DIAGRAMKOTA.COM – Pertamina, salah satu perusahaan BUMN terbesar di Indonesia, terus memperkuat keandalan pasokan energi di berbagai wilayah. Salah satu fokus utamanya adalah wilayah ujung timur Pulau Jawa, khususnya Banyuwangi. Dalam kunjungan kerja Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan, ia meninjau sejumlah fasilitas distribusi energi untuk memastikan kesiapan operasional dan penerapan budaya keselamatan di seluruh rantai pasokan.
Kunjungan Kerja Komisaris Utama Pertamina
Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan melakukan Management Walkthrough (MWT) di Banyuwangi, Jawa Timur, pada Jumat (3/7/2026). Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memastikan kesiapan pasokan energi di wilayah yang menjadi pintu masuk utama ke kawasan Indonesia timur.
Iriawan menekankan bahwa keselamatan dan lingkungan kerja bukan hanya tanggung jawab perusahaan, tetapi juga harus menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari. Dalam keterangannya, ia menyatakan: “HSSE bukan hanya menjadi kewajiban perusahaan, tetapi harus menjadi budaya kerja yang dijalankan setiap hari.”
Peninjauan Fasilitas SPBU dan Terminal Distribusi
Selama kunjungan, Iriawan memulai dengan inspeksi ke dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), yakni SPBU 54.684.21 di Jalan Jember–Kalibaru dan SPBU 54.684.34 di Jalan Yos Sudarso, Banyuwangi. Ia memeriksa fasilitas operasional, kebersihan area layanan, serta kesiapan sarana pendukung di lokasi.
Iriawan juga berdialog dengan pengelola dan operator SPBU, serta menyapa masyarakat yang sedang mengisi bahan bakar. Ia menegaskan bahwa kepatuhan terhadap prosedur keselamatan di lini terdepan sangat berkaitan dengan kualitas pelayanan dan reputasi perusahaan di mata publik.
Tanjung Wangi sebagai Simpul Strategis Distribusi BBM
Usai meninjau SPBU, rombongan melanjutkan kunjungan ke Integrated Terminal (IT) Tanjung Wangi. Lokasi ini menjadi pusat distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan avtur untuk wilayah Jawa Timur hingga kawasan Indonesia timur. Di sini, jajaran komisaris meninjau area tangki timbun, fasilitas penerimaan dan pengisian mobil tangki, serta dermaga tanker.
Peran Penting dalam Ketahanan Energi Nasional
Kunjungan ini menunjukkan komitmen Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional, khususnya di wilayah yang rawan keterbatasan akses. Dengan adanya infrastruktur yang andal dan penerapan HSSE secara konsisten, Pertamina berupaya memastikan pasokan energi tetap stabil dan aman bagi masyarakat.
Tantangan dan Strategi Ke depan
Dalam konteks transisi energi, Pertamina terus berinovasi untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan. Salah satu langkah strategisnya adalah penerapan BBM baru seperti E20 dan B50. Dengan program ini, Pertamina berharap dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan memperkuat kebijakan energi nasional.
Pertamina terus memastikan kesiapan pasokan energi di berbagai wilayah, termasuk wilayah ujung timur Jawa. Melalui kunjungan kerja Komisaris Utama Mochamad Iriawan, perusahaan menunjukkan komitmennya untuk menjaga keandalan operasional dan penerapan budaya keselamatan. Dengan infrastruktur yang baik dan inovasi yang berkelanjutan, Pertamina siap mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.***




















