Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » UMKM Jatim Dapat Angin Segar Ekspor, Tapi Ancaman Produk Impor Harus Diantisipasi

UMKM Jatim Dapat Angin Segar Ekspor, Tapi Ancaman Produk Impor Harus Diantisipasi

  • account_circle Teguh Priyono
  • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA COMKebijakan pemerintah Amerika Serikat yang menurunkan tarif impor produk dari Indonesia, dari 32 persen menjadi 19 persen, membawa peluang besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jawa Timur untuk memperluas pasar ekspor. Namun di sisi lain, ancaman produk impor yang membanjiri pasar domestik juga harus menjadi perhatian serius.

Hal itu disampaikan Lilik Hendarwati, Anggota Komisi C sekaligus Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Jawa Timur, dalam keterangannya pada Jumat (18/7/2025). Menurutnya, penurunan tarif dari AS ini merupakan momentum penting yang perlu dimanfaatkan oleh UMKM Jatim untuk naik kelas dan menembus pasar global.

“Peluang ekspor terbuka lebar, apalagi Amerika Serikat tetap menjadi pasar yang menjanjikan. Tapi kita juga harus siap menghadapi konsekuensi berupa serbuan produk impor yang bisa mengancam keberlangsungan UMKM di pasar lokal,” kata Lilik.

Dorong Peningkatan Kualitas Produk dan Pendampingan Ekspor

Lilik menilai, agar UMKM Jatim mampu memanfaatkan peluang ini, pemerintah harus hadir dengan kebijakan konkret. Pelaku UMKM perlu didampingi untuk meningkatkan kualitas produk, memenuhi standar ekspor, hingga mendapatkan akses pembiayaan yang mudah.

“Pemerintah harus aktif memberikan pelatihan ekspor, membantu UMKM memahami prosedur dan regulasi ekspor, serta memfasilitasi promosi produk ke luar negeri,” ujarnya.

Ia juga mendorong adanya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan instansi terkait dalam membuka jalan bagi produk-produk lokal untuk menembus pasar internasional.

Waspadai Dampak Serbuan Produk Asing

Meski peluang ekspor terbuka, Lilik mengingatkan bahwa penurunan tarif impor juga berdampak pada terbukanya pasar Indonesia bagi produk luar negeri, khususnya dari Amerika Serikat. Hal ini bisa menjadi tantangan serius bagi UMKM dan industri lokal jika tidak diantisipasi dengan baik.

“Jangan sampai UMKM kita justru kalah bersaing di kandangnya sendiri. Produk asing dengan harga lebih murah bisa membanjiri pasar, sementara pelaku usaha lokal bisa terpinggirkan jika tidak ada proteksi,” jelas Lilik.

Usulan Langkah Proteksi dan Strategi Jangka Panjang

Untuk mengatasi ancaman ini, Lilik Hendarwati mengusulkan sejumlah langkah strategis, di antaranya:

Proteksi selektif terhadap sektor UMKM yang rentan, seperti tekstil, konveksi, dan makanan-minuman.

Pemberian insentif kepada industri rumahan, seperti subsidi bahan baku atau keringanan pajak daerah.

Kampanye cinta produk lokal, agar masyarakat lebih memilih produk dalam negeri sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM.

Selain itu, Lilik mendorong adanya regulasi zonasi di pasar tradisional untuk menjaga dominasi produk lokal di pasaran. Ia juga menyoroti pentingnya peran BUMD pangan di Jawa Timur dalam menyerap hasil produksi petani dan UMKM, sehingga bisa menjaga kestabilan pasar dan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kecil.

Jaga Keseimbangan Pasar

Lilik mengingatkan agar pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan tidak hanya fokus pada euforia peluang ekspor, tetapi juga waspada terhadap risiko yang muncul. Menurutnya, keseimbangan antara mendorong ekspor dan melindungi pasar dalam negeri harus menjadi perhatian bersama.

“Peluang ekspor memang bagus, tapi jangan lupa kita juga harus menjaga agar UMKM tetap kuat di pasar lokal. Ini soal kedaulatan ekonomi dan keberlanjutan usaha kecil yang menyerap banyak tenaga kerja,” pungkasnya.(Dk/yud)

  • Penulis: Teguh Priyono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perubahan Mencolok di Pantai Tlangoh: Dari Abasi ke Harapan Baru

    Perubahan Mencolok di Pantai Tlangoh: Dari Abasi ke Harapan Baru

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 122
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pantai Tlangoh di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, kini menjadi contoh sukses dalam upaya mengatasi abrasi dan memulihkan ekosistem pesisir. Sebelumnya, pantai ini menghadapi ancaman serius akibat erosi yang terjadi secara cepat, membuat garis pantai semakin menyempit. Sampah menumpuk di sepanjang bibir pantai, sementara masyarakat yang bergantung pada laut mulai merasa putus asa. Namun, perlahan […]

  • Senasib Sepenanggungan! Persebaya Surabaya dan Persib Bandung Hanya Cetak 8 Gol dari 6 Pertandingan Super League

    Senasib Sepenanggungan! Persebaya Surabaya dan Persib Bandung Hanya Cetak 8 Gol dari 6 Pertandingan Super League

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 240
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Senasib sepenanggungan kini dialami oleh dua tim raksasa Super League, Persib Bandung dan Persebaya Surabaya. Kedua klub kebanggaan masing-masing kota itu sama-sama bermasalah di lini depan setelah hanya mampu mencetak total 8 gol dari 6 pertandingan awal Super League 2025/2026. Catatan ini jelas membuat para pendukung kedua tim mulai resah. Bagaimana tidak, Persib […]

  • Warga Surabaya Polisikan Teman Sendiri

    Warga Surabaya Polisikan Teman Sendiri

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 269
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perselisihan antar teman bisa berujung panjang jika tak diselesaikan dengan kepala dingin. Hal inilah yang dialami oleh Muhammad Ali, warga Surabaya, yang resmi melaporkan temannya sendiri, berinisial JH, ke Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) atas dugaan pencemaran nama baik. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/480/IV/2025/SPKT/Polda Jatim dan diajukan pada 29 Januari 2025. […]

  • 5 Kekecewaan Besar Ji Hyeok pada Da Rim di Episode 3–4 Dynamite Kiss

    5 Kekecewaan Besar Ji Hyeok pada Da Rim di Episode 3–4 Dynamite Kiss

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 204
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Hubungan antara Gong Ji Hyeok (Jang Ki Yong) dan Go Da Rim (Ahn Eun Jin) yang sebelumnya dipenuhi momen manis di Jeju mendadak berubah menjadi rumit di episode 3–4 Dynamite Kiss. Penonton yang awalnya dibuat baper dengan interaksi spontan mereka, kini ikut merasakan getirnya kenyataan ketika kebohongan mulai terkuak satu per satu. Gong Ji […]

  • TPP PKK Surabaya Bentengi Anak dari Bahaya Judol hingga Cyberbullying  

    TPP PKK Surabaya Bentengi Anak dari Bahaya Judol hingga Cyberbullying  

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 74
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani, menegaskan pentingnya literasi digital bagi para ibu sebagai benteng pertama dalam melindungi anak dari berbagai ancaman di dunia maya. Ancaman tersebut tidak hanya berupa konten negatif, tetapi juga praktik berbahaya seperti judi online (judol), pinjaman online (pinjol), hingga perundungan di dunia maya atau cyberbullying. […]

  • Mbg

    Ratusan Mitra Berkumpul, Asosiasi MBG Indonesia Targetkan Dampak Ekonomi Nasional Meningkat

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 142
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Momentum Idulfitri dimanfaatkan Asosiasi MBG Indonesia untuk memperkuat soliditas organisasi melalui kegiatan Halal Bihalal yang digelar di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya, Senin (6/4/2026). Tak sekadar ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dikemas dalam talkshow strategis bertajuk Sinergi Peran untuk Evaluasi dan Mensukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Halal Bihalal Jadi Momentum Konsolidasi Asosiasi […]

expand_less