THR ASN Cair di Awal Ramadan, Dampak pada Perekonomian Nasional
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI, dan anggota Polri menjadi perhatian utama masyarakat Indonesia menjelang bulan suci Ramadan. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengumumkan bahwa penyaluran THR akan dimulai pada minggu pertama Ramadan 2026. Hal ini memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian nasional, khususnya di sektor konsumsi dan kebutuhan pokok.
Kapan THR ASN Cair?
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa THR ASN untuk tahun 2026 akan mulai dicairkan pada awal Ramadan. Meski jadwal resmi belum sepenuhnya diumumkan, informasi yang beredar menunjukkan bahwa proses pencairan akan dilakukan secara bertahap. Besaran THR yang diberikan mencakup gaji pokok serta tunjangan kinerja, sehingga jumlahnya cukup besar dan berpotensi meningkatkan daya beli masyarakat.
Pengaruh THR Terhadap Perilaku Konsumen
Kehadiran THR di awal Ramadan memicu aktivitas ekonomi yang lebih dinamis. Banyak keluarga mulai mempersiapkan kebutuhan Lebaran dengan membeli bahan makanan, pakaian, dan perlengkapan lainnya. Selain itu, peningkatan permintaan terhadap barang-barang kebutuhan pokok juga berdampak pada harga pasar. Kementerian Perdagangan dan Badan Pusat Statistik (BPS) telah memantau situasi ini untuk memastikan stabilitas harga.
Pencairan Gaji ke-13 dan PKH Tahap 1
Selain THR, masyarakat juga menantikan pencairan Gaji ke-13 dan bantuan sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 1. Meski jadwal pastinya belum ditetapkan, berbagai sumber menyebutkan bahwa Gaji ke-13 diperkirakan akan cair pada pertengahan 2026. Sementara itu, PKH tahap 1 telah dimulai sejak awal Ramadan, dengan tujuan membantu masyarakat dalam menghadapi lonjakan harga pangan menjelang Lebaran.
Isu Tarif Parkir yang Digabung ke STNK
Isu penggabungan biaya parkir ke dalam pembayaran Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) juga mulai ramai dibicarakan. Di Kota Makassar, rencana ini viral di media sosial dan disebut akan berlaku pada 2027. Meski masih dalam tahap wacana, isu ini memicu berbagai respons dari masyarakat dan pelaku usaha, terutama yang terkait dengan pengguna kendaraan bermotor.
Harga Perak Antam Menguat
Di sisi lain, harga perak murni yang dipasarkan oleh PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam mengalami kenaikan. Pada hari Kamis, 19 Februari 2026, harga perak mencapai Rp48.400 per gram. Kenaikan ini disebabkan oleh fluktuasi pasar global dan permintaan yang tinggi dari kalangan masyarakat yang ingin berinvestasi.
Kesiapan Pemerintah dalam Menghadapi Lonjakan Permintaan
Pemerintah telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi lonjakan permintaan selama Ramadan dan Lebaran. Dalam hal ini, Kementerian Keuangan dan Kementerian Perdagangan bekerja sama untuk memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok dan stabilitas harga. Selain itu, pihak otoritas juga memperketat pengawasan terhadap praktik monopoli dan manipulasi harga.
Ramalan Ekonomi di Tengah Momentum Ramadan
Ekonom memprediksi bahwa momentum Ramadan dan Lebaran akan memberikan dorongan positif bagi perekonomian nasional. Kenaikan daya beli masyarakat, khususnya dari kalangan ASN dan penerima Bansos, dapat meningkatkan aktivitas ekonomi di berbagai sektor. Namun, para ahli juga memperingatkan pentingnya pengelolaan keuangan yang baik agar tidak terjadi inflasi yang tidak terkendali.
Dengan berbagai kebijakan dan langkah yang diambil, pemerintah berharap dapat memastikan kesejahteraan masyarakat serta stabilitas ekonomi nasional selama periode liburan.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar