Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, Peran Restorative Justice dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, Peran Restorative Justice dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Restorative justice, atau keadilan restoratif, kini menjadi fokus utama dalam penanganan kasus tudingan ijazah palsu terhadap Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Dua tersangka, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, telah mengajukan permohonan untuk mempercepat proses hukum melalui pendekatan ini. Proses ini bertujuan untuk menciptakan solusi yang lebih manusiawi dan berfokus pada pemulihan hubungan antara pelaku dan korban.

Pendekatan Keadilan Restoratif dalam Hukum Indonesia

Restorative justice adalah metode pengadilan yang menekankan dialog antara pelaku dan korban, serta pihak terkait lainnya. Tujuannya adalah untuk memperbaiki kerusakan yang diakibatkan oleh tindakan ilegal, bukan hanya sekadar memberikan hukuman. Dalam konteks kasus ini, langkah ini bisa menjadi jalan tengah antara tuntutan hukum dan upaya membangun perdamaian.

Menurut Kombes Iman Imanuddin, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, permohonan restorative justice dari Eggi dan Damai masih dalam proses. “Masih dalam proses RJ-nya ya. Iya [sudah dilayangkan permohonannya],” ujar Iman. Namun, ia juga menyatakan bahwa pihaknya akan siap memfasilitasi jika kedua belah pihak sepakat.

Persiapan dan Proses Penyidikan

Proses penyidikan terhadap kasus ini masih berlangsung, dengan pihak kepolisian menunggu kesediaan pelapor dan terlapor untuk melanjutkan. Iman menjelaskan bahwa penyidik akan mengikuti aturan yang tercantum dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). “Nanti sebagaimana pilihan RJ-nya dari para pihak tersebut,” tambahnya.

Pertemuan dengan Presiden Joko Widodo

Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis diketahui tidak hanya mengajukan permohonan restorative justice, tetapi juga melakukan pertemuan langsung dengan Presiden Joko Widodo. Pada Kamis (8/1), keduanya datang ke kediaman Jokowi di Sumber, Solo, untuk menjalin silaturahmi. Ajudan Presiden, Kompol Syarif Fitriansyah, membenarkan bahwa pertemuan tersebut berlangsung.

“Sore hari ini, Bapak Joko Widodo telah menerima silaturahmi dari Saudara Eggi Sudjana dan Saudara Damai Hari Lubis,” kata Syarif. Selain itu, keduanya didampingi kuasa hukum Eggi Sudjana, Elida Netty, serta perwakilan dari relawan Jokowi.

Reaksi Publik dan Komentar Masyarakat

Pengajuan restorative justice oleh dua tersangka ini menimbulkan berbagai reaksi di kalangan masyarakat. Beberapa orang menilai bahwa langkah ini dapat membuka ruang bagi perdamaian dan menghindari konflik yang lebih besar. Namun, ada juga yang skeptis, meragukan apakah pendekatan ini benar-benar efektif dalam kasus yang melibatkan figur publik seperti Presiden.

Tantangan dalam Penerapan Restorative Justice

Meskipun restorative justice memiliki potensi untuk menciptakan solusi yang lebih harmonis, penerapannya tetap menghadapi tantangan. Salah satunya adalah ketidakseimbangan kekuasaan antara pelaku dan korban, terutama dalam kasus yang melibatkan tokoh penting. Di sisi lain, keberhasilan pendekatan ini bergantung pada kesediaan kedua belah pihak untuk berkomunikasi secara terbuka dan saling memahami.

Dengan demikian, kasus ini menjadi contoh penting dalam pengembangan sistem hukum yang lebih inklusif dan berorientasi pada pemulihan. Bagaimanapun, proses ini harus dilakukan dengan transparansi dan keadilan agar tidak menimbulkan kesan manipulasi atau kecurangan.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Tol di Jawa Timur Tarif Tol Sedyatmo

    Temu Pelanggan JTT: Membangun Hubungan Lebih Dekat dengan Pengguna Jalan Tol

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 49
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menggelar kegiatan bertajuk “Temu Pelanggan Wilayah Jawa Timur” sebagai langkah strategis untuk memperkuat hubungan antara pengelola jalan tol dan masyarakat. Acara ini dilaksanakan pada Selasa, 9 Desember 2025, di Surabaya, dan menjadi wadah penting bagi JTT untuk mendengarkan aspirasi langsung dari pengguna jalan tol. Dengan tema “Guyub Bareng, […]

  • Ultimatum Dishub Surabaya: Mobil Parkir di TJU Embong Malang Langsung Ditarik

    Ultimatum Dishub Surabaya: Mobil Parkir di TJU Embong Malang Langsung Ditarik

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 51
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya memberikan peringatan tegas kepada warga yang masih memarkir kendaraannya secara asal di tepi jalan umum (TJU) wilayah Embong Malang. Pernyataan tegas ini dikeluarkan setelah beberapa laporan dari pemilik usaha yang merasa terganggu karena kendaraan warga mengisi area depan pusat perbelanjaan. Wakil Kepala Dinas Perhubungan Surabaya Trio Wahyu Bowo mengatakan pihaknya […]

  • Ramadan Inklusif: Mahasiswa Disabilitas Unesa Belajar Mengaji Braille dan Bahasa Isyarat

    Ramadan Inklusif: Mahasiswa Disabilitas Unesa Belajar Mengaji Braille dan Bahasa Isyarat

    • calendar_month Kam, 13 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 236
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, Subdirektorat Pusat Unggulan Iptek (PUI) Disabilitas, Direktorat Unesa Science Center, Universitas Negeri Surabaya (Unesa), menggelar kegiatan “Belajar Mengaji Braille” di Gedung Science Center, Kampus 2 Lidah Wetan, pada Rabu, 12 Maret 2025. Kasubdit PUI Disabilitas, Budiyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan ruang bagi mahasiswa disabilitas untuk […]

  • Menkeu Purbaya tolak utang kereta cepat ditanggung APBN, adakah solusi menyelesaikan beban utang proyek ini?

    Menkeu Purbaya tolak utang kereta cepat ditanggung APBN, adakah solusi menyelesaikan beban utang proyek ini?

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Utang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung: Bencana Finansial yang Mengancam APBN DIAGRAMKOTA.COM – Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh, yang dianggap sebagai proyek strategis nasional, kini menjadi sorotan utama karena utangnya yang mencapai Rp118 triliun. Ekonom dan pengamat menganggap utang ini sebagai “bom waktu” bagi keuangan negara, terutama dalam situasi krisis fiskal yang tengah dihadapi Indonesia. […]

  • Keluarga Joko Widodo Liburan di Solo Safari, Edukasi dan Hiburan di Tengah Kota

    Keluarga Joko Widodo Liburan di Solo Safari, Edukasi dan Hiburan di Tengah Kota

    • calendar_month Ming, 29 Des 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 140
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Solo Safari, destinasi wisata edukasi satwa dan hiburan keluarga di Solo, Jawa Tengah, menjadi pilihan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) untuk menghabiskan liburan akhir tahun bersama keluarga. Dalam kunjungan tersebut Jokowi didampingi Iriana, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, serta para cucu, termasuk Jan Ethes, Sedah Mirah, dan Al Nahyan, Al Saud Nasution […]

  • Menarik! Pejabat dan perangkat Kelurahan Krembangan Selatan Sinau Aksara Jawa bareng

    Menarik! Pejabat dan perangkat Kelurahan Krembangan Selatan Sinau Aksara Jawa bareng

    • calendar_month Sab, 13 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 163
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Revitalisasi Kota Lama Surabaya belumlah mencapai akhir. Ini adalah gerbang emas yang membuka peluang dan tantangan bagi pembangunan kota Surabaya ke depan. Kota Lama Surabaya memang memikat dengan keindahannya, tetapi pembangunan masih panjang. Warga Surabaya diharapkan mengambil inisiatif untuk memanfaatkan peluang dan menghadapi tantangan yang ada di Kota Lama Surabaya. Ribuan warga setiap […]

expand_less