Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » DPRD Surabaya Kebijakan BPJS PBI: Tantangan dan Solusi untuk Masyarakat Kurang Mampu

DPRD Surabaya Kebijakan BPJS PBI: Tantangan dan Solusi untuk Masyarakat Kurang Mampu

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemrosesan data kepesertaan BPJS Kesehatan di Kota Surabaya kembali menjadi perhatian setelah adanya penonaktifan dan reaktivasi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI). Masalah ini menarik perhatian anggota DPRD Surabaya, khususnya Komisi D, yang meminta transparansi dan kejelasan terkait pengelolaan data tersebut.

Penonaktifan Data Peserta BPJS: Alasan dan Dampak

Menurut data dari BPJS Kesehatan, sebanyak 45.006 jiwa yang sebelumnya dibiayai negara melalui PBI Jaminan Kesehatan (PBI JK) sempat dinonaktifkan. Namun, saat ini kuotanya justru bertambah menjadi 56.577 jiwa yang akan diaktifkan kembali. Anggota DPRD Surabaya, Imam Syafi’i, menyatakan kekhawatiran terhadap proses penonaktifan ini.

“Jumlahnya malah lebih banyak. Tapi kami ingin tahu detailnya, apakah ini orang yang sama atau data baru,” ujar Imam. Ia juga mempertanyakan apakah Pemerintah Kota Surabaya pernah menonaktifkan peserta PBI yang bersumber dari APBD.

Penonaktifan dilakukan karena beberapa alasan, seperti data kependudukan bermasalah, meninggal dunia, hingga bayi yang belum memiliki NIK. Sebagian lagi karena persoalan domisili. “Ada yang pindah alamat, kuliah atau mondok di luar Surabaya, lalu kepesertaannya diblokir. Dampaknya sangat merugikan jika mereka memang warga tidak mampu,” tegasnya.

Aturan dan Proses Verifikasi yang Mengatur PBI Daerah

Nanik Sukristina, Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, menjelaskan bahwa penonaktifan kepesertaan PBI Daerah (PBID) telah sesuai aturan, yakni Perwali Nomor 92 Tahun 2023 dan Perwali Nomor 30 Tahun 2025. Menurutnya, warga yang berhak menerima intervensi Pemkot sebagai PBID adalah penduduk ber-KTP Surabaya dan berdomisili di Surabaya minimal 10 tahun sejak tanggal pindah datang.

“Setiap bulan kepesertaan PBID dilakukan rekonsiliasi dan verifikasi bersama OPD terkait seperti Dinas Sosial, Dispendukcapil, dan Disnaker. Jika ada ketidaksesuaian status kependudukan, maka dilakukan penonaktifan,” jelas Nanik.

Proses pembaruan data dilakukan melalui aplikasi cek-in warga oleh pihak kelurahan. Berdasarkan data BPJS, peserta aktif PBI Pemda di Surabaya saat ini mencapai 903.144 jiwa.

Tantangan dalam Pengelolaan Data dan Kebijakan Administratif

Masalah utama yang muncul adalah kesesuaian antara kebijakan administratif dan kondisi nyata masyarakat. Imam Syafi’i menilai, jika secara faktual mereka miskin, seharusnya tetap dipertimbangkan. Menurutnya, kebijakan tidak seharusnya semata-mata dibatasi faktor administratif asalkan warga tergolong tidak mampu.

Selain itu, Perwali yang mengatur, warga yang baru pindah ke Surabaya sejak Juli 2023 tidak bisa langsung menerima bantuan sosial, termasuk PBI, karena harus memenuhi syarat tertentu. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana masyarakat yang baru saja pindah dapat memenuhi syarat tersebut tanpa mengalami kesulitan.

Upaya Pemkot Surabaya dalam Memastikan Akses Layanan Kesehatan

Pemerintah Kota Surabaya terus berupaya memastikan akses layanan kesehatan bagi seluruh warga, terutama yang termasuk dalam kategori tidak mampu. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan melakukan verifikasi berkala terhadap data kependudukan dan status keberadaan warga.

Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam hal pengelolaan data yang kompleks dan berubah-ubah. Untuk itu, diperlukan koordinasi yang baik antara berbagai instansi terkait, seperti Dinas Sosial, Dispendukcapil, dan Disnaker, agar proses verifikasi dan pembaruan data dapat berjalan efektif dan transparan.

Kebijakan yang Lebih Inklusif dan Berkelanjutan

Seiring dengan perkembangan kebijakan dan kebutuhan masyarakat, diperlukan pendekatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan dalam pengelolaan PBI. Langkah-langkah seperti penguatan sistem digital, peningkatan kapasitas petugas kelurahan, serta sosialisasi yang lebih masif kepada masyarakat menjadi penting untuk memastikan bahwa semua warga yang membutuhkan mendapatkan perlindungan kesehatan yang layak.

Kebijakan BPJS PBI di Surabaya memang memiliki tantangan, tetapi dengan komitmen dan kolaborasi yang kuat, diharapkan dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat kurang mampu.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakerda LPTQ Kalteng 2025 Dibuka, Wagub Tekankan Penguatan Pembinaan Al-Qur’an

    Rakerda LPTQ Kalteng 2025 Dibuka, Wagub Tekankan Penguatan Pembinaan Al-Qur’an

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 59
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Edy Pratowo, menghadiri pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kalteng Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, pada hari Rabu (17/12/2025). Rapat Daerah LPTQ Kalteng 2025 bertujuan untuk meningkatkan peran lembaga dalam menanggulangi buta aksara Al-Quran, meningkatkan kualitas dan […]

  • Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares

    Pelatih Persebaya Surabaya Beri Peringatan Keras untuk Putaran Kedua Super League

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 42
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pelatih kepala Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, memberikan peringatan penting kepada seluruh pemainnya mengenai tantangan yang akan dihadapi dalam putaran kedua kompetisi Super League. Menurutnya, babak ini akan lebih berat dibandingkan sebelumnya, dan membutuhkan persiapan yang matang. Tavares menekankan bahwa tim tidak boleh cepat puas setelah berhasil mengalahkan Malut United beberapa hari lalu. Ia mengingatkan […]

  • DPRD Surabaya Soroti WFA ASN Pemkot

    DPRD Surabaya Soroti WFA ASN Pemkot

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 210
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menuai kritik tajam dari DPRD Surabaya. Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menilai bahwa penerapan WFA bisa berdampak negatif terhadap kualitas pelayanan publik jika tidak diawasi secara ketat. DPRD Surabaya Peringatkan Dampak Buruk WFA bagi […]

  • Kota Surakarta Raih Penghargaan Layanan Investasi Terbaik Kedua

    Kota Surakarta Raih Penghargaan Layanan Investasi Terbaik Kedua

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 129
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kota Surakarta kembali meraih prestasi gemilang di bidang investasi. Pemkot Surakarta menerima penghargaan sebagai penerima Anugerah Layanan Investasi terbaik kedua dari Kementerian Investasi/BKPM. Penghargaan ini diserahkan langsung kepada Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Surakarta, Dhoni Widianto, di Jakarta pada Senin (30/9/2024). Penghargaan ini merupakan bukti nyata komitmen Pemkot Surakarta dalam meningkatkan kinerja pelayanan publik, […]

  • Hulu DAS Batang Toru

    Menteri LH Hentikan Sementara Operasional Perusahaan di Hulu DAS Batang Toru

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 124
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, menginstruksikan penutupan sementara seluruh kegiatan perusahaan yang beroperasi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru, Sumatera Utara, mulai 6 Desember 2025. Aturan ini diberlakukan dalam rangka melakukan audit lingkungan terhadap perusahaan kelapa sawit, pertambangan, hingga pembangkit listrik. “Mulai 6 Desember 2025, seluruh perusahaan yang berada di hulu […]

  • Komisi iii adies kadir

    Akademisi FH Untag: Putusan MKD terhadap Adies Kadir Sudah Tepat dan Proporsional

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 165
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Pengamat hukum politik dari Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Sultoni Fikri, menilai keputusan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI terkait kasus Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Adies Kadir, sudah tepat, proporsional, dan selaras dengan prinsip keadilan etik parlemen. Menurut Sultoni, pernyataan Adies yang sempat menuai polemik di ruang publik […]

expand_less