Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Sejarah Panjang dan Asal Usul Nama Tulungagung

Sejarah Panjang dan Asal Usul Nama Tulungagung

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Tulungagung, sebuah kota yang terletak di Jawa Timur, memiliki sejarah yang sangat panjang dan kaya akan legenda. Nama “Tulungagung” sendiri memiliki asal usul yang menarik dan berakar pada peristiwa sejarah serta mitos lokal. Salah satu sumber utama yang mengungkapkan asal usul nama ini adalah prasasti Lawang, yang ditemukan dan mencatat peristiwa penting pada tahun 125 Masehi. Meski demikian, data tentang masa kekuasaan penguasa pada saat itu masih belum sepenuhnya jelas.

Selain itu, ada juga legenda yang sering dikaitkan dengan munculnya nama Tulungagung, yaitu kisah Joko Baru. Legenda ini menceritakan tentang seorang tokoh yang dianggap sebagai pendiri atau penanda awal perkembangan wilayah tersebut. Meskipun tidak dapat dibuktikan secara historis, cerita ini menjadi bagian dari identitas lokal dan memperkaya narasi sejarah kota ini.

Perubahan nama kota ini terjadi pada tanggal 1 April 1914, ketika Bupati Ngrowo ke-11, Raden Tumenggung Partowijoyo, meresmikan penggunaan nama “Tulungagung”. Sejak saat itu, nama ini resmi digunakan hingga kini. Sebelumnya, wilayah ini dikenal dengan nama Ngrowo, yang sudah tercatat dalam prasasti Kemulan sejak tahun 1194 Masehi. Nama ini juga muncul kembali dalam dokumen Negarakertagama, yang merupakan sumber penting untuk memahami sejarah kerajaan Majapahit.

Keistimewaan Geografis dan Sumber Daya Alam

Selain memiliki sejarah yang kaya, Tulungagung juga dikenal sebagai salah satu daerah yang kaya akan sumber daya alam. Salah satu yang paling menonjol adalah produksi marmer. Wilayah ini menjadi salah satu penghasil marmer terbesar di Indonesia, sehingga memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah. Marmer dari Tulungagung digunakan dalam berbagai proyek infrastruktur dan bangunan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Selain marmer, kota ini juga memiliki potensi wisata alam yang menarik. Salah satunya adalah pantai Popoh, yang menjadi destinasi favorit bagi para pengunjung. Namun, baru-baru ini, nelayan setempat mengeluhkan kesulitan dalam menangkap ikan akibat kondisi cuaca ekstrem, seperti gelombang tinggi dan angin kencang. Hal ini memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

Wisata Budaya dan Sejarah

Tulungagung juga memiliki banyak objek wisata budaya dan sejarah yang patut dikunjungi. Salah satunya adalah Candi Gayatri, yang menjadi salah satu situs purbakala penting di kawasan ini. Selain itu, kota ini juga memiliki beberapa makam waliyullah yang menjadi pusat ziarah, seperti Makam Sunan Kuning dan Makam Syekh Basyaruddin.

Makam-makam ini tidak hanya memiliki nilai spiritual tetapi juga menjadi tempat yang sarat akan sejarah. Bahkan, pintu masuk ke makam Sunan Kuning dibuat kecil agar menjaga adab dan kesopanan para peziarah. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat setempat sangat menghargai tradisi dan nilai-nilai keagamaan yang turun temurun.

Perkembangan Modern dan Tantangan

Meski memiliki sejarah yang kaya, Tulungagung juga menghadapi tantangan dalam pembangunan modern. Misalnya, revitalisasi Pasar Campurdarat yang telah berlangsung selama lima tahun pasca-kebakaran 2021 masih belum terealisasi secara maksimal. DPRD setempat meminta pemerintah daerah untuk memenuhi kewajiban dalam hal penganggaran infrastruktur.

Selain itu, pembangunan jembatan Junjung yang direncanakan dimulai pada Maret 2026 juga menjadi perhatian besar. Pemkab Tulungagung mengalokasikan dana sebesar Rp7,5 miliar untuk rekonstruksi total jembatan ini.

Potensi Wisata dan Tradisi Lokal

Di samping itu, kota ini juga memiliki tradisi unik yang turut memperkaya budaya lokal. Contohnya adalah ritual Geren, yang dilakukan menjelang Ramadan dan membawa dampak positif terhadap omzet penjual kembang setaman. Selain itu, perayaan Imlek 2557 di Klenteng Tjoe Tik Kiong juga menjadi momen penting yang diperingati dengan penuh kekhidmatan dan doa.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TNI-Polri di Trenggalek Amankan Ujian Calon Perangkat Desa

    TNI-Polri di Trenggalek Amankan Ujian Calon Perangkat Desa

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komitmen TNI melalui satuan teritorial kewilayahan dalam mendukung kemajuan pemerintahan desa terus ditunjukkan secara nyata. Salah satunya melalui pengawalan pelaksanaan ujian calon Perangkat Desa formasi Kepala Dusun Jajar, Desa Salamrejo, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Jumat (23/1/2026). Pengawalan kegiatan tersebut dilakukan langsung oleh Danramil 0806-08/Karangan Kapten Inf Samsul Hadi Purnomo bersama Camat Karangan M. […]

  • Peran Pelatih dan Persiapan Tim dalam Laga Arema FC vs Persija Jakarta

    Peran Pelatih dan Persiapan Tim dalam Laga Arema FC vs Persija Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 155
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Laga antara Arema FC dan Persija Jakarta menjadi perhatian besar dalam kompetisi Super League 2025-2026. Sebagai tim tamu, Persija Jakarta memiliki modal positif dengan tiga kemenangan beruntun dalam beberapa pertandingan terakhir. Sementara itu, Arema FC menghadapi situasi yang cukup rumit karena tidak pernah meraih kemenangan dalam tiga laga kandang berturut-turut. Pelatih Persija Jakarta, Mauricio […]

  • Festival Pasca Penciptaan 2024: Menjaga Semangat dan Inspirasi Seni di Indonesia

    Festival Pasca Penciptaan 2024: Menjaga Semangat dan Inspirasi Seni di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Diagram Kota Solo – Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus berkomitmen untuk mendukung dan mempromosikan seni di Indonesia. Salah satu bentuk dukungan mereka adalah melalui pelaksanaan Festival Pasca Penciptaan 2024, yang akan diadakan oleh Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta pada tanggal 12 – 14 Juli 2024 di Kampus Kentingan dan Mangkunegaran, Jawa Tengah. […]

  • Pemkot Surabaya Siapkan Digitalisasi Aset, Targetkan Rp121 Miliar PAD 2025

    Pemkot Surabaya Siapkan Digitalisasi Aset, Targetkan Rp121 Miliar PAD 2025

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 169
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Nilai aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencapai puluhan triliun rupiah. Namun, ironisnya, sebagian besar aset tersebut masih berstatus idle asset alias tidur dan tidak menghasilkan. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Surabaya, Wiwiek Widyawati, menegaskan kondisi ini tidak boleh dibiarkan. Menurutnya, aset mati sama artinya dengan kerugian besar bagi […]

  • Tim Taekwondo Garuda Bhayangkara Presisi Polri Raih 6 Emas di Thailand Heroes Taekwondo International Championship

    Tim Taekwondo Garuda Bhayangkara Presisi Polri Raih 6 Emas di Thailand Heroes Taekwondo International Championship

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 228
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia Irjen Pol Dedi Prasetyo, hari Kamis (15/08/24) menerima tim Taekwondo Garuda Bhayangkara Presisi Polri yang baru saja kembali dari mengikuti Heroes Taekwondo International Championship di Bangkok, Thailand 11 – 12 Agustus 2024. Dari Thailand, Tim Taekwondo Garuda Bhayangkara Presisi Polri yang dipimpin Kabag Binjas Rowatpers SSDM Polri […]

  • Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares

    Jadwal Laga Persebaya Surabaya vs Malut United yang Dinanti Penggemar

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 64
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Laga antara Persebaya Surabaya dan Malut United menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan dalam pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan ini akan digelar pada hari ini, Sabtu, 10 Januari 2026, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Kick off laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada pukul 15.30 WIB. Seluruh penggemar sepak bola tanah air tentu […]

expand_less