Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Miris !! Keluarga Mantan Paspampres Dikriminalisasi

Miris !! Keluarga Mantan Paspampres Dikriminalisasi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM — Drg. David Andreasmito, tokoh Jawa Timur sekaligus Ketua Dewan Pembina GRIB Jaya Jatim, tampil tegas mengecam praktik kriminalisasi terhadap Arya Sjahreza Bayu Lesmana. Dalam pernyataan resminya, ia menegaskan bahwa kasus yang menimpa Arya bukanlah sekadar persoalan sengketa rumah, tetapi cerminan dari rusaknya sistem hukum akibat intervensi mafia tanah dan mafia peradilan.

Menurut David, semua fakta yang ada menunjukkan bahwa Arya adalah korban dari skenario penipuan yang dilakukan oleh dua individu, yakni Nanda Almer Ronny Putra dan Rizky Thamrin. Kedua orang itu disebut telah memanfaatkan hubungan kepercayaan untuk menjebak Arya dalam kerjasama membangun bisnis rokok, dan membujuknya agar menjaminkan aset keluarga. Setelah dana cair, justru Arya yang dikorbankan secara hukum.

David menyampaikan bahwa rumah yang menjadi objek perkara di Jl. Bandung no. 34 Kota Malang, telah dihuni oleh keluarga Arya sejak tahun 1993. Tuduhan memasuki pekarangan orang lain tanpa izin, menurut David, tidak hanya tidak masuk akal tetapi juga mencederai logika hukum yang sehat.

Ia menekankan bahwa tindakan kriminalisasi ini merupakan bentuk pembajakan hukum yang sistemik. Dengan gamblang, ia menyebut bahwa mafia tanah tidak hanya bekerja di balik layar, tetapi juga sudah menyusup ke lembaga-lembaga hukum, termasuk pengadilan dan kejaksaan. Hal inilah yang menjadikan vonis terhadap Arya terkesan penuh rekayasa.

Dalam proses hukum, tim kuasa hukum Arya bahkan sempat menerima intimidasi dari oknum militer yang mengaku dari kesatuan elit TNI yang sesuai informasi adalah suruhan H Taufik, paman dari Rizky Thamrin. Bagi David, tindakan semacam ini menunjukkan adanya upaya sistematis untuk membungkam perlawanan rakyat terhadap penyalahgunaan kekuasaan.

Terkait kasus ini, GRIB Jaya Jawa Timur, juga menyatakan sikap untuk tidak tinggal diam. Organisasi tersebut bersama Aliansi Arek Malang Bersatu akan terus mengawal proses hukum dan mendorong peninjauan kembali atas putusan perkara yang menjerat Arya. David memandang bahwa perlawanan ini bukan hanya demi Arya, melainkan demi menjaga marwah hukum dan keadilan bagi masyarakat kecil.

Meski telah ada penundaan eksekusi oleh Kejaksaan negeri malang kota dan polres malang kota terhadap rumah yang disengketakan, David pun meminta negara, aparat penegak hukum, dan institusi TNI untuk bertindak netral dan professional, serta meminta seluruh rangkaian perkara diperiksa ulang untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan mafia hukum yang lebih luas.

David juga menegaskan sikap damainya sejak awal kasus. “Ini sudah bisa, jadi arahan saya itu damai, sesalah apapun dia (Nanda dan Rizky, red), saya hanya berniat nolong, yang penting Arya tertolong, rumahnya selamat, saya gak pengen menjarakan lawannya, pengen saya itu damai di awal. Tapi kok malah dia panggil sana, panggil sini gitu loh,” ucap David. Ia juga menyinggung adanya oknum yang mengaku dari kesatuan elit TNI yang menghubungi pihaknya. “Ada oknum kesatuan elit TNI, telepon kita, mau nyerang kita. Itu kan malah gak baik,” tambahnya.

Meski begitu, David tetap membuka pintu perdamaian. “Saya tetap menghargai perdamaian. Saya gak ada tujuan dan motivasi apapun,” tegasnya.

David juga menitipkan harapan besar kepada Presiden RI, Prabowo Subianto. “Harapan saya itu besar sekali kepada Pak Prabowo. Pak Prabowo itu orang hebat, dari Kopasus. Saya bangga, sangat bangga dengan Pak Prabowo. Tapi jangan sampai ada orang-orang yang mengotori. Lihat niat baik Pak Prabowo membawa bangsa ini ke arah yng baik,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa aparat penegak hukum harus menjunjung tinggi keadilan. “Jadi polisi, jaksa, hakim, apalagi TNI, janganlah menjadi alat untuk menyengsarakan rakyat. Jangan pula yang punya duit banyak jadi mafia. Kita anti mafia di sini,” tutup David.

Bagi David, perjuangan ini tidak akan berhenti sampai keadilan ditegakkan dan pelaku penipuan serta oknum pelindung mafia tanah dibongkar dan diproses secara hukum. Ia meyakini bahwa diam berarti tunduk pada ketidakadilan, dan GRIB Jaya Jawa Timur memilih untuk melawan.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi Pemain untuk Laga Manchester United vs Liverpool

    Strategi Pemain untuk Laga Manchester United vs Liverpool

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 51
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gary Neville, mantan pemain dan komentator sepak bola terkenal, mengungkapkan pendapatnya tentang kemungkinan perubahan strategi yang akan dilakukan oleh Michael Carrick dalam laga penting antara Manchester United melawan Liverpool. Menurut Neville, Carrick mungkin akan melakukan perubahan signifikan dalam susunan pemain utama United untuk pertandingan tersebut. Neville menilai bahwa Carrick akan lebih memilih formasi yang […]

  • Armuji kasus tanah surabaya

    Armuji Sidak Kasus Dugaan Penipuan Jual Beli Tanah: Ini Mafia Kecil!  

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 312
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, turun langsung menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan penipuan jual beli tanah di Surabaya. Dalam sidak yang dilakukan, Armuji mendapati warga yang mengaku telah membayar Rp250 juta untuk tanah yang ternyata tidak bisa dibangun karena berada di atas akses jalan perumahan. Jual Beli Tanah Bermasalah, Warga Rugi Ratusan Juta […]

  • Jadwal Kapal, KM Tidar

    Jadwal Kapal KM Tidar Mei-Juni 2026: Rute Tanjung Priok-Kupang Lengkap dan Tips Pembelian Tiket

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 39
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapal laut PT Pelni, KM Tidar, kembali mengumumkan jadwal pelayaran untuk bulan Mei hingga Juni 2026. Rute yang dilayani oleh kapal ini mencakup wilayah Indonesia bagian timur, termasuk rute utama dari Tanjung Priok ke Kupang. Informasi ini sangat penting bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan darat melalui laut. Rute Utama KM Tidar yang Dilayani […]

  • Polda Jatim Ungkap Ratusan Pelaku Aksi Anarkis di 10 Kota, Kerugian Capai Rp 256 Miliar

    Polda Jatim Ungkap Ratusan Pelaku Aksi Anarkis di 10 Kota, Kerugian Capai Rp 256 Miliar

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 239
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polda Jawa Timur merilis perkembangan penanganan kasus perusakan, penjarahan, dan pembakaran fasilitas umum yang terjadi dalam rangkaian aksi anarkis di sejumlah wilayah Jatim, Kamis (18/9/2025) di Gedung Press Conference Bidhumas Polda Jatim. Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., didampingi Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast dan Dirreskrimum Kombes […]

  • Persib Fokus Pemulihan dan Latihan Taktis

    Tantangan Berat Semen Padang di Kandang Persijap Jepara

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 213
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Semen Padang FC akan berkunjung ke markas Persijap Jepara dalam pertandingan pekan ke-13 Liga Super 2025/2026. Kabau Sirah datang dengan harapan mengakhiri penurunan performa mereka. Pertandingan Persijap melawan Semen Padang akan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Kamis (20/11/2025) pukul 15.30 WIB. Tim tamu memiliki target untuk bangkit. Kapal Dejan Antonic sedang […]

  • Rio Pattiselanno

    Pdt. Rio Pattiselanno Imbau Pemerintah dan Warga Jadikan Nataru 2025 untuk Evaluasi dan Toleransi

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 177
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Ketua Komisi  A DPRD Surabaya, Pdt. Rio Dh. I. Pattiselanno, mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat menjadikan momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sebagai waktu refleksi, persatuan, serta penguatan kepedulian sosial. Politikus Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu menekankan pentingnya kesiapan kota dalam aspek keamanan, ketertiban, mitigasi bencana, hingga toleransi antarumat […]

expand_less