Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Anggaran APBD Bojonegoro 2025 Optimis Capai Target 80%

Anggaran APBD Bojonegoro 2025 Optimis Capai Target 80%

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus berupaya memastikan realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 mencapai target yang ditetapkan. Berdasarkan data terkini, anggaran yang dialokasikan untuk belanja daerah pada tahun ini mencapai Rp7,8 triliun, dengan target realisasi sebesar 80% atau setara dengan Rp6,2 triliun di akhir tahun.

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menjelaskan bahwa hingga saat ini realisasi belanja APBD sudah mencapai 74,35% atau sebesar Rp5,8 triliun. Ia menyatakan bahwa pihaknya optimis target tersebut dapat tercapai mengingat penyesuaian anggaran yang dilakukan sesuai dengan kondisi keuangan daerah.

Penyesuaian Anggaran Akibat Perubahan Pendapatan Transfer Pusat

Selain itu, terdapat perubahan dalam struktur anggaran APBD 2025 akibat turunnya pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat. Hal ini memicu adanya penyesuaian estimasi SiLPA (Surplus Lebih Pajak dan Retribusi Daerah) yang menjadi dasar pengaturan anggaran.

Menurut Wakil Bupati, meskipun ada inkonsistensi antara Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dengan besaran anggaran Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Raperda APBD, penyesuaian tersebut memiliki dasar yang jelas.

Prioritas Anggaran untuk Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur

Salah satu fokus utama dalam pengalokasian anggaran adalah bidang kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. Dalam APBD 2025, alokasi untuk kesehatan mencapai 10% atau sebesar Rp533 miliar. Namun, Kabupaten Bojonegoro telah menyalurkan anggaran kesehatan sebesar Rp1,26 triliun, yang setara dengan 23,65% dari total belanja daerah tanpa gaji dan tunjangan ASN.

Sementara itu, anggaran pendidikan dialokasikan sebesar 20% atau Rp1,29 triliun. Namun, realisasi anggaran pendidikan yang disiapkan oleh pemerintah mencapai Rp2,38 triliun, yaitu sebesar 36,63% dari total belanja daerah.

Untuk infrastruktur pelayanan publik, anggaran yang harus dipenuhi sebesar 40% atau Rp2,14 triliun. Namun, Kabupaten Bojonegoro telah mengalokasikan anggaran infrastruktur sebesar Rp2,35 triliun, atau 43,95% dari total belanja daerah dikurangi belanja transfer.

Strategi Peningkatan Infrastruktur melalui Skema BKKD

Selain itu, Pemkab Bojonegoro juga terus meningkatkan anggaran untuk pembangunan infrastruktur. Salah satu strateginya adalah melalui skema BKKD (Bantuan Keuangan Khusus Daerah). Dana abadi yang digunakan dalam P-APBD ditetapkan berdasarkan persetujuan Menteri.

Evaluasi yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur terhadap Raperda dan Raperbup APBD TA 2026 memicu penyesuaian postur belanja dalam APBD TA 2026 menjadi sebesar Rp6,49 triliun.

Persiapan APBD 2026 Menjelang Evaluasi Nasional

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bojonegoro, Edi Susanto, menyampaikan bahwa realisasi belanja APBD 2025 sudah sesuai dengan target yang ditetapkan. Ia menegaskan harapan bahwa perencanaan anggaran akan semakin berkualitas dan mendekati realitas yang direncanakan.

Ia juga mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera mempersiapkan pelaksanaan APBD 2026. Mengingat di awal tahun 2026 nanti akan ada apresiasi sekaligus evaluasi untuk Kabupaten/Kota seluruh Indonesia dari Kementerian Dalam Negeri. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bazar Ranmor Polrestabes Surabaya Bikin Senyum Sumringah Korban Curanmor

    Bazar Ranmor Polrestabes Surabaya Bikin Senyum Sumringah Korban Curanmor

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 45
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebut saja Ayu (29) salah satu pemilik motor Honda Beat yang hilang pada bulan Desember 2025 di Jalan Kutisari, kini bisa senyum sumringah. Pasalnya, Bazar Ranmor Polrestabes Surabaya Polda Jatim menjadi jalan kembalinya motor kesayangan yang ia beli dengan hasil keringatnya sendiri. Honda Beat hitam dengan nomor polisi L 3061 BAZ itu telah […]

  • Tahun Kuda Api: Peluang dan Tantangan di Dunia Kerja

    Tahun Kuda Api: Peluang dan Tantangan di Dunia Kerja

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 47
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tahun Baru China atau Imlek 2026 jatuh pada 17 Februari dan dikenal sebagai Tahun Kuda Api. Simbolisasi dari kuda api menggambarkan energi, kebebasan, ambisi, serta pergerakan yang cepat. Dalam konteks ini, tahun ini diyakini akan membawa perubahan positif dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk karier dan peluang kerja. Namun, meski ada harapan optimis dari ramalan […]

  • Jadwal Pelayaran Kapal DLN Oasis dan DLN Batu Layar untuk Rute Lombok-Surabaya

    Jadwal Pelayaran Kapal DLN Oasis dan DLN Batu Layar untuk Rute Lombok-Surabaya

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 55
    • 0Komentar

    DIAGRMAKOTA.COM – Pelayaran laut antara Lombok dan Surabaya merupakan salah satu jalur transportasi penting yang dilayani oleh perusahaan pelayaran PT Damai Lautan Nusantara (DLN). Dua kapal yang digunakan dalam rute ini adalah DLN Oasis dan DLN Batu Layar. Kedua kapal ini beroperasi setiap hari, memberikan akses bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan antar daerah. Jadwal pelayaran […]

  • Apa itu ijon pajak? Arti, makna dan maksudnya, ramai kasus korupsi proyek ijon penarikan pajak di muka

    Apa itu ijon pajak? Arti, makna dan maksudnya, ramai kasus korupsi proyek ijon penarikan pajak di muka

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 172
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Isu ijon pajak kembali ramai dibicarakan publik. Selain itu, perhatian masyarakat juga tertuju pada kasus korupsi yang menjerat Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, H.M. Kunang. Perkara ini membuka diskusi luas tentang praktik ijon, baik dalam konteks proyek pemerintah maupun dalam wacana perpajakan. Di sisi lain, istilah ijon sendiri sering disalahpahami, sehingga […]

  • Bisa tempuh 60 km sekali cas! 5 motor listrik ini cocok untuk ojol, irit biaya harian dan tahan di jalan

    Bisa tempuh 60 km sekali cas! 5 motor listrik ini cocok untuk ojol, irit biaya harian dan tahan di jalan

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 76
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Motor listrik saat ini semakin dilirik sebagai kendaraan kerja, termasuk oleh pengemudi ojek online (ojol). Alasannya sederhana, yaitu biaya operasional bisa lebih terkendali, perawatannya relatif simpel, dan suaranya senyap, pas untuk penggunaan intens dari pagi sampai malam. Namun, tetnu tantangannya adalah tidak semua motor listrik “siap tempur” untuk ritme ojol yang idealnya butuh yang […]

  • Polres Probolinggo Amankan Ayah dan Anak Tersangka Pembunuhan Maut di Sukapura

    Polres Probolinggo Amankan Ayah dan Anak Tersangka Pembunuhan Maut di Sukapura

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 175
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kasus pembacokan yang menewaskan seorang pria di kios bensin kawasan Desa Sukapura,Ramkota. Kabupaten Probolinggo, akhirnya berhasil diungkap. Satreskrim Polres Probolinggo Polda Jatim berhasil meringkus dua pelaku yang ternyata merupakan ayah dan anak, M (54) dan DCW (21), warga Dusun Krajan, Desa Resongo, Kecamatan Kuripan. Korban yakni DDF (27), warga Desa Nogosaren, Kecamatan Gading. […]

expand_less