Inovasi Digital sebagai Kunci Sukses Pemerintahan Kota Surabaya
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Kamis, 11 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pemkot Surabaya kembali menunjukkan keunggulannya dalam penerapan inovasi pemerintahan. Dalam ajang bergengsi Innovative Government Award (IGA) 2025, Surabaya berhasil meraih gelar sebagai kota terinovatif di tingkat nasional. Penghargaan ini diberikan oleh Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Selain itu, Surabaya juga memperoleh penghargaan khusus atas sebaran inovasi yang luas dan berdampak nyata.
Peran Strategi “One Data, One Map, One Policy”
Salah satu faktor utama yang membawa Surabaya meraih penghargaan ini adalah strategi digitalisasi yang disebut “One Data, One Map, One Policy”. Inovasi ini mengubah cara kerja birokrasi dari sektoral menjadi lebih terintegrasi. Dengan sistem ini, data dan peta spasial digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan, sehingga kebijakan lebih presisi dan efektif.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa strategi ini bukan hanya tentang digitalisasi, tetapi juga fondasi pengambilan keputusan yang berbasis data riil. Ia menyatakan bahwa dengan sistem ini, pemerintah dapat melakukan intervensi yang tepat sasaran untuk menangani tiga tantangan utama, yaitu ketahanan pangan, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan pengendalian inflasi.
Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi
Melalui sistem “One Map”, pemkot melakukan pemetaan lahan produktif dan aset pemerintah untuk mendukung urban farming. Sementara itu, “One Data” digunakan untuk memantau stok pangan secara real-time. Hal ini memastikan ketersediaan pangan di Surabaya tetap terjaga.
Untuk mengendalikan inflasi, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melakukan pemantauan harga komoditas pasar secara real-time. Dengan demikian, operasi pasar dapat dilakukan tepat sasaran di lokasi yang mengalami lonjakan harga, sehingga daya beli masyarakat tetap terlindungi.
Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah
Selain itu, sistem ini juga membantu meningkatkan PAD melalui peta digital aset dan objek pajak yang transparan. Sistem ini meminimalisir kebocoran pendapatan dan mempermudah pemetaan potensi pajak baru. Hasilnya, PAD tahun 2025 mengalami peningkatan signifikan.
Budaya Inovasi yang Merata
Penghargaan kategori Sebaran Inovasi Urusan Pemerintahan Konkuren Terbanyak menegaskan bahwa inovasi di Surabaya telah menjadi budaya birokrasi yang merata. Inovasi tidak hanya terpusat di satu sektor, tetapi tersebar di berbagai urusan wajib dan pilihan, mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan, sosial hingga infrastruktur.
Wali Kota Eri Cahyadi menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh warga Surabaya dan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tak henti berinovasi. Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi bagi pemerintah untuk terus melayani warga dengan cara-cara yang cerdas, cepat, dan solutif.
Dengan penerapan strategi “One Data, One Map, One Policy”, Pemkot Surabaya telah menunjukkan keunggulan dalam pemerintahan yang adaptif dan berdampak nyata. Penghargaan IGA 2025 tidak hanya menjadi apresiasi atas kerja nyata, tetapi juga menjadi contoh bagi daerah lain dalam mendorong inovasi yang berkelanjutan. ***

>

Saat ini belum ada komentar