Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Kecelakaan Beruntun Bus Trans Jatim di Gresik: Masalah Struktur dan Operasional yang Tidak Terduga

Kecelakaan Beruntun Bus Trans Jatim di Gresik: Masalah Struktur dan Operasional yang Tidak Terduga

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kecelakaan beruntun yang melibatkan Bus Trans Jatim di wilayah Gresik pada akhir pekan lalu menunjukkan tantangan besar dalam sistem transportasi umum di Jawa Timur. Insiden ini tidak hanya menggambarkan risiko kecelakaan, tetapi juga menyoroti kurangnya infrastruktur khusus untuk kendaraan umum.

Penyebab Utama Kecelakaan

Insiden terjadi di Jalan Raya Purwodadi, Desa Purwodadi, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, pada pukul 13.30 WIB. Awalnya, truk Mitsubishi dengan plat nomor W 9129 UL dikemudikan oleh Eko Hartono mengerem mendadak karena ada kendaraan dari arah berlawanan yang melaju terlalu ke tengah jalan. Truk trailer Hino bernomor polisi L 8033 UDD yang berada di belakang truk tersebut juga mengerem mendadak. Di belakangnya, Bus Trans Jatim Koridor IV Nomor IV.07 yang dikemudikan oleh Khusnul Rokhim menabrak truk yang ada di depannya.

Kritik terhadap Sistem Operasional Trans Jatim

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Nyono, menyampaikan bahwa selama ini Trans Jatim tidak memiliki jalur khusus sehingga operasionalnya dilakukan dalam sistem mixed traffic, yaitu bercampur dengan kendaraan lain. Hal ini membuat sopir harus melaju cepat agar sesuai dengan jadwal waktu (time table).

“Karena tidak punya jalan sendiri, ya kan, dia dikejar oleh time table. Ada petugas timer namanya, ketepatan waktu. Karena kalau enggak tepat waktu, penumpang yang berok-berok. Kasihan loh ke sopir Trans Jatim itu,” ujarnya.

Nyono menjelaskan bahwa dengan ritme yang tinggi, sopir bingung dan melaju dengan kecepatan tinggi agar penumpang tidak menunggu terlalu lama di halte. “Sementara kalau di Trans Jakarta kan punya jalan sendiri. Ya eh enggak dikejar ini. Pokoknya jam sekian harus ada di halte ini. Kan bingung dia itu kan.”

Faktor Tambahan yang Memicu Kecelakaan

Dalam insiden kecelakaan beruntun di Sidayu Gresik, lampu rem truk mati sehingga pengemudi Trans Jatim tak sempat antisipasi saat sudah melaju cepat. “Lampunya, lampunya trailer itu enggak nyala. Ngerem, lampunya enggak nyala. Siang. Nah, akhirnya apa, tidak antisipasi sopirnya (Trans Jatim) karena lampu trailernya ngerem, lampu remnya enggak nyala,” jelasnya.

Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Ditaksir Rp 10-15 Juta

Menurut Nyono, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Setelah kecelakaan, Trans Jatim langsung melakukan pergantian armada cadangan agar tetap beroperasi. Kerugian ditaksir sekitar Rp10-15 juta.

Langkah Pemprov Jatim untuk Menghindari Kecelakaan Masa Depan

Meski tidak ada korban jiwa, kecelakaan ini menjadi peringatan bagi pemerintah provinsi Jawa Timur untuk memperbaiki sistem transportasi umum. Nyono menegaskan bahwa pihaknya memiliki Standar Operasional Prosedur untuk Trans Jatim, yakni untuk kecepatan tidak boleh di bawah 80 km per jam. Namun, kecepatan tinggi tidak cukup jika tidak didukung oleh infrastruktur yang memadai.

Tantangan Masa Depan untuk Transportasi Umum

Masalah utama yang dihadapi Trans Jatim adalah kurangnya infrastruktur khusus dan pengawasan terhadap operasional kendaraan. Tanpa jalur khusus, kendaraan umum seperti bus Trans Jatim akan terus berada dalam ancaman risiko kecelakaan. Selain itu, tekanan untuk memenuhi jadwal waktu bisa memicu tindakan yang tidak aman oleh para sopir.

Pemprov Jawa Timur perlu segera mempertimbangkan solusi jangka panjang, termasuk pembangunan jalur khusus untuk transportasi umum, pelatihan lebih intensif bagi sopir, dan penguatan pengawasan terhadap operasional kendaraan. Dengan langkah-langkah ini, kecelakaan serupa bisa diminimalkan, dan layanan transportasi umum bisa lebih efisien serta aman bagi masyarakat.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Piala Dunia 2026

    Kekacauan di Meksiko Mengancam Persiapan Piala Dunia 2026

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kondisi keamanan yang memburuk di Meksiko telah memicu kekhawatiran serius terhadap persiapan Piala Dunia 2026. Situasi ini muncul setelah operasi militer menewaskan Nemesio Ruben Oseguera Cervantes, pemimpin kartel narkoba Jalisco New Generation (CJNG). Kejadian ini berdampak langsung pada wilayah sekitar Guadalajara, salah satu kota tuan rumah Piala Dunia 2026. Kerusuhan Menyebar dan Memengaruhi Sepak […]

  • Machida Zelvia vs Gangwon

    Prediksi Laga Kunci AFC Champions League Elite: Machida Zelvia vs Gangwon

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 27
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Machida Zelvia dan Gangwon menjadi salah satu laga paling dinantikan di babak 16 besar Liga Champions AFC. Dalam leg kedua, tim asal Jepang akan menjamu lawannya dari Korea Selatan di Stadion Machida Gion, Tokyo. Kick-off dijadwalkan berlangsung pada pukul 17.00 WIB. Performa Kedua Tim Sebelum Pertemuan Kedua tim sempat bertemu di leg […]

  • 50 ucapan selamat Hari Ibu 2025 untuk istri tercinta, romantis dan penuh doa

    50 ucapan selamat Hari Ibu 2025 untuk istri tercinta, romantis dan penuh doa

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 164
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Berikut 55 ucapan Hari Ibu dari suami untuk istri, dengan kalimat romantis, penuh doa dan penghargaan. Hari Ibu yang diperingati setiap 22 Desember menjadi momentum penting untuk mengenang dan menghargai peran besar perempuan, baik dalam lingkup keluarga maupun di tengah kehidupan bermasyarakat. Momen ini hadir sebagai pengingat bahwa perempuan memiliki kontribusi yang tak tergantikan […]

  • Juru Parkir Gelapkan Motor Teman, Ditangkap Tim Jogoboyo 97

    Juru Parkir Gelapkan Motor Teman, Ditangkap Tim Jogoboyo 97

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 177
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Seorang juru parkir berinisial A (42) harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah menggelapkan sepeda motor milik temannya sendiri. Pelaku berhasil diamankan oleh Tim Jogoboyo 97 Polrestabes Surabaya di kawasan Taman Apsari dalam operasi patroli rutin.senin (03/03/25) Kapolsek Genteng, AKP Grandika Indera Waspada, S.I.K., M.I.K., melalui Humas Polsek Genteng, menjelaskan bahwa A diduga melakukan […]

  • Azhar Kahfi Pemkot Surabaya

    Pemkot Surabaya Boros? Azhar Kahfi: Proyek Mubazir Tak Bermanfaat, ASN Malah Kena Efisiensi

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 281
    • 0Komentar

    KAWALSURABAYA.COM – Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi mengkritik kebijakan efisiensi kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Kahfi menegaskan bahwa pemangkasan anggaran tidak boleh hanya fokus pada pola kerja ASN, sementara program dan proyek yang tidak berdampak pada masyarakat tetap berjalan tanpa evaluasi. Menurut Azhar Kahfi, kritik yang mengaitkan […]

  • Tunjangan DPRD Banyumas Capai Rp42 Juta, Pakar: Tanpa Transparansi Berisiko Skandal

    Tunjangan DPRD Banyumas Capai Rp42 Juta, Pakar: Tanpa Transparansi Berisiko Skandal

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Perdebatan Terkait Tunjangan Perumahan Anggota DPRD Banyumas DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah pakar dan pejabat di Kabupaten Banyumas sedang memperhatikan isu tunjangan perumahan yang diberikan kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Penetapan besaran tunjangan ini dinilai terlalu besar oleh masyarakat, sehingga menimbulkan berbagai pertanyaan dan kecurigaan. Prof. Slamet Rosyadi, seorang pakar kebijakan publik dari Universitas Jenderal Soedirman […]

expand_less