Kehadiran Anggota Baru di DPRD Surabaya: Sinergi Fraksi PDI Perjuangan Diperkuat
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 7 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Kehadiran Anas Karno sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya menandai perubahan penting dalam komposisi fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan). Pelantikan ini dilakukan setelah terjadi pengisian kursi kosong akibat pergantian antar waktu (PAW) dari Adi Sutarwijono. Proses pelantikan yang berlangsung pada 27 April 2026, menjadi momen penting bagi fraksi PDI Perjuangan untuk memperkuat kinerja dan sinergi dalam menjalankan tugas representatif di parlemen.
Pengisian Kursi Kosong: Langkah Penting untuk Melayani Warga
Anas Karno resmi menggantikan posisi Adi Sutarwijono, yang sebelumnya menjabat sebagai anggota DPRD. Keberadaan anggota baru ini tidak hanya melengkapi struktur fraksi, tetapi juga memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat Surabaya tetap optimal. Menurut Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono, pengisian kursi kosong sangat penting agar kerja kelembagaan DPRD dapat berjalan lebih efektif.
“Dengan adanya PAW ini, insyaallah sinergitas dan fungsi komisi-komisi ke depan akan semakin jelas dan kuat,” ujar Budi Leksono. Ia menegaskan bahwa kehadiran anggota baru akan mempercepat proses kerja lembaga, termasuk dalam penyusunan kebijakan dan pengawasan terhadap pemerintah daerah.
Tantangan dan Harapan untuk Fraksi PDI Perjuangan
Selain itu, Budi Leksono menyebutkan bahwa masih ada beberapa proses administratif lain yang sedang berjalan untuk mengisi kursi kosong berikutnya. Ia menilai bahwa dengan seluruh kursi terisi, kerja fraksi akan semakin optimal dalam mewujudkan program-program yang bermanfaat bagi warga.
“Tinggal menunggu dari Gubernur untuk proses selanjutnya seperti Pak Saifudin. Jika semua kekosongan ini sudah terisi, kerja kita untuk warga bisa lebih optimal,” tambahnya.
Penempatan di Komisi A: Kemungkinan yang Masih Dalam Proses
Meski belum ada keputusan final, Budi Leksono memberi sinyal bahwa Anas Karno berpeluang ditempatkan di Komisi A. Namun, penempatan tersebut masih menunggu arahan dari partai.
“Apapun yang diperintahkan partai, kita mengamini. Kita ini sama-sama petugas partai. Saya sebagai Ketua Fraksi akan mendukung dan mengawal di komisi mana pun beliau ditempatkan. Tujuannya agar program-program DPRD maupun fraksi bisa berjalan sebagai tim yang utuh dan maksimal,” tegas Budi.
Peran Fraksi PDI Perjuangan dalam Mengawal Kebijakan
Dengan masuknya Anas Karno, fraksi PDI Perjuangan berharap dapat semakin responsif dalam mengawal kebijakan pemerintah kota sekaligus memastikan aspirasi warga terserap melalui seluruh alat kelengkapan dewan. Hal ini diharapkan akan memperkuat peran fraksi dalam membentuk kebijakan yang berorientasi pada kepentingan rakyat.
Masa Depan Fraksi: Soliditas dan Kerja Sama yang Kuat
Budi Leksono menegaskan bahwa soliditas internal fraksi akan terus dijaga. Ia menilai bahwa dengan kehadiran anggota baru, fraksi akan semakin tangguh dalam menjalankan agenda politik dan pembangunan di Kota Surabaya.***

>

Saat ini belum ada komentar