Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Literasi Berbasis Budaya, Dispusip Surabaya Ajak Anak Kenal Ludruk Bersama Cak Kartolo

Literasi Berbasis Budaya, Dispusip Surabaya Ajak Anak Kenal Ludruk Bersama Cak Kartolo

  • account_circle Shinta ms
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya terus berupaya memperkuat literasi anak dengan pendekatan yang kreatif dan berbasis budaya lokal.

Salah satunya dengan menggali sejarah dan nilai-nilai seni tradisional ludruk bersama maestro ludruk Jawa Timur, Cak Kartolo.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program literasi anak yang dirancang tidak hanya untuk meningkatkan minat baca, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah sejak usia dini.

Melalui cerita, dialog, dan pengalaman langsung dari Cak Kartolo, anak-anak diperkenalkan pada sejarah ludruk, tokoh-tokoh legendaris, serta pesan moral yang terkandung dalam seni pertunjukan rakyat tersebut.

Kepala Dispusip Surabaya, Yusuf Masruh, hadir langsung dalam pertemuan yang berlangsung hangat bersama Cak Kartolo dan sang istri, Ning Tini, yang juga dikenal sebagai pelaku seni ludruk.

Dalam perbincangan tersebut, mereka membahas berbagai hal, mulai dari perjalanan panjang Cak Kartolo di dunia ludruk hingga peluang menjadikan kisah hidup dan karya-karyanya sebagai bahan literasi dan edukasi kebudayaan.

Yusuf menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan langkah awal dalam proses pendokumentasian dan pengarsipan tokoh-tokoh budaya Surabaya.

“Banyak kisah dan jejak perjuangan para seniman yang belum tercatat secara sistematis, padahal memiliki nilai sejarah dan edukasi yang sangat penting,” ujarnya.

Lebih jauh, dalam kunjungan ini juga dilakukan kegiatan alih media arsip pribadi Cak Kartolo, yang mencakup dokumen, foto, naskah, hingga rekaman pertunjukan dari kiprah sang maestro seni tradisi bidang ludruk sejak 1958 hingga 2025.

Alih media ini menjadi persiapan untuk mengusulkan dan mendaftarkan arsip kiprah Cak Kartolo ke Memori Kolektif Bangsa (MKB). Dengan langkah tersebut, Pemkot Surabaya berharap kiprah sang seniman tidak hanya diingat secara lokal, tetapi juga diakui sebagai bagian dari sejarah kebudayaan nasional.

“Dalam upaya memperkuat literasi dan pelestarian budaya, kami melakukan kunjungan ke rumah Cak Kartolo sebagai bagian dari pengumpulan arsip dan dokumentasi budaya. Informasi dan dokumentasi ini akan kami usulkan sebagai bagian dari Memori Kolektif Bangsa 2026 dan selanjutnya diarsipkan melalui Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI),” jelasnya.

Menurutnya, Memori Kolektif Bangsa merupakan program nasional untuk menghimpun dan melindungi arsip-arsip penting yang merekam perjalanan sejarah dan kebudayaan Indonesia. Melalui mekanisme tersebut, kiprah tokoh-tokoh lokal seperti Cak Kartolo diharapkan mendapatkan pengakuan dan akses publik lebih luas.

Pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk menggali kisah di balik kesuksesan Cak Kartolo hingga menjadi figur yang dicintai lintas generasi. Cerita-cerita tersebut nantinya akan diolah menjadi bahan literasi kebudayaan yang bisa dimanfaatkan oleh sekolah, perpustakaan, maupun komunitas literasi.

“Dari proses ini, kami ingin merumuskan program literasi kebudayaan bagi generasi muda. Kami ingin anak-anak tidak hanya diajak membaca buku, tetapi juga mengenal tokoh-tokoh budaya yang hidup dan berkarya di kota mereka sendiri,” terangnya.

Di samping itu, Yusuf menyampaikan bahwa Cak Kartolo mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya dalam upaya pelestarian ludruk dan pendokumentasian perjalanan para seniman.

Menurut Yusuf, Cak Kartolo menilai perhatian pemerintah terhadap kesenian tradisional merupakan langkah penting agar ludruk tidak tergerus oleh perkembangan zaman. 

“Cak Kartolo menekankan bahwa literasi dan budaya merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan karena sama-sama berperan dalam membentuk karakter dan jati diri generasi muda,” ungkapnya.

Yusuf menambahkan, dalam pertemuan tersebut Cak Kartolo juga menyampaikan pentingnya memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi dan talenta masing-masing. Setiap anak, kata dia, memiliki kemampuan yang berbeda, baik di bidang seni, akademik, maupun keterampilan lainnya, sehingga seluruh potensi itu perlu difasilitasi dan didukung secara seimbang.

“Harapan kami, anak-anak Surabaya bisa tumbuh dengan bekal pengetahuan dan kecintaan pada budaya. Dengan begitu, mereka tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akar identitas yang kuat,” imbuhnya.

Melalui langkah ini, Pemkot Surabaya berharap kesenian ludruk tidak hanya menjadi kenangan masa lalu, tetapi tetap hidup sebagai bagian dari keseharian masyarakat.

“Dokumentasi, pengarsipan, dan penguatan literasi kebudayaan diharapkan mampu menjembatani generasi lama dan generasi baru, sehingga nilai-nilai budaya lokal terus lestari di tengah dinamika zaman,” pungkasnya. (sms) 

  • Penulis: Shinta ms

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kader Muda NU Nahkodai Perindo Jatim, Cak Jaz Bidik Satu Fraksi di DPRD 2029

    Kader Muda NU Nahkodai Perindo Jatim, Cak Jaz Bidik Satu Fraksi di DPRD 2029

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Mesin politik Partai Persatuan Indonesia mulai dipanaskan lebih awal. Menatap Pemilu 2029, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perindo memetakan Jawa Timur sebagai salah satu “medan tempur” utama untuk mendongkrak perolehan kursi, baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga DPR RI. Langkah awal dilakukan dengan menunjuk Ahmad Zazuli sebagai Ketua DPW Perindo Jawa Timur dan Bagus […]

  • Veronika sapi cokelat Veronika Sapi Ternak

    Perilaku Kognitif Veronika sapi cokelat yang Membuat Ilmuwan Terkejut

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 63
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah penemuan baru dalam dunia ilmu hewan telah mengubah pandangan kita tentang kecerdasan ternak. Veronika, seekor sapi coklat yang tinggal di sebuah desa pegunungan di Austria, telah menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menggunakan alat untuk menggaruk tubuhnya sendiri. Ini merupakan pertama kalinya seorang ilmuwan mencatat perilaku ini pada sapi. Veronika dikenal dengan kemampuannya […]

  • Jelang Hari Bhayangkara, Polres Situbondo Tanam Mangrove dan Bagi Bansos untuk Warga Pesisir

    Jelang Hari Bhayangkara, Polres Situbondo Tanam Mangrove dan Bagi Bansos untuk Warga Pesisir

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 128
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Polres Situbondo Polda Jatim menggelar aksi peduli lingkungan dan kegiatan sosial dengan melakukan penanaman ratusan bibit mangrove serta pemberian bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat pesisir Pantai Cemara Dusun Paras Desa Duwet Kecamatan Panarukan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan bersama Ketua Bhayangkari Ny. Cania Rezi […]

  • Pemkab Pesawaran Percepat Penanganan Stunting dengan Rakor TPPS: Strategi Terpadu untuk Generasi Sehat

    Pemkab Pesawaran Percepat Penanganan Stunting dengan Rakor TPPS: Strategi Terpadu untuk Generasi Sehat

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Pemkab Pesawaran Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Cegah Stunting DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus memperkuat langkah-langkah strategis dalam menangani isu stunting. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tahun 2025. Acara ini berlangsung di Balai Desa Bogorejo, Kecamatan Gedong Tataan, pada Jumat (19/9/2025). Rakor dipimpin langsung oleh […]

  • Teror Buaya Pemangsa Ternak di Kalisogo Berakhir di Tali Tambang Petugas

    Teror Buaya Pemangsa Ternak di Kalisogo Berakhir di Tali Tambang Petugas

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 217
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Teror seekor buaya muara betina yang kerap memangsa hewan ternak di Desa Kalisogo, Kecamatan Jabon, Sidoarjo, akhirnya berakhir. Satwa liar tersebut berhasil dievakuasi oleh tim gabungan dari Damkar Poskota Sidoarjo dan BPBD Jatim pada Rabu (6/8/2025), setelah aksi dramatis selama kurang lebih 30 menit. Buaya betina sepanjang lebih dari dua meter itu selama […]

  • Air Mata Mualaf

    Lebih Emosional, Film Air Mata Mualaf Drama Spiritual Konflik Keluarga

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 80
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Film Air Mata Mualaf resmi tayang mulai hari ini, 27 November 2025, menandai puncak perjalanan panjang sejak trailer pertamanya dirilis. Antusiasme publik meningkat setelah trailer kedua menampilkan konflik keluarga yang lebih emosional. Sutradara Indra Gunawan menegaskan bahwa film ini tidak dibuat untuk menentukan siapa yang benar atau salah. “Kami ingin memotret manusia saat berada […]

expand_less