Surabaya, Diagramkota.com – Surabaya menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah daerah mampu mengubah paradigma kerja birokrasi. Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan instruksi tegas agar seluruh laporan warga segera ditindaklanjuti tanpa menunggu perintah lebih lanjut.
Dalam pengarahan yang dilakukan bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Eri Cahyadi menekankan bahwa birokrasi tidak boleh bekerja dengan pola menunggu instruksi. Setiap masalah yang ditemukan di lapangan harus segera diselesaikan, mulai dari pelayanan publik hingga penertiban parkir liar.
“Setiap persoalan yang ditemukan di lapangan harus segera diselesaikan,” ujar Eri dalam pengarahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa hal ini merupakan bagian dari implementasi program ASRI (Aman, Sehat, Bersih, dan Indah) yang sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Inovasi dalam Pelayanan Publik
Eri juga menyoroti pentingnya inisiatif dari jajaran OPD untuk menyelesaikan masalah tanpa menunggu perintah langsung. Untuk memastikan proses ini berjalan efektif, ia mewajibkan semua laporan yang masuk melalui hotline Lapor Cak Eri ditindaklanjuti maksimal 1 kali 24 jam.
“Hotline bukan sekadar saluran pengaduan, tetapi alat ukur apakah persoalan masyarakat benar-benar selesai,” tambahnya. Ia menyebutkan bahwa ke depan, setiap lurah, camat, hingga kepala perangkat daerah diminta memiliki hotline masing-masing agar penyelesaian masalah tidak selalu bergantung kepada wali kota.
Penertiban Parkir Liar sebagai Contoh
Salah satu isu yang menjadi perhatian utama adalah praktik parkir liar. Eri menegaskan bahwa lokasi parkir yang tidak memiliki izin harus langsung ditertibkan tanpa menunggu dirinya turun ke lapangan.
“Penataan parkir bukan hanya soal ketertiban, tetapi juga memberikan kepastian hukum kepada masyarakat mengenai tarif, status parkir, hingga pihak yang bertanggung jawab apabila terjadi kehilangan atau kerusakan kendaraan,” katanya.
Komitmen Terhadap Kepuasan Masyarakat
Dengan langkah-langkah ini, Pemkot Surabaya menunjukkan komitmen kuat untuk meningkatkan kepuasan masyarakat. Eri menekankan bahwa setiap masalah yang dikeluhkan warga harus segera mendapatkan solusi, baik itu dalam ranah kewenangan Pemkot Surabaya maupun dalam koordinasi lintas instansi.
Langkah Konkret untuk Efisiensi Birokrasi
Selain itu, Pemkot Surabaya juga melakukan evaluasi berkala melalui inspeksi langsung ke lapangan. Hasil evaluasi ini digunakan sebagai bahan perbaikan dan pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Dalam konteks yang lebih luas, langkah-langkah ini mencerminkan transformasi sistem pemerintahan yang lebih responsif dan transparan. Dengan adanya hotline yang dipercaya masyarakat dan penyelesaian masalah dalam waktu singkat, Pemkot Surabaya menunjukkan bahwa pelayanan publik bisa menjadi lebih cepat dan akuntabel.
FAQ: Pertanyaan Umum Mengenai Penyelesaian Laporan Warga
Bagaimana cara melaporkan masalah ke Pemkot Surabaya?
Warga dapat menggunakan hotline Lapor Cak Eri untuk melaporkan masalah yang mereka temui.Berapa lama waktu penyelesaian laporan?
Semua laporan yang masuk akan ditindaklanjuti dalam waktu maksimal 1 kali 24 jam.Apakah semua masalah bisa diselesaikan oleh Pemkot Surabaya?
Tidak. Masalah yang melibatkan instansi lain akan difasilitasi dan dikoordinasikan bersama instansi terkait.Bagaimana peran lurah dan camat dalam penyelesaian masalah?
Mereka diwajibkan memiliki hotline masing-masing agar penyelesaian masalah tidak selalu bergantung kepada wali kota.
















