Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Perkuat Kebijakan Revitalisasi Pasar Tradisional

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Perkuat Kebijakan Revitalisasi Pasar Tradisional

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, kembali menunjukkan komitmennya dalam mengubah wajah pasar tradisional yang selama ini dianggap kumuh. Pada Selasa (28 April 2026), ia melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Tembok Dukuh, salah satu dari 15 pasar yang direvitalisasi pada tahun ini. Langkah ini menjadi bagian dari upaya besar Pemkot Surabaya untuk mewujudkan target bebas pasar kumuh pada 2027.

Upaya Membangun Pasar yang Lebih Bersih dan Teratur

Pasar tradisional sering kali menjadi sorotan karena kondisi yang tidak terawat, termasuk masalah penataan pedagang dan penjualan barang yang tidak sesuai regulasi. Eri Cahyadi menyatakan bahwa pihaknya akan terus memastikan bahwa setiap pasar di Surabaya mematuhi aturan yang berlaku. Salah satu peraturan penting adalah Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 21 Tahun 2021, yang mengatur pembangunan dan pengelolaan sarana perdagangan.

“Kita ingin pasar tidak hanya bersih, tetapi juga ramah lingkungan dan sesuai dengan standar nasional,” ujar Eri saat sidak. Ia menegaskan bahwa pemeriksaan oleh pihak Kejaksaan terhadap sejumlah pejabat Pemkot Surabaya dan BUMD merupakan bagian dari proses transparansi dan akuntabilitas.

Penanganan Pasar Tumpah dan Pengawasan Komoditas

Salah satu isu utama yang disoroti oleh Wali Kota adalah fenomena pasar tumpah. Eri menyoroti bahwa banyak pedagang yang masih menjual barang di luar area yang ditentukan, sehingga menciptakan ketidaknyamanan bagi masyarakat. Ia meminta PD Pasar Surya agar lebih ketat dalam mengawasi aktivitas perdagangan di pasar rakyat.

Selain itu, Eri juga mengingatkan tentang jenis komoditas yang boleh diperjualbelikan. Ia menekankan bahwa penjualan hewan ternak atau barang hidup di lokasi yang tidak semestinya harus dilarang. “Jika kita biarkan, maka pasar akan semakin kumuh dan tidak layak,” katanya.

Proses Revitalisasi Pasar Tembok Dukuh

Pasar Tembok Dukuh telah melalui tahap revitalisasi yang cukup signifikan. Saat ini, kapasitas stan di pasar tersebut meningkat menjadi 189 unit, sementara aktivitas potong unggas resmi dilarang. Hal ini dilakukan untuk menjaga kebersihan dan keselamatan masyarakat.

Eri Cahyadi juga menegaskan bahwa revitalisasi pasar bukan sekadar perbaikan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas layanan dan pengelolaan. Ia menilai bahwa pasar yang baik harus mampu memberikan fasilitas yang memadai serta menjaga keseimbangan antara kepentingan pedagang dan masyarakat.

Dukungan dari Berbagai Pihak

Untuk mencapai target bebas pasar kumuh, Pemkot Surabaya bekerja sama dengan berbagai instansi, termasuk Kepolisian, Satpol PP, dan lembaga pengawasan. Eri menyatakan bahwa semua pihak harus bekerja sama dalam menjaga kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Tantangan dan Harapan

Meski ada progres, tantangan masih tetap ada. Masalah seperti penataan pedagang, pengawasan komoditas, dan penanganan pasar tumpah tetap menjadi fokus utama. Namun, Eri yakin bahwa dengan kerja sama yang baik, Surabaya bisa menjadi contoh dalam pengelolaan pasar tradisional.

“Kita tidak hanya ingin pasar bersih, tapi juga bisa menjadi pusat ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan,” pungkasnya. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Kapolda Jatim Safari Kamtibmas Salurkan Bansos untuk Warga Pesisir Situbondo

    Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Kapolda Jatim Safari Kamtibmas Salurkan Bansos untuk Warga Pesisir Situbondo

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 299
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., melaksanakan Safari Kamtibmas dan menyerahkan secara langsung Bantuan Sosial kepada masyarakat pesisir Situbondo. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh Wakapolda Jawa Timur Brigjen. Pol. Dr. Pasma Royce bersama Pejabat Utama Polda Jatim, dan Kapolres jajaran Polda Jatim pada Kamis (29/5/2025). Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan, […]

  • Kondisi Hubungan Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung yang Tidak Stabil

    Kondisi Hubungan Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung yang Tidak Stabil

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 188
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Isu mengenai ketegangan antara Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tulungagung kembali mencuat di awal tahun 2026. Wakil Bupati, Ahmad Baharudin, secara terbuka menyampaikan kritik terhadap gaya kepemimpinan Bupati Gatut Sunu Wibowo yang dinilai tidak kooperatif dan cenderung otoriter. Dalam pernyataannya, ia menyoroti kurangnya partisipasi wakil bupati dalam pengambilan keputusan penting. Ahmad Baharudin mengungkapkan bahwa […]

  • Komite Reformasi Kepolisian Belum Diumumkan, Pakar: Presiden Prabowo Berhati-hati

    Komite Reformasi Kepolisian Belum Diumumkan, Pakar: Presiden Prabowo Berhati-hati

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Kehati-hatian Presiden dalam Menghadapi Reformasi Kepolisian DIAGRAMKOTA.COM – Presiden Prabowo Subianto masih belum mengumumkan susunan Komite Reformasi Kepolisian, meskipun prosesnya telah berjalan cukup lama. Hal ini menunjukkan bahwa presiden memilih untuk lebih berhati-hati dalam mengambil langkah-langkah strategis terkait pembenahan institusi kepolisian. Menurut pengamat kepolisian Haidar Alwi, kehati-hatian yang dilakukan oleh Presiden Prabowo bukan berarti lamban, melainkan […]

  • Proyek Sekolah Rakyat di Surabaya: Komitmen Waskita Karya dalam Membangun Masa Depan Pendidikan

    Proyek Sekolah Rakyat di Surabaya: Komitmen Waskita Karya dalam Membangun Masa Depan Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – PT Waskita Karya (Persero) Tbk menunjukkan komitmen kuat dalam membangun infrastruktur pendidikan yang layak dan berkelanjutan. Salah satu proyek terbarunya adalah pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Surabaya, yang ditargetkan rampung tepat waktu dan siap dioperasikan pada Juli 2026. Proyek ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mendukung akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. […]

  • Warga dan Kepolisian Bersatu, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bentuk Pam Swakarsa Jaga Kamtibmas

    Warga dan Kepolisian Bersatu, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bentuk Pam Swakarsa Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 199
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pasca insiden pembakaran sejumlah pos polisi oleh massa demonstran di berbagai wilayah Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama warga mengambil langkah proaktif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Inisiatif pembentukan pengamanan swakarsa atau Pam Swakarsa ini muncul dari keprihatinan warga untuk melindungi kantor-kantor maupun pos kepolisian dan memastikan situasi tetap kondusif. Berdasarkan […]

  • Hari lingkungan hidup 2025 sampah

    Hari Lingkungan Hidup 2025, Surabaya: Kota Adipura atau Ladang Sampah dan Banjir Rob?

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Oleh: Agung (Warga Surabaya) DIAGRAMKOTA.COM – Hari Lingkungan Hidup 2025! Bayangkan berjalan di tepi Sungai Brantas, Surabaya, dan mencium bau busuk dari air yang tercemar limbah domestik dan industri. Atau, melangkah di Jalan Kalimas Baru, di mana banjir rob setinggi 30 cm menggenang pada Mei 2025 (detik). Surabaya, Kota Pahlawan yang pernah bangga dengan Adipura […]

expand_less