Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Aksi Massal Jagal Sapi dan Pedagang Daging di Surabaya Tuntut Pemindahan RPH Dibatalkan

Aksi Massal Jagal Sapi dan Pedagang Daging di Surabaya Tuntut Pemindahan RPH Dibatalkan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Ratusan jagal sapi dan pedagang daging di Kota Surabaya kembali melakukan aksi demonstrasi untuk menolak rencana pemindahan Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian ke lokasi baru. Aksi ini dilakukan setelah sebelumnya mereka menggruduk Kantor DPRD Kota Surabaya, dengan membawa sapi dari depan kantor tersebut menuju Balai Kota. Demonstrasi ini menunjukkan ketidakpuasan terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap tidak melibatkan para pelaku usaha dalam proses pengambilan keputusan.

Massa aksi membawa sapi menggunakan truk dan memarkirkannya di sekitar mobil komando. Mereka juga membentangkan poster yang berisi penolakan terhadap relokasi RPH. Para demonstran menyatakan bahwa mereka tidak pernah diajak berdiskusi tentang lokasi baru yang ditetapkan, sehingga tiba-tiba diberi surat edaran untuk pindah ke Tambak Oso Wilangun.

“Kami menuntut pembatalan rencana pemindahan RPH Pegirian ke Tambah Oso Wilangun,” ujar Abdullah Mansyur, koordinator aksi para jagal dan pedagang daging sapi se-Kota Surabaya. Ia menjelaskan bahwa para pelaku usaha merasa dikhianati karena tidak diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam diskusi mengenai lokasi baru tersebut.

Menurut Mansyur, relokasi RPH berpotensi menyebabkan banyak orang menjadi pengangguran. Karena lokasi baru dianggap jauh dan biaya transportasi serta operasional akan meningkat, banyak pekerja mungkin enggan bekerja di tempat baru tersebut.

“Kami khawatir hal ini akan membuat banyak orang kehilangan pekerjaan karena biaya dan akses yang tidak lagi sesuai dengan kondisi sebelumnya,” tambahnya. Ia juga menekankan bahwa jika tuntutan tidak direspons, massa akan melakukan demo yang lebih besar dan bahkan mogok kerja.

Persoalan Ekonomi dan Ketidakpuasan Masyarakat

Aksi ini bukan hanya sekadar protes terhadap relokasi RPH, tetapi juga menjadi alarm bagi pemerintah terkait stabilitas ekonomi. Para demonstran menilai bahwa kebijakan ini bisa berdampak pada kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani dan pelaku usaha kecil yang bergantung pada industri daging.

“Kami ingin memberikan peringatan kepada Pemerintah Kota Surabaya, Gubernur Jawa Timur, dan Presiden Prabowo Subianto agar lebih memperhatikan isu-isu yang berkaitan dengan ekonomi rakyat,” ujarnya. Ia berharap pihak berwenang dapat mendengarkan suara para pelaku usaha dan mencari solusi yang lebih adil.

Peran Pemerintah dalam Menyelesaikan Konflik

Pemindahan RPH Pegirian menjadi salah satu isu yang cukup rumit, karena melibatkan berbagai pihak, termasuk warga sekitar, pelaku usaha, dan pemerintah daerah. Beberapa waktu lalu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi telah mencoba menawarkan solusi, namun tampaknya belum berhasil memenuhi harapan para jagal dan pedagang daging.

Dalam beberapa tahun terakhir, isu relokasi RPH sering kali dianggap sebagai upaya pemerintah untuk mengoptimalkan penggunaan lahan atau memenuhi standar kesehatan. Namun, bagi masyarakat yang sudah terbiasa dengan sistem lama, perubahan ini dinilai terlalu mendadak dan kurang disertai komunikasi yang jelas.

Abdullah Mansyur, selaku koordinator aksi, menegaskan bahwa para jagal dan pedagang daging tidak pernah diberi kesempatan untuk menyampaikan pendapat mereka. “Kami tidak pernah diajak bicara tentang penentuan lokasi. Tiba-tiba kami disodorkan tempat yang baru dan itu jangkauannya sangat jauh sekali,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa para pelaku usaha merasa tidak nyaman dengan kebijakan yang dianggap tidak mempertimbangkan kebutuhan mereka. “Kami khawatir akan kehilangan pekerjaan karena biaya dan akses yang tidak sesuai,” tambahnya.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Poros Dusun Kelompok ,Mojokerto Jembatan Kloposawit , Candipuro, Lumajang

    Kondisi Jembatan Kloposawit yang Mengkhawatirkan Jadi Sorotan Warga

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jembatan penghubung antara Desa Kloposawit dan Candipuro di Lumajang kini menjadi sorotan warga setempat. Proses perbaikan yang telah berlangsung selama dua bulan belum menunjukkan hasil yang memuaskan. Meski akses jembatan darurat bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, kondisi fisiknya masih sangat memprihatinkan. Akses Jembatan yang Tidak Menjamin Keselamatan Kendaraan roda empat […]

  • Kepedulian Sesama, Jasaraharja Putera Gelar Donor Darah

    Kepedulian Sesama, Jasaraharja Putera Gelar Donor Darah

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 56
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam menyambut perayaan HUT ke-32, PT Jasaraharja Putera (JRP Insurance) kembali menunjukkan komitmennya terhadap kegiatan sosial dengan mengadakan aksi donor darah di kantor pusatnya di Jakarta. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan berhasil menarik antusiasme karyawan, mitra, serta masyarakat sekitar. Selain donor darah, peserta juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai upaya mendorong kesadaran terhadap […]

  • Bhabinkamtibmas Sukorejo Turun ke Lahan, Dukung Ketahanan Pangan Warga

    Bhabinkamtibmas Sukorejo Turun ke Lahan, Dukung Ketahanan Pangan Warga

    • calendar_month Sab, 22 Mar 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 243
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Upaya mendukung ketahanan pangan terus digencarkan oleh berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian. Di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Bhabinkamtibmas Desa Sukorejo, Aipda Sony Handriansyah, tak sekadar mengawal keamanan, tetapi juga turun langsung membantu warga mengelola pekarangan bergizi, Jumat (21/3/2025). Bersama warga, Aipda Sony bahu-membahu mengubah lahan kosong menjadi area produktif. Program ini selaras dengan […]

  • Proses Akuisisi oleh ASDP Dibantah oleh Kuasa Hukum Ira Puspadewi

    Proses Akuisisi oleh ASDP Dibantah oleh Kuasa Hukum Ira Puspadewi

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 49
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kuasa hukum Ira Puspadewi, Soesilo Wibowo, menegaskan bahwa semua tuduhan terhadap kliennya telah dibantah melalui dokumen-dokumen yang disajikan dalam persidangan. Ia menyatakan bahwa tindakan yang dilakukan oleh ASDP dalam proses akuisisi tidak hanya sekadar transaksi bisnis biasa, tetapi melibatkan seluruh aset PT Jembatan Nusantara (JN). Aspek Legal dan Dokumen Persidangan Soesilo menekankan bahwa seluruh […]

  • Hubungan dengan Xabi Alonso Memburuk, Vinicius Jr Ancam Tak Perpanjang Kontrak di Real Madrid

    Hubungan dengan Xabi Alonso Memburuk, Vinicius Jr Ancam Tak Perpanjang Kontrak di Real Madrid

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 81
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketegangan internal melanda Real Madrid usai sang penyerang utama Vinicius Jr disebut menolak memperpanjang kontraknya selama hubungan dengan pelatih Xabi Alonso masih buruk. Vinicius Jr menyampaikan keinginannya secara langsung kepada Presiden Real Madrid, Florentino Perez, bahwa pemain berusia 25 tahun tersebut tidak bermaksud memperpanjang kontraknya selama hubungannya dengan Xabi Alonso tetap tidak harmonis. […]

  • Kerawanan Infrastruktur di Jawa Timur Terungkap Pasca Bencana Longsor

    Kerawanan Infrastruktur di Jawa Timur Terungkap Pasca Bencana Longsor

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 51
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bencana alam kembali terjadi di wilayah Jawa Timur, kali ini berupa longsoran material yang mengakibatkan jalur penghubung vital antara Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto lumpuh total. Peristiwa ini terjadi di kawasan Blok Kutukan, Sendi, pada Senin (24/11/2025). Jalur yang menjadi akses utama antar daerah tersebut kini tidak dapat digunakan akibat tertimbun tanah dan batuan. […]

expand_less