Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » PAN DPR RI Usulkan Pemberhentian Hak Anggota Nonaktif

PAN DPR RI Usulkan Pemberhentian Hak Anggota Nonaktif

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Fraksi PAN Ajukan Permintaan Penghentian Hak Anggota DPR RI yang Nonaktif

DIAGRAMKOTA – Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) di DPR RI, Putri Zulkifli Hasan, mengumumkan bahwa pihaknya telah mengajukan permintaan resmi untuk penghentian seluruh hak yang melekat pada jabatan anggota DPR RI yang saat ini berstatus nonaktif. Langkah ini mencakup penghentian gaji, tunjangan, dan fasilitas lain yang diberikan kepada anggota yang bersangkutan.

Permintaan ini khusus berlaku bagi dua anggota DPR RI dari Fraksi PAN, yaitu Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) dan Surya Utama (Uya Kuya), yang sedang menjalani status nonaktif. Menurut Putri, tindakan ini merupakan bentuk tanggung jawab Fraksi PAN dalam menjaga akuntabilitas, kredibilitas, serta kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.

“Fraksi PAN telah meminta agar seluruh hak berupa gaji, tunjangan, dan fasilitas lain yang melekat pada jabatan anggota DPR RI dengan status nonaktif dihentikan selama status tersebut berlaku. Langkah ini kami ambil sebagai bentuk tanggung jawab Fraksi PAN dalam menjaga akuntabilitas dan kepercayaan publik,” ujar Putri dalam pernyataannya, Rabu (3/9/2025).

Proses penghentian hak-hak tersebut akan dilakukan melalui Sekretariat Jenderal DPR RI dan Kementerian Keuangan, memastikan bahwa setiap mekanisme dilakukan secara resmi, transparan, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Menurut Putri, langkah ini juga menjadi jawaban atas keresahan masyarakat terkait penggunaan anggaran negara yang melekat pada hak-hak anggota DPR RI yang sedang tidak aktif.

Selain itu, Fraksi PAN menegaskan bahwa keputusan ini merupakan bagian dari upaya menjaga marwah DPR RI sebagai lembaga yang dihormati dan dipercaya publik. Dengan memastikan penghentian gaji dan fasilitas untuk anggota nonaktif, Fraksi PAN ingin menegaskan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran negara.

“Ini bukan hanya soal gaji atau tunjangan, tetapi juga soal memastikan lembaga DPR RI tetap dipercaya masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa penggunaan anggaran negara dijalankan sesuai aturan, adil, dan transparan,” tambah Putri.

Fraksi PAN berharap langkah ini bisa menjadi contoh bagi seluruh fraksi dan anggota DPR lainnya dalam menegakkan integritas serta akuntabilitas di tengah sorotan publik. Upaya ini juga diharapkan dapat memperkuat sistem pengawasan internal DPR dan memberikan kejelasan hukum bagi anggota yang berstatus nonaktif, sekaligus menjaga citra lembaga legislatif di mata masyarakat.

Alasan dan Tujuan Penghentian Hak Anggota DPR RI yang Nonaktif

Beberapa alasan utama di balik kebijakan ini adalah:

  • Meningkatkan Akuntabilitas: Fraksi PAN ingin memastikan bahwa semua anggota DPR yang tidak aktif tidak menerima manfaat apa pun dari jabatannya.
  • Menjaga Transparansi Anggaran: Penghentian gaji dan tunjangan bertujuan untuk memastikan penggunaan anggaran negara lebih adil dan transparan.
  • Memperkuat Kepercayaan Publik: Dengan menegaskan prinsip-prinsip etika dan integritas, Fraksi PAN berharap mampu membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif.
  • Memberikan Contoh Positif: Fraksi PAN berharap langkah ini menjadi inspirasi bagi fraksi-fraksi lain dalam menjaga standar etika dan akuntabilitas.

Dalam konteks yang lebih luas, langkah ini juga menunjukkan komitmen Fraksi PAN terhadap reformasi di lingkungan DPR RI. Dengan mengambil inisiatif untuk menghentikan hak-hak anggota yang nonaktif, Fraksi PAN menunjukkan bahwa mereka siap menjadi pelopor dalam mendorong perubahan positif di lembaga legislatif.

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Meski langkah ini dianggap sebagai tindakan yang wajar, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi. Misalnya, proses administratif yang kompleks dan perlu koordinasi antar lembaga. Selain itu, diperlukan penegakan hukum yang konsisten agar kebijakan ini tidak hanya sekadar formalitas.

Namun, Fraksi PAN optimis bahwa langkah ini akan memberikan dampak positif jangka panjang. Dengan memperkuat sistem pengawasan internal dan meningkatkan keterbukaan, lembaga DPR RI diharapkan dapat kembali menjadi mitra yang dihormati oleh rakyat dan instansi pemerintah lainnya.

Ke depan, Fraksi PAN berkomitmen untuk terus memantau pelaksanaan kebijakan ini dan memberikan rekomendasi jika diperlukan. Dengan demikian, harapan besar dipegang bahwa lembaga legislatif akan semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (*)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Universitas Brawijaya Kurang Mampu Mendapatkan Beasiswa Dana Abadi Kampus

    Mahasiswa Universitas Brawijaya Kurang Mampu Mendapatkan Beasiswa Dana Abadi Kampus

    • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Diagram Kota Malang – Direktur Direktorat Kemahasiswaan Universitas Brawijaya, Dr. Sujarwo, mengumumkan bahwa setidaknya 39 mahasiswa Universitas Brawijaya yang kurang mampu mendapatkan beasiswa dari dana abadi kampus tersebut. Menurut Dr. Sujarwo, pihaknya melakukan penelitian dan pemetaan kelayakan mahasiswa calon penerima beasiswa dari dana tersebut. Hal tersebuy disampaikan melalui rilis yang diterima ahbinco.id, Sabtu (29/6/2024). Meskipun Universitas Brawijaya […]

  • Cekcok Berujung Maut: Paman Tewaskan Keponakan di Bangkalan

    Cekcok Berujung Maut: Paman Tewaskan Keponakan di Bangkalan

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 218
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kabupaten Bangkalan, Madura, diguncang insiden penganiayaan tragis yang berujung pada kematian. Kejadian ini berlangsung pada Minggu (30/06/2024) di Desa Tanah Merah Laok, Kecamatan Tanah Merah, sekitar pukul 08.00 WIB di Dusun Tambak Agung. Peristiwa berdarah tersebut melibatkan paman dan keponakan, di mana pelaku berinisial H (60) adalah kakak kandung ibu korban, AM (41). […]

  • Sumpah pemuda

    Sumpah Pemuda Ala Surabaya: Rp47 Miliar untuk Ide Kreatif, Bukan Janji

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 175
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Komisi A DPRD Kota Surabaya menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang mengalokasikan anggaran sebesar Rp47 miliar untuk program pemberdayaan pemuda dalam Rancangan APBD 2026. Sekretaris Komisi A dari Fraksi PDI Perjuangan, Syaifuddin Zuhri, menilai kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata keberpihakan Pemkot terhadap generasi muda, terutama Generasi Z (Gen Z) […]

  • Babinsa Serka Maudi Yono Berikan Pembinaan di Peternakan Burung Puyuh Kalipadang

    Babinsa Serka Maudi Yono Berikan Pembinaan di Peternakan Burung Puyuh Kalipadang

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 211
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, Babinsa Desa Kalipadang, Serka Maudi Yono, melaksanakan kegiatan pembinaan di lingkungan warga. Kegiatan tersebut berlangsung di rumah peternakan burung puyuh milik Ibu Rumi Yulianto yang berlokasi di Dusun Kalipadang, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik pada 20/2/2025. Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan dukungan dan motivasi kepada para […]

  • DPRD Jatim Desak Tindak Es Krim Alkohol

    DPRD Jatim Desak Tindak Es Krim Alkohol

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 162
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur mendesak tindakan tegas terhadap peredaran es krim yang mengandung alkohol dan dijual bebas di Surabaya. Isu ini mencuat setelah viralnya sebuah video dari seorang influencer yang mengulas stan es krim di pusat perbelanjaan kawasan Surabaya Barat. Dalam video tersebut, ditampilkan berbagai varian rasa es krim yang […]

  • Adian Napitulu

    Adian Napitulu : Aksi Teror Pecah Kaca Mobil Jurnalis Tak Bisa Dianggap Kekerasan Biasa

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 145
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Adian Napitupulu, anggota DPR RI, menyoroti aksi teror dan kekerasan yang di alami salah seorang jurnalis media. Aksi teror pecah kaca mobil jurnalis tersebut terjadi di jalan Pattimura, Jakarta Selatan, di belakang Mabes Polri, Senin (5/7/2024) malam. “Kalau di lihat dari lokasinya, sepertinya peristiwa itu tidak bisa di anggap sebagai kekerasan biasa. Di […]

expand_less