” Sebagai suami yang baik, Ustaz Khalid selalu mendukung istrinya sejak awal memutuskan untuk memeluk agama Islam.

Pada masa awal menjadi mualaf, Ustaz Khalid bahkan rela membuatkan salon kecantikan bagi istrinya. Tujuannya adalah agar istrinya memiliki kesibukan di rumah. “Awal masuk Islam, saya carikan kegiatan. Kebetulan dia punya keterampilan, salon gitu. Kemudian saya bukain, untuk akhwat-akhwat yang sudah belajar taklim,” ujar Ustaz Khalid.

Pengakuan Mengejutkan Soal Poligami

Selain itu, ternyata istri Ustaz Khalid juga pernah membuat pengakuan mengejutkan. Dengan keteguhan hati sebagai seorang mualaf, ia justru meminta suaminya untuk berpoligami. Baginya, langkah tersebut adalah bentuk pengamalan sunnah sekaligus bukti ketulusan dalam berumah tangga.

Kisah ini membuat banyak orang terkejut. Namun, hal tersebut menunjukkan bahwa istrinya sangat memahami nilai-nilai agama dan ingin menjalankan ajaran Islam dengan sepenuh hati.

Ustaz Khalid Basalamah dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Tidak hanya dikenal sebagai pendakwah yang populer, Ustaz Khalid Basalamah juga terlibat dalam kasus korupsi kuota haji. Ia baru saja rampung diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih, Jakarta, pada hari Selasa (9/9/2025).

Dalam pemeriksaan tersebut, Ustaz Khalid diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kuota haji. Ia mengaku sebagai korban dari travel haji dan umrah PT Muhibbah Mulia Wisata milik Ibnu Mas’ud. “Saya kan sebagai jemaah di PT Muhibbah, punyanya Ibnu Mas’ud. Jadi, posisi kami ini sebenarnya korban dari PT Muhibbah yang dimiliki oleh Ibnu Mas’ud,” kata Khalid.

Menurutnya, awalnya ia akan berangkat ibadah haji dengan kategori haji furoda. Namun, saat akan berangkat, Ibnu Mas’ud menawarkan ia untuk berpindah agar berangkat haji menggunakan travel-nya yang disebutkan resmi dari Kementerian Agama.

Penyidikan Kasus Kuota Haji

KPK tengah menyidik kasus dugaan korupsi terkait penentuan kuota haji tahun 2023-2024 di Kementerian Agama. Dalam proses penyidikan, KPK telah memanggil dan memeriksa sejumlah saksi dari pihak Kementerian Agama, travel haji dan umrah, serta asosiasi penyelenggara haji dan umrah.

Selain itu, KPK juga melakukan penggeledahan di beberapa titik, termasuk rumah eks Menteri Agama Yaqut. Dalam perkara ini, KPK menduga adanya penyelewengan dalam pembagian 20.000 kuota tambahan yang diberikan pemerintah Arab Saudi.

Pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan bahwa sesuai Pasal 64 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, kuota haji khusus ditetapkan sebesar 8 persen, sedangkan kuota haji reguler sebesar 92 persen. Namun, dalam perjalanannya, aturan tersebut tidak dilaksanakan oleh Kementerian Agama.

“Kemudian, ini tidak sesuai. Itu yang menjadi perbuatan melawan hukumnya, itu tidak sesuai aturan itu, tapi dibagi dua (yaitu) 10.000 untuk reguler, 10.000 lagi untuk kuota khusus,” ujar Asep.

KPK menaksir kerugian negara dalam perkara ini mencapai Rp 1 triliun. Untuk kepentingan penyidikan, KPK juga mencegah tiga orang bepergian ke luar negeri, yakni eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas; eks staf khusus Yaqut, Ishfah Abidal Aziz; dan pengusaha biro perjalanan haji dan umrah, Fuad Hasan Masyhur. (*)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Nataru, KAI Sediakan 1,5 Juta Tiket Diskon

    Jelang Nataru, KAI Sediakan 1,5 Juta Tiket Diskon

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 203
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan inspeksi besar kesiapan angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Stasiun Surabaya Gubeng, Rabu (3/12). Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, memimpin langsung pengecekan layanan, sarana, dan prasarana untuk memastikan operasi Nataru berjalan aman dan andal. Inspeksi sudah berlangsung sejak Selasa (2/12) melalui dua tim yang […]

  • Penggunaan Strobo dan Sirene Dibekukan, Bagaimana dengan Tamu VIP dan VVIP?

    Penggunaan Strobo dan Sirene Dibekukan, Bagaimana dengan Tamu VIP dan VVIP?

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Pembekuan Penggunaan Strobo dan Sirene di Jalan DIAGRAMKOTA.COM – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri kini mengambil langkah untuk membekukan penggunaan strobo dan sirene oleh petugas kepolisian saat melakukan pengawalan di jalan. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap penolakan yang dilakukan masyarakat sipil terhadap sikap para pengguna alat tersebut yang dinilai terlalu dominan dan tidak sesuai dengan […]

  • Estrela da Amadora

    Strategi dan Ambisi Tim Estrela da Amadora di Tengah Musim

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 101
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tim Estrela da Amadora sedang menghadapi fase penting dalam perjalanan mereka di Liga Portugal Betclic. Dengan hasil positif dalam tiga pertandingan terakhir, pelatih tim, João Nuno, menunjukkan keyakinan bahwa timnya akan terus berkembang dan menciptakan kemenangan yang lebih banyak. “Kami ingin melakukan putaran kedua yang lebih baik,” ujar João Nuno. “Estoril adalah tim yang […]

  • Gelar Gelitik (Gema Kelas Politik), Gema Keadilan Surabaya Ajak Anak Muda Bangkit Lewat Dialog Politik

    Gelar Gelitik (Gema Kelas Politik), Gema Keadilan Surabaya Ajak Anak Muda Bangkit Lewat Dialog Politik

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Gerakan Persaudaraan Pemuda Keadilan (Gema Keadilan) PKS Surabaya menggelar Dialog Politik atau Gelitik pada Sabtu malam (19/1/2025). Acara yang berlangsung penuh antusias ini dihadiri sekitar 200 peserta muda dari berbagai daerah di Jawa Timur.

  • Rayakan HUT ke 17, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Untuk Masyarakat

    Rayakan HUT ke 17, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Untuk Masyarakat

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Memperingati HUT Gerindra ke 17, DPC Gerindra Surabaya Telah menggelar rangkaian kegiatan salah satunya  cek kesehatan gratis ke warga Wonokromo surabaya,minggu(9/2/2025)

  • Oppo A6 dan A6x, Ponsel Terjangkau, Baterai Jumbo

    Oppo A6 dan A6x Resmi Hadir di Indonesia, Ponsel Terjangkau dengan Baterai Jumbo

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 194
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Ponsel kelas menengah yang dirancang untuk kebutuhan sehari-hari kini semakin diminati oleh masyarakat Indonesia. Salah satu brand ternama, Oppo, telah meluncurkan dua model terbaru dari lini A Series, yaitu Oppo A6 dan Oppo A6x. Kedua ponsel ini hadir dengan berbagai fitur unggulan, termasuk baterai besar yang menjadi salah satu daya tarik utama. Fitur […]

expand_less