Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Pemkot dan Persebaya Bersinergi Cetak Bintang Sepak Bola Surabaya

Pemkot dan Persebaya Bersinergi Cetak Bintang Sepak Bola Surabaya

  • account_circle Shinta ms
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi menjadikan Wisma Karanggayam sebagai pusat pembibitan sepak bola guna mencetak talenta lokal berprestasi. Dalam program ini, Pemkot Surabaya menggandeng Persebaya Surabaya sebagai mitra strategis dalam pembinaan atlet usia muda.

Lapangan yang berdampingan dengan Gelora 10 Nopember (G10N) tersebut, diproyeksikan menjadi pusat pembinaan sepak bola usia dini hingga remaja di Kota Surabaya.

Kepastian tersebut disampaikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau langsung kondisi wisma dan Lapangan Karanggayam pada Kamis (15/1/2025) pagi. Dalam kunjungannya, ia tidak hanya melihat progres fisik pembangunan, tetapi juga menjajal langsung lapangan.

“Alhamdulillah (lapangan) Karanggayam yang dulu (seperti) hutan sudah berubah total, hari ini (pembangunan) lapangan selesai. Sehingga nanti insyaAllah kita tinggal melanjutkan (pembangunan) mess, dan nanti ada tambahan bangunan yang terkait ruang ganti pakaian, terus toilet yang ada di sebelahnya dari mess (wisma) tadi,” ujar Eri.

 

Ia menekankan bahwa kompleks Wisma Karanggayam ke depan tidak lagi sekadar menjadi fasilitas olahraga, melainkan akan bertransformasi menjadi pusat pembinaan sepak bola usia dini secara berkelanjutan. Menurutnya, keberadaan Wisma Karanggayam menjadi elemen penting untuk mendukung pembinaan jangka panjang tersebut.

“Jadi nanti insyaAllah kita mengingat bahwa Karanggayam ini bukan lagi tempat yang seperti kemarin, kayak hutan tidak terawat, tapi kita ingat bahwa Mess Karanggayam ini akan menjadi tempat pembinaan arek-arek Surabaya,” katanya.

 

Ia memaparkan, skema pembinaan akan menyasar anak-anak berprestasi dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA/SMK. Mereka akan disaring melalui kompetisi yang digelar Pemkot Surabaya, kemudian dikumpulkan untuk mendapatkan pembinaan intensif bersama Persebaya Surabaya.

“Jadi nanti anak yang di tingkat SD, SMP, SMA yang dia terbaik dari pertandingan-pertandingan yang kita lakukan, bisa kita kumpulkan di sini (Lapangan Karanggayam), lalu di-coaching klinik dengan pemain-pemain Persebaya,” tuturnya.

Ia menambahkan, pembinaan tersebut tidak berhenti di tingkat kampung, melainkan akan dibuat berjenjang agar talenta muda Surabaya memiliki jalur pengembangan yang jelas. Dengan pola tersebut, anak-anak diharapkan tidak kehilangan arah setelah mengikuti kompetisi lokal.

“Jadi mereka (anak-anak) tidak hanya terputus di Liga Kampung, tapi dari Liga Kampung, nanti kita akan lakukan itu antar kampung, yang dari Kampung lolos masuk ke mess (Karanggayam), yang masuk mess akan diberikan coaching klinik oleh Persebaya selama seminggu atau dua minggu,” ujarnya.

 

Menurut dia, kolaborasi pemkot dengan Persebaya menjadi kunci untuk membangun mimpi dan motivasi para pemain muda. Ia meyakini kedekatan antara Persebaya dan pemerintah kota akan menumbuhkan semangat serta rasa memiliki anak-anak muda terhadap Surabaya.

“Sehingga talenta-talenta Surabaya ini akan muncul terus-menerus. Dan dengan kerjasama Persebaya, maka anak punya semangat, punya obsesi. (Misal) aku kalau (main sepak bola) enak, terus bisa masuk klub Persebaya, itu yang akan kita lakukan. Karena Persebaya dan Kota Surabaya tidak pernah bisa dilepaskan,” jelasnya.

 

Selain pembinaan teknis, Wali Kota Eri menyampaikan bahwa Wisma Karanggayam juga akan dikembangkan sebagai pusat latihan fisik dan pembentukan tubuh atlet. Fasilitas tersebut dirancang untuk menunjang kesiapan pemain muda secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi keterampilan bermain bola. “Yang berikutnya di Karanggayam ini kita juga akan mengembangkan tempat-tempat untuk pelatihan. Selain coaching clinic, tapi bagaimana membentuk body,” katanya.

Bahkan, untuk mendukung aktivitas latihan, Pemkot Surabaya juga akan menyediakan tribun penonton bersifat portable. “Ada tribun yang tapi nggak full, hanya portable. Jadi pada waktu latihan ada tribun yang memang dia bisa ditarik, bisa dipasang, tapi tidak permanen. Tapi dia portable, sehingga (penonton) bisa melihat,” ujarnya.

Sementara terkait progres pembangunan, Wali Kota Eri menargetkan seluruh fasilitas pendukung, termasuk ruang ganti dan bangunan wisma, dapat rampung pada pertengahan tahun 2026. Ia berharap momentum tersebut bertepatan dengan peringatan hari jadi Persebaya.

 

“Nanti pembangunan-pembangunan yang dilakukan terkait dengan tempat ganti dan lain-lain, insyaAllah bangunan ini akan selesai di bulan Mei atau Juni (2026). Sehingga pada waktu ulang tahunnya Persebaya, sudah selesai. Bangunan sekaligus lapangannya, termasuk museum yang ada di GBT (Gelora Bung Tomo),” jelasnya.

 

Ia juga menegaskan Wisma Karanggayam akan diposisikan sebagai ikon sepak bola Surabaya yang tidak terpisahkan dari Persebaya dan Bonek. Menurutnya, kawasan ini bukan hanya fasilitas olahraga, tetapi simbol kebanggaan bersama warga Kota Pahlawan. “Jadi ini kita akan lakukan. Ini menjadi ikonnya arek-arek Surabaya, ikonnya Persebaya, ikonnya Bonek,” imbuhnya.

 

Bahkan, Wali Kota Eri berencana melibatkan langsung suporter Persebaya atau Bonek dalam proses peresmian Wisma Karanggayam. “Maka nanti yang meresmikan, saya berharap juga teman-teman Bonek yang meresmikan ini. Karena ini juga akan menjadi milik Bonek, menjadi kebanggaan pride-nya Bonek, termasuk museum nanti yang ada di GBT,” terangnya.

Dalam konsep pengembangan kawasan, Wali Kota Eri mengungkap bahwa Wisma Karanggayam juga akan menjadi ruang dokumentasi sejarah Persebaya dan Bonek, termasuk perjalanan suporter dari masa ke masa.

“Jadi nanti di tempat wisma ini tidak hanya ada sejarah terkait Persebaya menjadi juara, tapi sejarah bagaimana Bonek juga mulai awal sampai hari ini itu dengan suka dukanya, dengan jatuh bangunnya Persebaya, Bonek masih setia. Sehingga saya ingin membuat sejarah itu,” katanya.

Karena itu, Wali Kota Eri menegaskan Lapangan Karanggayam akan difokuskan sebagai pusat pembinaan dan pembibitan pemain muda, sekaligus penggerak ekonomi warga sekitar. “Jadi ini fokusnya adalah untuk pembinaan, pembibitan yang bagaimana kami bersinergi dengan Persebaya dan di situ nanti akan menggerakkan bisa mencari talenta-talenta muda Surabaya,” katanya.

Ia berharap, kehadiran pusat pelatihan Wisma Karanggayam tersebut dapat memberikan efek ganda, terutama dalam menggerakkan ekonomi bagi masyarakat sekitar. “Jadi bagaimana Wisma Karanggayam ini tidak hanya mengenang atau membangkitkan jiwa Bonek kita, tapi bisa menggerakkan ekonomi dari sepak bola,” pungkasnya. (sms)

  • Penulis: Shinta ms

Rekomendasi Untuk Anda

  • Shelter Club Surabaya

    Miris! Arogansi Pegawai Shelter Club Surabaya Aniaya Pengunjung Hingga Pingsan

    • calendar_month Sab, 15 Jun 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 530
    • 0Komentar

    Diagramkota Surabaya – Miris! Arogansi pegawai shelter club Surabaya lakukan penganiayaan berat. Pasalnya, salah seorang pengunjung Shelter Club Surabaya, AS, menjadi korban penganiayaan oleh sekuriti dan pegawai kelab malam yang beralamat di Jalan Raya Nginden itu. Kejadian berlangsung pada Sabtu, 15 Juni 2024 sekitar pukul 02.00 dini hari. AS mengatakan, sebelum kejadian penganiayaan, saat itu […]

  • Polda Jatim Gelar Panen Raya Jagung Hibrida di Sidoarjo, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    Polda Jatim Gelar Panen Raya Jagung Hibrida di Sidoarjo, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Rab, 26 Mar 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 284
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Daerah Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, memimpin langsung panen raya jagung hibrida di Desa Bulang, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, pada Rabu (26/3/2025). Acara panen raya ini turut dihadiri oleh Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, Bupati Sidoarjo Subandi, Dandim 0816 Letkol […]

  • Wakapolri Berikan Santunan dan Bakti Sosial Kepada Warga Sekitar SMA Kemala Taruna Bhayangkara Bogor

    Wakapolri Berikan Santunan dan Bakti Sosial Kepada Warga Sekitar SMA Kemala Taruna Bhayangkara Bogor

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 107
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan wujud nyata nilai Humanisme Polri, Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar kegiatan bakti sosial dan doa lintas agama di lingkungan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB), Desa Cibinong, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Kamis (13/11/2025) Kegiatan sosial ini dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, dan […]

  • Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Siap Tuntas 2025

    Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Siap Tuntas 2025

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 206
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Proyek Infrastruktur Trans Jawa kembali mencatatkan kemajuan signifikan. Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi diharapkan selesai pada akhir 2025, yang diharapkan menjadi perubahan besar dalam sistem transportasi di wilayah Tapal Kuda, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di bagian timur Jawa Timur. Proyek strategis sepanjang 175,46 kilometer ini terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama yang meliputi […]

  • Sistem E-Rapor, Peluang Akses Perguruan Tinggi Negeri di Jombang

    Sistem E-Rapor, Peluang Akses Perguruan Tinggi Negeri di Jombang

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penggunaan sistem e-rapor dalam pengelolaan data nilai rapor siswa menjadi salah satu strategi penting yang dapat dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah di Jombang untuk meningkatkan peluang siswanya masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN). Dengan adanya sinkronisasi data melalui sistem ini, sekolah berhak mendapatkan tambahan kuota sebesar lima persen dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) untuk penerimaan […]

  • Komisi B DPRD Surabaya Dukung KKN Mahasiswa Kembangkan SWK

    Komisi B DPRD Surabaya Dukung KKN Mahasiswa Kembangkan SWK

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 132
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah Sentra Wisata Kuliner (SWK) di Kota Surabaya masih menghadapi tantangan serius dalam menarik minat pengunjung. Merespon hal ini, Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Surabaya Agoeng Prasodjo menyarankan pemkot surabaya melibatkan mahasiswa melaksanaan kuliah kerja nyata (KKN) khususnya untuk mengembangkan Sentra Wisata Kuliner (SWK) di berbagai wilayah Surabaya. “Kalau adik-adik […]

expand_less