Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Gerakan Non-Blok Desak Akhiri Konflik DPRD dan Bupati Sidoarjo: “Rakyat Butuh Data, Bukan Drama”

Gerakan Non-Blok Desak Akhiri Konflik DPRD dan Bupati Sidoarjo: “Rakyat Butuh Data, Bukan Drama”

  • account_circle Adis
  • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM– Puluhan aktivis senior yang tergabung dalam Gerakan Non-Blok menyuarakan kegelisahan atas konflik politik berkepanjangan antara DPRD dan Bupati Sidoarjo terkait penolakan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD 2024. Mereka mendesak agar ego politik dikesampingkan demi kepentingan masyarakat.

 

“Besok hari terakhir. Kalau bisa ya diterima. Kalau tidak, minimal duduk bersama mencari jalan tengah,” tegas Kasmuin, salah satu tokoh Gerakan Non-Blok saat bertemu Bupati Subandi, Rabu (30/7/2025).

Gerakan Non-Blok ini terdiri dari para aktivis senior, akademisi, budayawan, hingga tokoh masyarakat. Meski sempat gagal beraudiensi dengan DPRD, mereka akhirnya menyampaikan langsung keresahan mereka kepada Bupati Sidoarjo.

IMG 20250731 094413

Kasmuin (kanan kemeja abu) dan hariadi (kiri kemeja coklat) kordinator Gerakan non blok usai pertemuan dengan bupati Sidoarjo Subandi

Kasmuin menekankan pentingnya rasionalitas dan objektivitas dalam menyikapi penolakan LKPJ. Ia menilai masyarakat kini dibuat bingung oleh perbedaan tafsir aturan yang berkembang di tubuh DPRD terkait keterkaitan antara LKPJ dan penyusunan anggaran perubahan (PAK).

“Kalau mau menolak, tunjukkan bukti. Rakyat butuh data, bukan drama,” kata Kasmuin. Ia menambahkan, Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 sebenarnya sudah jelas bahwa pengesahan Perda Perubahan APBD dapat dilakukan setelah disahkannya Perda LPP APBD tahun sebelumnya.

Hariadi, koordinator Gerakan Non-Blok, juga mengutarakan kekecewaannya atas konflik tersebut. Menurutnya, penolakan LKPJ bisa berdampak luas pada keterlambatan pembangunan.

“Ini pertikaian yang tidak perlu terjadi. Implikasinya besar. Rakyat yang akan merasakan dampaknya,” ujar Hariadi prihatin.

Sementara itu, aktivis Serikat Nelayan NU Sidoarjo, Badrus Zaman, menggunakan analogi ikan untuk menyindir elit politik.

“Jangan jadikan Sidoarjo seperti kolam lele. Kita ini kelasnya Arwana, harus tampil tenang tapi bernilai tinggi,” ucapnya. Menurutnya, kondisi politik yang keruh hanya akan menguntungkan pihak-pihak tertentu yang tumbuh dalam kekacauan.

Menanggapi desakan tersebut, Bupati Sidoarjo Subandi menyambut baik aspirasi Gerakan Non-Blok. Ia menegaskan bahwa konflik yang berkepanjangan hanya akan merugikan masyarakat.

“Kalau konflik ini terus dibiarkan, siapa yang dirugikan? Bukan bupati, tapi masyarakat,” tegas Subandi.

Subandi menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah konstitusional dengan mengirimkan Perkada ke Gubernur Jatim sejak 23 Juli 2025. Hal itu sesuai dengan amanat PP 12 Tahun 2019 Pasal 197.

Ia juga membantah adanya konflik internal di jajaran Pemkab. “Tidak ada konflik antara saya dan wakil bupati. Komunikasi kami baik,” ujarnya.

Bupati juga menyatakan kesiapan untuk berdialog terbuka dengan DPRD, LSM, media, maupun tokoh masyarakat. “Enggak harus di kantor. Di warung pun saya siap asal tujuannya untuk kemaslahatan,” kata Subandi.

Terkait keberadaan Gerakan Non-Blok, ia menyebut sebagai bagian penting dalam demokrasi lokal. “Saya selalu support apa pun yang demi rakyat. Kita harus tegak lurus pada regulasi dan keberpihakan pada rakyat,” tutupnya.(DK/Ais)

  • Penulis: Adis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Pelecehan Anak di Diskotek Black Owl, DPRD Surabaya Temukan Kebijakan Tidak Jelas

    Kasus Pelecehan Anak di Diskotek Black Owl, DPRD Surabaya Temukan Kebijakan Tidak Jelas

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur oleh seorang mantan karyawan Rekreasi Hiburan Umum (RHU) Black Owl di Jalan Basuki Rahmat menunjukkan isu yang lebih luas daripada sekadar tindak pidana. Komisi B DPRD Kota Surabaya menganggap kejadian ini sebagai bukti adanya kegagalan sistematis dalam pengawasan dan pengelolaan tempat hiburan malam di kota tersebut. […]

  • Densus 88 dan Polda Jatim Amankan Tiga Terduga Teroris di Kota Batu

    Densus 88 dan Polda Jatim Amankan Tiga Terduga Teroris di Kota Batu

    • calendar_month Kam, 1 Agu 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 157
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri, bersama Polda Jawa Timur, melakukan penggeledahan di sebuah rumah kontrakan di kompleks perumahan Bunga Tanjung, Dusun Jeding, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur, pada Kamis (1 Agustus 2024). Penggeledahan ini dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan kasus dugaan teroris yang sedang berlangsung di […]

  • Aksi Massal Jagal Sapi

    Aksi Massal Jagal Sapi dan Pedagang Daging di Surabaya Tuntut Pemindahan RPH Dibatalkan

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ratusan jagal sapi dan pedagang daging di Kota Surabaya kembali melakukan aksi demonstrasi untuk menolak rencana pemindahan Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian ke lokasi baru. Aksi ini dilakukan setelah sebelumnya mereka menggruduk Kantor DPRD Kota Surabaya, dengan membawa sapi dari depan kantor tersebut menuju Balai Kota. Demonstrasi ini menunjukkan ketidakpuasan terhadap kebijakan pemerintah yang […]

  • Wakil rakyat, anggota dewan

    Ketika Wakil Rakyat Kehilangan Taji: Apresiasi Tanpa Kritik, Demokrasi Tanpa Nyawa

    • calendar_month Rab, 9 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 181
    • 0Komentar

    *Oleh: AGUNG HARI MP3 [Masyarakat Peduli Pelayanan Publik] DIAGRAMKOTA.COM – Di balik megahnya gedung parlemen lokal, yang dihuni Wakil Rakyat. Ada kenyataan getir yang sulit diabaikan: banyak anggota dewan lebih sibuk menyusun kalimat apresiasi ketimbang menjalankan fungsi pengawasan. Rapat-rapat strategis yang seharusnya menjadi ruang evaluasi kebijakan justru diwarnai puja-puji terhadap kinerja pemerintah kota, meskipun sejumlah […]

  • Turnamen futsal piala DPD NasDem Surabaya

    DPC Rungkut Juara Turnamen Futsal Piala DPD NasDem Surabaya 2025, Lita Mahfud Dorong Pembinaan Atlet Muda

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 354
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Gelora semangat muda dan sportivitas mewarnai gelaran Turnamen Futsal Piala DPD NasDem Surabaya 2025. Dalam partai final yang berlangsung ketat di Lapangan Brawijaya, Minggu (9/11/2025), tim futsal DPC Rungkut berhasil keluar sebagai Juara I, disusul DPC Simokerto di posisi kedua dan DPC Tambaksari di urutan ketiga. Sementara DPC Sambikerep dan Gayungan harus puas […]

  • Ketum AMI Apresiasi KPK, Desak Kasus KONI Jatim Dibongkar Tuntas

    Ketum AMI Apresiasi KPK, Desak Kasus KONI Jatim Dibongkar Tuntas

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 131
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI), Baihaki Akbar, memberikan apresiasi atas langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah menahan 4 dari 21 tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Jawa Timur. Menurutnya, tindakan tersebut menjadi bukti nyata komitmen KPK dalam menegakkan hukum serta memberantas praktik korupsi yang merugikan masyarakat. “Kami mengapresiasi kinerja KPK […]

expand_less