Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » NASIONAL » Motif Penyiraman Air Keras ke Aktivis TNI Dikungkiri dalam Sidang

Motif Penyiraman Air Keras ke Aktivis TNI Dikungkiri dalam Sidang

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Dalam sidang dakwaan yang digelar di Pengadilan Militer Jakarta Timur, empat terdakwa yang dituduh menyiram air keras ke aktivis KontraS Andrie Yunus mengungkapkan alasan tindakan mereka. Sidang ini menjadi perhatian publik karena melibatkan anggota militer dan menimbulkan pertanyaan tentang keterlibatan pihak-pihak lain di balik kejadian tersebut.

Peristiwa yang Memicu Kekecewaan Terdakwa

Oditur menjelaskan bahwa para terdakwa merasa terganggu saat Andrie Yunus memasuki ruang rapat DPR yang sedang membahas revisi UU TNI pada 16 Maret 2025. Menurut pandangan para terdakwa, tindakan Andrie dinilai melecehkan institusi TNI.

“Perbuatan Andrie dianggap sebagai penginjakan terhadap lembaga TNI,” ujar oditur saat membacakan surat dakwaan.

Selain itu, Andrie juga disebut memperkuat narasi antimiliterisme dengan mengkritik TNI secara terbuka. Hal ini menjadi salah satu faktor yang memicu kekesalan para terdakwa.

Pembentukan Rencana Penyiraman Air Keras

Pada 9 Maret 2026, Serda Edi Sudarko dan Lettu Budhi Hariyanto Widhi bertemu di Masjid Al-Ikhlas Bais TNI. Edi menunjukkan video viral Andrie yang dianggap memaksa masuk ruang rapat.

Kemudian, pada 10 Maret 2026, kedua terdakwa kembali ngopi setelah berbuka puasa. Budhi kemudian menghubungi Sami Lakka untuk bergabung, meskipun Sami tidak bisa hadir pada hari itu.

Pertemuan selanjutnya terjadi pada 11 Maret 2026 di mes Denma Bais TNI. Saat itu, para terdakwa membahas kekesalan mereka terhadap Andrie.

“Saudara Andrie Yunus telah memaksa masuk ke ruang rapat Hotel Fairmont Jakarta yang sedang membahas RUU TNI, sehingga Saudara Andrie Yunus telah menginjak-injak institusi TNI,” kata oditur meneruskan ucapan terdakwa I.

Ide Penyiraman Cairan Pembersih Karat

Dalam diskusi tersebut, terdakwa I menyampaikan keinginan untuk memberi pelajaran kepada Andrie. Namun, terdakwa II menyarankan agar Andrie disiram dengan cairan pembersih karat sebagai bentuk hukuman.

“Terdakwa I berkata ingin memukul Saudara Andrie Yunus sebagai pelajaran dan sebagai efek jera. Akan tetapi Terdakwa II berkata, jangan dipukuli, tetapi disiram saja dengan cairan pembersih karat,” ujar oditur.

Terdakwa III menyetujui ide tersebut dan menyatakan siap bekerja sama.

Kritik dari KontraS terhadap Dakwaan

KontraS menilai bahwa dakwaan terhadap keempat terdakwa tidak mencakup dugaan adanya keterlibatan aktor intelektual di balik penyerangan.

Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya, mengungkapkan bahwa investigasi independen TAUD menemukan setidaknya 16 orang pelaku lapangan yang terlibat dalam serangan tersebut.

“Pasal penganiayaan berat dengan rencana yang didakwakan oleh Oditurat Militer tidak tepat. Serangan air keras terhadap Andrie Yunus tersebut seharusnya dipandang sebagai pembunuhan berencana dengan penyertaan,” katanya.

Keterlibatan Pihak Lain yang Dikhawatirkan

Menurut Dimas, motif terdakwa dalam dakwaan direduksi menjadi dendam pribadi. Hal ini dinilai mengaburkan dugaan keterlibatan sosok intelektual yang memerintahkan penyiraman air keras kepada Andrie Yunus.

“Alasan serangan dilakukan karena dendam pribadi dari para terdakwa akan menutupi keterlibatan aktor lapangan lainnya sebagaimana temuan investigasi independen TAUD serta aktor intelektual di balik serangan terhadap Andrie Yunus,” jelas Dimas.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Kritik Pejabat Tak Beriman: Uang Korupsi Rakyat Haram!

    Prabowo Kritik Pejabat Tak Beriman: Uang Korupsi Rakyat Haram!

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Kepedulian terhadap Korupsi dan Keserakahan DIAGRAMKOTA.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan sikap tegas terhadap praktik korupsi dan keserakahan yang dilakukan oleh pejabat dan pengusaha. Ia menekankan bahwa harta yang diperoleh dengan cara merugikan rakyat adalah harta yang tidak halal, dan pada akhirnya akan membawa malapetaka bagi pelaku maupun keluarganya. Pernyataan tersebut […]

  • Aktivasi Akun Coretax Tanpa Batas Waktu, Ini Penjelasannya DJP

    Aktivasi Akun Coretax Tanpa Batas Waktu, Ini Penjelasannya DJP

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 171
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Mendekati akhir tahun 2025, terjadi antrean di beberapa kantor pelayanan pajak (KPP) terkait pengaktifan akun Coretax. Kemudian, pertanyaan yang sering diajukan oleh wajib pajak adalah, apakah tenggat waktu ataudeadlineaktivasi akun Coretax pada 31 Desember 2025? Dikutip dari situs resminya, Jumat (2/1/2026), Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menyatakan, bagi wajib pajak secara umum, aktivasi akun Coretax […]

  • Kehadiran Clavicular di Twitch Memicu Kontroversi

    Kehadiran Clavicular di Twitch Memicu Kontroversi

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 169
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kehadiran Clavicular di platform streaming Twitch kembali memicu perdebatan dalam komunitas penggemar. Setelah dilarang oleh Kick, streamer ini langsung beralih ke Twitch dan mencatat rekor penonton yang luar biasa. Namun, popularitasnya justru memicu spekulasi tentang manipulasi jumlah penonton. Clavicular mengalami larangan dari Kick setelah beberapa insiden yang menimbulkan ketegangan dengan pengguna dan pengelola platform […]

  • Kurir narkotika golongan 1 sabu sabu seberat 30kg

    Saya Bukan Dalangnya, Terdakwa Kasus 30 Kg Sabu Bacakan Pledoi dengan Penuh Harap Minta Keringanan Hukuman

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 299
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Dengan suara bergetar dan mata yang nyaris berlinang air mata, Iyek, terdakwa kasus peredaran sabu seberat 30 kilogram, membacakan nota pembelaan (pledoi) di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo, Selasa (22/4/2025). Warga Sampang, Madura itu memohon belas kasihan atas tuntutan hukuman penjara seumur hidup yang dijatuhkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri […]

  • Drake Maye ,Patriots ,Super Bowl LX

    Perjalanan Drake Maye dan Patriots Menuju Super Bowl LX

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 103
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Drake Maye, quarterback muda New England Patriots, menunjukkan peningkatan signifikan di musim keduanya. Performa luar biasanya membawa tim ke Super Bowl LX. Namun, dalam pertandingan puncak, Maye mengalami kegagalan yang sangat mengecewakan. Setelah pertandingan berakhir, Mike Vrabel, pelatih Patriots, mengunjungi ruang ganti untuk memberi dukungan kepada pemainnya. Di antara mereka, Maye adalah satu-satunya yang […]

  • Upaya Swasembada Pangan Mandiri, Polisi Dampingi Petani Sayur Pasarkan Hasil Panen

    Upaya Swasembada Pangan Mandiri, Polisi Dampingi Petani Sayur Pasarkan Hasil Panen

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 299
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dukung ketahanan pangan Polresta Sidoarjo Polda Jatim, serta meningkatkan kesejahteraan petani lokal, Bhabinkamtibmas Desa Tempel Polsek Krian, Bripka Sudarminto, melakukan pendampingan terhadap para petani sayur di wilayah binaannya. Pada Selasa (29/4/2025), Bripka Sudarminto turut hadir saat para petani hidroponik memanen selada dan sawi hasil budidaya mereka. Dalam kesempatan tersebut, Polisi cinta petani yakni […]

expand_less