Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Unjuk Rasa Mahasiswa Surabaya Tuntut Evaluasi Kebijakan Pemerintah dan Perlindungan Hak Asasi Manusia

Unjuk Rasa Mahasiswa Surabaya Tuntut Evaluasi Kebijakan Pemerintah dan Perlindungan Hak Asasi Manusia

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Surabaya (ABS) menggelar aksi unjuk rasa di Grahadi, Surabaya, pada Rabu, 17 Juni 2026. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap berbagai isu penting yang dianggap semakin membebani masyarakat.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan tujuh tuntutan utama yang mencakup evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), isu ekonomi, lingkungan, demokrasi, hingga masalah hak asasi manusia (HAM). Koordinator Umum ABS, Nasrawi Ibnu Dahlan, menjelaskan bahwa aksi ini adalah bentuk tanggung jawab moral mahasiswa dalam menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah.

“Mahasiswa tidak boleh diam ketika rakyat semakin terhimpit oleh berbagai persoalan ekonomi, demokrasi, lingkungan, dan hak asasi manusia. Aksi ini adalah bentuk keberpihakan kami kepada kepentingan rakyat serta upaya menjaga cita-cita reformasi agar tidak terus mengalami kemunduran,” ujarnya.

Tujuh Tuntutan Utama Mahasiswa

  1. Menurunkan harga BBM: Mahasiswa mendesak pemerintah untuk menurunkan harga bahan bakar minyak agar dapat menstabilkan harga kebutuhan pokok dan meringankan beban ekonomi masyarakat.
  2. Mengambil langkah strategis: Pemerintah diminta mengambil langkah strategis untuk menyelamatkan nilai tukar rupiah serta mengevaluasi pejabat yang dinilai tidak kompeten.
  3. Mendorong RUU Perampasan Aset: Mahasiswa meminta DPR RI segera mengesahkan RUU Perampasan Aset, menolak kebangkitan militerisme dan dwifungsi aparat, serta menuntut pencabutan UU TNI dan UU Polri yang dinilai berpotensi mengancam kebebasan sipil.
  4. Menolak eksploitasi lingkungan: Aksi ini menolak eksploitasi lingkungan berkedok Proyek Strategis Nasional (PSN), khususnya proyek SWL Surabaya, serta mendesak perlindungan hak masyarakat adat di Papua.
  5. Memulihkan ekosistem: Mahasiswa menuntut pemerintah pusat dan daerah memulihkan ekosistem yang rusak akibat eksploitasi yang berdampak pada komoditas lokal dan mata pencaharian petani.
  6. Evaluasi program MBG dan KDMP: Mahasiswa menuntut evaluasi menyeluruh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan KDMP, termasuk perbaikan sistem mitigasi serta penyaluran bantuan yang transparan, tepat sasaran, dan bebas korupsi.
  7. Mengecam pelanggaran HAM: Segala bentuk pelanggaran HAM dan upaya pembungkaman terhadap masyarakat sipil ditegaskan untuk ditindaklanjuti.

Koordinasi dan Persiapan Teknis

Koordinator Lapangan aksi, Awal Zamazi, memastikan seluruh elemen mahasiswa telah melakukan persiapan teknis dan koordinasi untuk menjaga jalannya aksi tetap tertib, terorganisir, dan mengedepankan nilai-nilai demokrasi.

Tanggapan dari Tokoh dan Ahli

Ahli politik dan aktivis masyarakat, Dr. Suryadi, menilai bahwa aksi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa masih memiliki peran penting dalam membentuk kesadaran publik tentang isu-isu sosial dan politik. “Aksi seperti ini penting untuk memperkuat dialog antara pemerintah dan rakyat,” katanya.

Selain itu, mantan anggota DPRD Jawa Timur, Supriyadi, menilai bahwa tuntutan mahasiswa harus direspons secara serius oleh pemerintah. “Pemerintah perlu memperhatikan keluhan masyarakat, terutama soal ekonomi dan HAM,” ujarnya.

Konteks Isu MBG dan KDMP

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Daerah Kesejahteraan Masyarakat (KDMP) menjadi salah satu isu utama dalam aksi ini. Dalam beberapa bulan terakhir, berbagai kasus dugaan korupsi dan penyimpangan penggunaan dana telah mengundang kritik dari berbagai pihak. Evaluasi menyeluruh terhadap kedua program ini dinilai sangat penting untuk memastikan keadilan dan transparansi.

Langkah Selanjutnya

Aliansi BEM Surabaya akan terus memantau perkembangan pemerintah terkait tuntutan-tuntutan yang disampaikan. Aksi ini juga diharapkan menjadi awal dari diskusi lebih luas antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat umum mengenai isu-isu yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

FAQ

  • Apa tujuan aksi unjuk rasa ini?
    Tujuan utamanya adalah menyampaikan tuntutan kepada pemerintah terkait isu ekonomi, lingkungan, demokrasi, dan HAM.

  • Bagaimana cara mahasiswa mengorganisir aksi ini?
    Mahasiswa telah melakukan persiapan teknis dan koordinasi untuk menjaga jalannya aksi tetap tertib dan terorganisir.

  • Apa saja tuntutan utama dalam aksi ini?
    Ada tujuh tuntutan utama, termasuk evaluasi program MBG, penurunan harga BBM, dan penegakan HAM.

  • Bagaimana tanggapan dari tokoh dan ahli?
    Banyak tokoh dan ahli menilai aksi ini penting untuk memperkuat dialog antara pemerintah dan rakyat.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantuan Sosial untuk Wilayah Terdampak Bencana dari Kabupaten Jombang

    Bantuan Sosial untuk Wilayah Terdampak Bencana dari Kabupaten Jombang

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 115
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bantuan sosial yang diberikan oleh masyarakat Kabupaten Jombang terus bergerak untuk membantu wilayah yang terdampak bencana. Salah satu inisiatif terbaru adalah keberangkatan tim Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) yang dipimpin oleh Muhammad Malik Ibrahim dan Muhammad Lutfan Efendi. Mereka akan menyalurkan bantuan kepada warga di Aceh dan Sumatra yang mengalami kesulitan akibat bencana alam. […]

  • Kecelakaan Moge ,Kulon Progo

    Kecelakaan Moge di Kulon Progo: Seorang Siswa Sepak Bola Terluka Parah

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 97
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan motor gede (moge) dan kendaraan bermotor lainnya terjadi di Jalan Purworejo-Jogja, Kalurahan Palihan, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo. Insiden ini menimpa seorang pelajar SD berinisial DN (10), yang merupakan anggota Sekolah Sepak Bola (SSB) Karangwuluh. Korban mengalami luka serius, termasuk patah kaki kanan terbuka. Latar Belakang Kejadian Korban […]

  • Kpu Jatim KPU Jawa Timur, PERS, Demokrasi

    KPU Jawa Timur Mengapresiasi Peran Pers dalam Proses Demokrasi

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 117
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur terus memperkuat hubungan dengan mitra kerjanya, termasuk kalangan media. Salah satu contohnya adalah kunjungan Plh. Ketua KPU Jawa Timur, Miftahur Rozaq, ke kantor Jawa Pos Radar Madura (JPRM). Pertemuan ini menjadi bukti bahwa KPU menjunjung tinggi sinergisitas dengan media sebagai bagian dari proses demokrasi yang transparan dan akuntabel. […]

  • Program Kopdes Merah Putih Berdampak Positif pada Ekonomi Jawa Timur

    Program Kopdes Merah Putih Berdampak Positif pada Ekonomi Jawa Timur

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 188
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto telah menunjukkan perkembangan yang signifikan di Jawa Timur. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 563 unit Kopdes Merah Putih beroperasi di wilayah Bumi Majapahit. Angka ini menjadi indikasi keberhasilan inisiatif tersebut dalam mendorong perekonomian masyarakat pedesaan. Dukungan Pemerintah Daerah Gubernur Jawa Timur, […]

  • Polri Ungkap Misteri Jasad Perempuan di Jabung

    Polri Ungkap Misteri Jasad Perempuan di Jabung

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 112
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Malang berhasil mengungkap misteri jasad perempuan tanpa busana dengan tangan terikat dan mulut tersumpal di Sungai Kedung Winong, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Pengungkapan kasus tersebut juga diback up oleh Bareskrim Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur (Jatim). Identitas korban terungkap setelah Polisi menggunakan metode Scientific Crime Investigation (SCI) […]

  • Kebijakan Baru untuk Melindungi Buruh di Tengah Perubahan Ekonomi, Kado Prabowo May Day 2026

    Kebijakan Baru untuk Melindungi Buruh di Tengah Perubahan Ekonomi, Kado Prabowo May Day 2026

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 56
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Presiden Prabowo, dalam perayaan Hari Buruh Internasional yang digelar di Lapangan Monas, Jakarta, pada 1 Mei 2026, mengumumkan sejumlah kebijakan baru yang ditujukan untuk melindungi hak dan kesejahteraan para pekerja. Kebijakan ini disebut sebagai “kado” bagi kaum buruh, yang diharapkan dapat memberikan rasa aman dan perlindungan lebih besar dalam menjalani pekerjaan mereka. Pemangkasan Potongan […]

expand_less