Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Kehadiran Arief Hidayat di Mahkamah Konstitusi: Sebuah Jejak Pemikiran yang Tak Terlupakan

Kehadiran Arief Hidayat di Mahkamah Konstitusi: Sebuah Jejak Pemikiran yang Tak Terlupakan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

DIAGRAMKOTA.COM – Hakim konstitusi Arief Hidayat telah mengakhiri masa tugasnya sebagai anggota Mahkamah Konstitusi (MK) pada 3 Februari 2026. Setelah bekerja selama 13 tahun, ia meninggalkan jejak yang mendalam dalam sejarah peradilan konstitusi Indonesia. Dalam sidang terakhirnya, Arief diberi kesempatan untuk membacakan putusan di urutan terakhir, sebuah momen yang penuh makna dan emosi.

Dalam pidatonya, Arief menyampaikan rasa terima kasih kepada rekan-rekannya di MK. Meskipun suaranya serak, ia tetap memegang teguh komitmen untuk memberikan penjelasan hukum yang jelas dan transparan. Hal ini menunjukkan bahwa ia tetap menjaga integritas dan profesionalisme hingga akhir masa tugasnya.

Arief juga meluncurkan tujuh buku sebagai bentuk pengabdian dan refleksi diri. Buku-buku tersebut mencerminkan pemikirannya tentang hukum, etika, dan moral. Salah satu bukunya, Dissenting dan Concurring Opinions, berisi pendapat-pendapat berbeda yang ia ajukan selama menjadi hakim. Buku lainnya seperti Negara Hukum Berwatak Pancasila dan Negara yang Berketuhanan menunjukkan konsistensi pemikirannya tentang keadilan dan nilai-nilai luhur bangsa.

Nilai-Nilai yang Dipegang Arief Hidayat

Di ujung tugasnya, Arief kembali menekankan pentingnya integritas, kompetensi, dan keberanian bagi para hakim. Ia menilai bahwa keberanian adalah salah satu ciri utama seorang hakim. Keberanian itu tidak hanya terlihat dari sikap tegas, tetapi juga dari kemampuan untuk mengatakan “tidak” jika sesuatu tidak sesuai dengan konstitusi, meskipun pendapatnya berbeda dengan rekan-rekan lainnya.

Arief juga mengingatkan bahwa di balik hukum ada etika dan di balik etika ada moral. Ia menyayangkan bahwa banyak orang merasa tidak melanggar hukum, padahal secara moral atau etika mereka telah melanggarnya. Hal ini menunjukkan bahwa ia tidak hanya fokus pada aspek legal, tetapi juga pada prinsip-prinsip moral yang mendasari hukum.

Kekhawatiran Mengenai Pengganti Arief Hidayat

Sepekan sebelum pensiun, DPR menetapkan Adies Kadir sebagai calon hakim MK pengganti Arief. Adies, yang merupakan politikus Partai Golkar, sempat dinonaktifkan karena pernyataannya yang kontroversial. Hal ini menimbulkan kekhawatiran dari berbagai kalangan mengenai masa depan MK setelah Adies bergabung.

Namun, Arief tidak terlalu khawatir. Ia meyakini bahwa model kepemimpinan MK adalah kolektif dan kolegial, sehingga tidak mungkin satu orang dapat langsung memengaruhi sistem yang sudah terbentuk. Menurutnya, keberhasilan MK terletak pada solidaritas antar hakim serta transparansi proses pengambilan keputusan.

Pesan-Pesan Arief Hidayat yang Relevan

Pemikir kebinekaan Sukidi, yang hadir dalam acara peluncuran buku Arief, menilai bahwa pesan-pesan Arief sangat relevan dalam situasi saat ini. Ia mengingatkan bangsa Indonesia untuk tetap berpegang pada kebenaran dan keadilan, seperti yang diajarkan oleh Presiden pertama RI, Soekarno. Sukidi menilai bahwa kebenaran adalah karakter utama seorang negarawan.

Selain itu, Sukidi menyoroti pentingnya sinar ketuhanan dalam penyelenggaraan negara. Ia menilai bahwa pengurus negara semakin jauh dari nilai-nilai spiritual dan moral. Dengan demikian, Arief melalui bukunya mengajak semua pihak untuk kembali memahami pentingnya nilai-nilai ketuhanan dalam segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Masa Depan Negara yang Berketuhanan

Sujito, guru besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, menilai bahwa ideologi Pancasila sedang menghadapi tantangan besar. Ia menyatakan bahwa kebijakan negara sering kali terlihat tunduk pada kepentingan asing, oligarki, atau korporasi asing. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa komitmen untuk melindungi segenap bangsa dan Tanah Air Indonesia mulai terabaikan.

Menurut Sujito, generasi saat ini dan di masa mendatang harus memahami negara berketuhanan dan negara Pancasila secara utuh. Dalam konteks inilah, pemikiran Arief Hidayat menemukan titik pentingnya. Ia menegaskan bahwa negara demokrasi konstitusional berketuhanan membutuhkan prinsip saling mengecek antar cabang kekuasaan, yaitu eksekutif, yudikatif, dan legislatif.

Kepergian Arief Hidayat dari MK bukan sekadar penanda berakhirnya masa tugas seorang hakim, melainkan ajakan untuk kembali menengok fondasi etika dan moral yang seharusnya menuntun penyelenggaraan negara. Di tengah kerapuhan demokrasi, menipisnya integritas, serta menguatnya kecenderungan kekuasaan yang tak lagi seimbang, pesan-pesan yang ia tinggalkan terasa kian relevan.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Tanjung Perak Sita Narkoba Seberat 800 Gram, 66 Tersangka Ditangkap

    Polres Tanjung Perak Sita Narkoba Seberat 800 Gram, 66 Tersangka Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 199
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengungkap 59 kasus narkoba dalam operasi besar yang berlangsung sejak awal Oktober hingga pertengahan November 2024. Dalam operasi tersebut, sebanyak 66 tersangka berhasil ditangkap, yang sebagian besar adalah pengedar dan kurir narkoba. Keberhasilan ini menjadi salah satu langkah penting dalam menekan peredaran narkoba di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Kapolres […]

  • Supervisi Ops Lilin Semeru 2025, Tim Stamaops Polri Cek Kesiapan Pos Yan Tamandayu Pandaan

    Supervisi Ops Lilin Semeru 2025, Tim Stamaops Polri Cek Kesiapan Pos Yan Tamandayu Pandaan

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 131
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tim Staf Manajemen Operasi (Stamaops) Polri melaksanakan supervisi Operasi Lilin Semeru 2025 di Pos Pelayanan (Pos Yan) Tamandayu, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (23/12/2025). Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta kelengkapan administrasi pelaksanaan operasi pengamanan Natal dan Tahun Baru. Supervisi berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 17.10 WIB dan dipimpin langsung oleh […]

  • Kebun Karet Trikora, Spot Foto Terbaru di Jati Agung,Lampung Selatan

    Kebun Karet Trikora, Spot Foto Terbaru di Jati Agung,Lampung Selatan

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Wisata Kebun Karet Trikora, Spot Foto yang Menarik Perhatian DIAGRAMKOATA.COM – Liburan ke Lampung tidak akan lengkap tanpa mengunjungi salah satu tempat wisata yang sedang viral, yaitu Kebun Karet Trikora. Lokasi ini menjadi favorit bagi banyak pengunjung, terutama kalangan muda yang suka berfoto dan membagikan hasilnya di media sosial. Dengan pemandangan alam yang indah dan suasana […]

  • Presiden Prabowo Rapat di Kertanegara, Bahas Pajak dan Energi Nasional

    Presiden Prabowo Rapat di Kertanegara, Bahas Pajak dan Energi Nasional

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Gelar Rapat Terbatas dengan Menteri dan Jajaran Pemerintah DIAGRAMKOTA.COM – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengadakan rapat terbatas bersama sejumlah menteri dan jajaran pemerintah di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta. Pertemuan ini berlangsung pada hari Kamis, 16 Oktober 2025, dan membahas berbagai isu strategis yang berkaitan dengan kebijakan negara. Rapat tersebut menjadi bagian dari […]

  • Klarifikasi BGN Soal Distribusi Susu MBG di Pasaran

    Klarifikasi BGN Soal Distribusi Susu MBG di Pasaran

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 92
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memberikan pernyataan resmi mengenai isu penjualan susu berlabel Makan Bergizi Gratis (MBG) di minimarket. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki keterlibatan dalam kontrak atau kerja sama dengan produsen tertentu dalam program tersebut. “Sejauh ini, BGN tidak pernah membuat kontrak dan berkomitmen dengan produsen manapun. Jadi kalau ada […]

  • Kode Redeem FF, Free Fire

    Kode Redeem FF Event Free Fire yang Menarik Perhatian Pemain

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 283
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Free Fire, salah satu game battle royale paling populer di Indonesia, terus menghadirkan berbagai event menarik untuk para pemainnya. Pada bulan Februari 2026, khususnya tanggal 16, banyak informasi penting yang diberikan oleh pengembang game ini. Salah satu yang menjadi sorotan adalah perubahan dalam hadiah skin dan event Toko Kelontong yang akan digelar. Perubahan dalam […]

expand_less