Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Peningkatan Kasus Suspek Campak di Indonesia Mengkhawatirkan

Peningkatan Kasus Suspek Campak di Indonesia Mengkhawatirkan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Peningkatan jumlah kasus suspek campak di Indonesia pada Januari 2026 menjadi perhatian serius bagi Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Data menunjukkan kenaikan tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama dalam tiga tahun terakhir. Meski angka kematian masih rendah, situasi ini memicu kekhawatiran akan penyebaran penyakit yang sangat menular ini.

Data dan Perbandingan Tahunan

Plt. Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni menjelaskan bahwa peningkatan kasus terlihat jelas jika dibandingkan dengan Januari 2024, 2025, dan 2026. Ia menyatakan bahwa jumlah kasus pada Januari 2026 lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan adanya tren peningkatan yang perlu diperhatikan.

Dalam satu tahun terakhir, yaitu 2025, tercatat 116 Kejadian Luar Biasa (KLB) campak yang tersebar di 89 kabupaten/kota di 16 provinsi. Total kasus suspek mencapai 63.769, dengan 11.924 di antaranya terkonfirmasi laboratorium. Dari total tersebut, terdapat 69 kematian dengan Case Fatality Rate (CFR) sebesar 0,1 persen. Angka ini setara dengan CFR di negara-negara maju seperti Eropa.

Wilayah dengan KLB Terbanyak

Lima provinsi dengan KLB terbanyak selama 2025 adalah Jawa Timur, Banten, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Hingga minggu ke-7 tahun 2026, tercatat 8.224 kasus suspek campak, termasuk 572 kasus terkonfirmasi laboratorium, dengan empat kematian. CFR saat ini berada di angka 0,05%, yang lebih rendah dibandingkan sejumlah negara maju maupun berkembang.

Peran Vaksin dan Penyebaran Internasional

Campak belakangan kembali menjadi perhatian setelah Australia melaporkan dua kasus impor dari Indonesia melalui mekanisme International Health Regulation (IHR). Kasus pertama melibatkan seorang perempuan 18 tahun yang terbang dari Jakarta ke Perth dengan keluhan ruam. Ia telah menerima dua dosis vaksin MMR dan kini dinyatakan sembuh. Kasus kedua melibatkan anak perempuan usia 6 tahun yang juga melakukan perjalanan dari Jakarta ke Sydney tanpa riwayat vaksinasi.

Temuan ini memicu kekhawatiran bahwa jumlah kasus di dalam negeri bisa lebih besar dari yang terlaporkan, terutama di wilayah dengan cakupan imunisasi rendah.

Sifat Penularan dan Gejala Campak

Konsultan Infeksi dan Penyakit Tropik RSCM, Mulya Rahma Karyanti mengingatkan bahwa campak merupakan penyakit yang sangat menular. “Campak itu sangat menular dan bisa menularkan dari satu kasus ke sekitarnya sampai 18 kasus,” ujarnya. Penularan terjadi melalui droplet dan airborne, serta virus dapat bertahan di udara maupun menempel pada permukaan benda.

Gejala awal meliputi demam, batuk, pilek, mata merah, disusul ruam kemerahan makulopapular yang muncul beberapa hari kemudian. Dalam kasus berat, campak dapat menyebabkan pneumonia, diare berat, hingga radang otak (ensefalitis) yang mengancam jiwa.

Langkah Konkret Pemerintah

Kemenkes menyebut ada empat langkah utama yang dilakukan untuk menangani peningkatan kasus campak:

  1. Penguatan surveilans nasional, terutama di wilayah kejadian luar biasa (KLB).
  2. Percepatan imunisasi rutin dan imunisasi kejar MR di daerah dengan cakupan rendah.
  3. Isolasi pasien serta tata laksana pengobatan, termasuk pemberian vitamin A.
  4. Edukasi perilaku hidup bersih dan sehat, termasuk penggunaan masker saat sakit dan rajin mencuci tangan.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat kapasitas laboratorium dengan 11 fasilitas pemeriksaan ELISA dan PCR, serta sistem pelaporan real-time melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR).

Pencegahan dengan Imunisasi

Hingga kini belum ada antivirus khusus untuk campak. Penanganan bersifat suportif, termasuk pemberian vitamin A untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Imunisasi campak-rubella (MR) diberikan gratis pada usia 9 bulan, 18 bulan, serta penguat di kelas 1 SD.

“Pencegahannya hanyalah dengan imunisasi campak rubella,” kata dr. Mulya.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Deklarasi Surabaya Bersatu! Negara Hadir, Premanisme Dinyatakan Musuh Bersama

    Deklarasi Surabaya Bersatu! Negara Hadir, Premanisme Dinyatakan Musuh Bersama

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 180
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan perang terbuka terhadap praktik premanisme melalui Doa Bersama Lintas Agama dan Deklarasi Surabaya Bersatu yang digelar di Halaman Balai Kota Surabaya, Rabu (31/12/2025). Kegiatan yang dihadiri sekitar 2.500 peserta dari 76 organisasi kemasyarakatan, kelompok masyarakat, serta organisasi mahasiswa ini bukan sekadar seremoni, melainkan penanda dimulainya langkah struktural dan […]

  • 10 Destinasi Wisata Terbaru dan Terpopuler di Wonosobo yang Wajib Anda Kunjungi

    10 Destinasi Wisata Terbaru dan Terpopuler di Wonosobo yang Wajib Anda Kunjungi

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 283
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wonosobo, sebuah kabupaten di Jawa Tengah, dikenal dengan pesonanya yang menawan. Keindahan alamnya yang hijau, udaranya yang sejuk, serta panorama pegunungan yang memukau membuat siapa pun betah berlama-lama di sini. Dilansir dari laman YouTube Daftar Wisata, daerah ini juga dijuluki sebagai “negeri di atas awan” karena keindahan kawasan Dieng yang mempesona. Dieng, dataran […]

  • Vandalisme ,Surabaya

    Pelaku Vandalisme di Surabaya Didominasi Remaja, Satpol PP Berikan Sanksi Sosial

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 56
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah aksi vandalisme yang terjadi di kota Surabaya selama beberapa bulan terakhir menarik perhatian pihak berwajib. Tidak hanya merusak estetika kota, tindakan ini juga menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap keamanan dan ketertiban umum. Fokus pada Kawasan Pusat Kota Menurut data yang diungkap oleh Kepala Bidang Ketertiban Umum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya, Mudita […]

  • Di Lereng Pegunungan Trenggalek, Babinsa dan Warga Bersatu Jaga Lingkungan

    Di Lereng Pegunungan Trenggalek, Babinsa dan Warga Bersatu Jaga Lingkungan

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 109
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –  Sinergitas TNI melalui satuan teritorial kewilayahan kembali membuktikan peran nyatanya dalam membantu masyarakat mengatasi persoalan lingkungan. Di wilayah pegunungan Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, kebersamaan Babinsa dan warga menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam menjaga keselamatan lingkungan dari potensi bencana. Babinsa Desa Depok Koramil 0806-04/Bendungan, Serma Siswanto, bersama warga melaksanakan karya […]

  • Eri Cahyadi Resmi Satukan Posyandu dan Kampung Pancasila: Layanan Warga Kini Satu Pintu dari Balita hingga Lansia

    Eri Cahyadi Resmi Satukan Posyandu dan Kampung Pancasila: Layanan Warga Kini Satu Pintu dari Balita hingga Lansia

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 164
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM– Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, resmi melantik Rini Indriyani sebagai Ketua Umum Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Kota Surabaya, Senin (8/12/2025). Pelantikan yang digelar di Lobby Lantai 2 Balai Kota itu menjadi tonggak baru transformasi layanan publik berbasis masyarakat di Kota Pahlawan. Langkah ini sekaligus menandai implementasi Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang […]

  • Satreskrim Polrestabes Surabaya Bongkar Penyekapan Lansia 80 tahun di Apartemen, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar

    Satreskrim Polrestabes Surabaya Bongkar Penyekapan Lansia 80 tahun di Apartemen, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 47
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kasus penyekapan terhadap seorang lanjut usia berinisial KC (80) berhasil diungkap Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya. Ironisnya, pelaku utama berinisial LA (31) diketahui merupakan kekasih dari anak korban sendiri. Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan ,S.I.K., M.H., M.Si.,mengungkapkan, pelaku memanfaatkan hubungan dekat dengan keluarga korban untuk menjalankan aksinya selama berbulan-bulan tanpa menimbulkan kecurigaan. […]

expand_less