Peringatan Hari Buruh Internasional di Surabaya: Hari Ini Ribuan Buruh Turun dengan 21 Tuntutan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 4 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Ribuan buruh dari berbagai wilayah Jawa Timur akan turun ke jalan dalam memperingati Hari Buruh Internasional pada Jumat, 1 Mei 2026. Aksi ini merupakan momen penting bagi kalangan pekerja untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah dan pengusaha. Dengan jumlah peserta yang mencapai enam ribu lebih, aksi ini menjadi salah satu demonstrasi terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Rencana Aksi dan Jalur yang Ditempuh
Massa buruh akan berkumpul di berbagai titik di Surabaya sebelum melakukan long march menuju Kantor Gubernur Jawa Timur. Sebelumnya, para peserta akan melaksanakan salat Jumat di Masjid Al-Akbar Surabaya dan lokasi lainnya. Setelah itu, mereka akan bergerak menuju BG Junction Mall di Jalan Bubutan sebagai titik kumpul utama sebelum melanjutkan perjalanan ke tujuan akhir.
Untuk memobilisasi massa, buruh akan menggunakan 10 truk komando serta ratusan motor. Rencana ini menunjukkan bahwa aksi kali ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga memiliki skala besar dan terorganisir dengan baik.
Tuntutan yang Diajukan
Dalam aksi ini, buruh se-Jatim membawa 21 tuntutan yang mencakup isu nasional maupun lokal. Tuntutan-tuntutan ini dirancang untuk mendorong perbaikan kondisi kerja dan perlindungan hak-hak pekerja. Beberapa di antaranya mencakup:
- Tuntutan Nasional
- Pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan sesuai rekomendasi KSP-PB.
- Pemangkasan praktik outsourcing dan penolakan upah murah.
- Reformasi sistem perpajakan, termasuk penghapusan pajak atas THR, JHT, dan pensiun.
- Penegakan Konvensi ILO 190.
Perlindungan pekerja digital platform.
Tuntutan Regional
- Realisasi komitmen pemerintah provinsi terhadap buruh.
- Evaluasi Surat Edaran Mahkamah Agung yang dinilai merugikan pekerja.
- Penyediaan rumah murah dan rumah susun bagi buruh.
- Penyusunan Peraturan Daerah tentang Sistem Jaminan Pesangon.
- Penegakan kebijakan UMK dan UMSK.
Selain itu, ada juga tuntutan terkait kesehatan, keselamatan kerja, dan perlindungan BPJS bagi pekerja. Salah satu tuntutan yang menarik perhatian adalah penghapusan pajak kendaraan roda dua dan PBB untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
Komentar dari Wakil Sekretaris FSPMI Jatim
Nuruddin Hidayat, Wakil Sekretaris DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jatim, menyatakan bahwa aksi May Day 2026 bukan sekadar bentuk protes, tetapi juga momentum untuk mengonsolidasi kekuatan buruh Jatim dalam memperjuangkan keadilan sosial. Menurutnya, aksi ini bertujuan untuk menagih komitmen pemerintah agar tidak hanya berhenti pada janji, tetapi diwujudkan dalam kebijakan nyata.
Persiapan dan Kesadaran Massa
Para buruh telah mempersiapkan diri dengan matang. Mereka tidak hanya membawa tuntutan, tetapi juga menjaga keamanan selama aksi. Selain itu, partisipasi dari berbagai kota dan kabupaten menunjukkan bahwa isu tenaga kerja sudah menjadi prioritas bagi banyak kalangan.***

>

Saat ini belum ada komentar