Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Memalukan! Video Dugaan Pungli Oknum Satpol PP Viral, DPRD Surabaya: Jangan Berlindung di Balik Alasan Video Lama

Memalukan! Video Dugaan Pungli Oknum Satpol PP Viral, DPRD Surabaya: Jangan Berlindung di Balik Alasan Video Lama

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMVideo viral pungli oknum Satpol PP, yang memperlihatkan dugaan praktik pungutan liar (pungli) oleh oknum anggota Satpol PP Kota Surabaya terhadap pedagang kaki lima menuai reaksi keras dari DPRD Surabaya. Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menegaskan persoalan tersebut harus menjadi perhatian serius Wali Kota Surabaya dan jajaran pimpinan Satpol PP.

Menurut politisi Partai Gerindra yang akrab disapa Cak Yebe itu, polemik video lama atau baru tidak boleh dijadikan alasan untuk mengaburkan substansi masalah.

“Bukan soal itu video lama atau baru, tetapi ini adalah fakta yang tidak bisa disangkal tentang wajah Satpol PP Kota Surabaya yang masih jauh dari bersih dari perilaku pungli,” ujar Cak Yebe, Sabtu (13/12/2025).

Cak Yebe menilai klarifikasi bahwa video tersebut direkam sekitar satu tahun lalu tidak serta-merta menghapus persoalan utama. Praktik pungli, kata dia, tetap merupakan pelanggaran serius yang mencederai kepercayaan publik.

“Sekalipun disebut video lama yang baru diviralkan, itu tidak mengubah kenyataan bahwa pungli masih terjadi dan harus ditangani secara serius,” tegas Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya itu.

Ia menyebut viralnya video dugaan pungli tersebut terasa semakin ironis karena muncul di tengah gencarnya komitmen Pemerintah Kota Surabaya dalam memberantas pungli dan korupsi. Apalagi, momentum viral itu bertepatan dengan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA).

“Ini menjadi ironi. Di saat kita bicara komitmen pemberantasan pungli dan korupsi, justru muncul video yang menunjukkan praktik sebaliknya,” katanya.

Cak Yebe mengingatkan bahwa semangat anti korupsi tidak boleh berhenti pada slogan dan jargon belaka. Komitmen tersebut, menurutnya, harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan konsisten dalam keseharian aparatur pemerintah.

“Seperti yang saya sampaikan saat HAKORDIA, keberanian memberantas pungli dan menolak korupsi jangan hanya sebatas jargon, tetapi harus diaktualisasikan dalam kehidupan nyata sehari-hari,” ujarnya.

Ia menegaskan setiap aparatur, baik ASN maupun non-ASN di lingkungan Pemkot Surabaya, yang terbukti melakukan pungli harus ditindak tegas dengan sanksi yang memberikan efek jera.

“Jika ada ASN maupun non-ASN Pemkot Surabaya yang terbukti melakukan pungli kepada masyarakat, harus ditindak tegas dengan sanksi yang memberatkan,” tegasnya.

Bahkan, Cak Yebe membuka opsi penerapan sanksi terberat berupa pemecatan tidak dengan hormat. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terulangnya praktik serupa di kemudian hari.

“Bila perlu, sanksi pemecatan dengan tidak hormat agar menimbulkan efek jera bagi pegawai yang lain,” kata dia.

Pungli Oknum Satpol PP, DPRD Surabaya: Tidak Serius

Sebaliknya, ia mengingatkan agar penanganan kasus pungli tidak berhenti pada hukuman ringan. Menurutnya, sanksi berupa mutasi jabatan atau rotasi lokasi kerja tidak cukup menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memberantas pungli.

“Kalau hanya sebatas jargon dan sanksi ringan seperti mutasi atau rotasi, saya menilai Pemkot Surabaya tidak benar-benar serius memberantas pungli dan korupsi,” ujarnya.

Cak Yebe menegaskan pemberantasan pungli merupakan prasyarat utama untuk mewujudkan aparatur pemerintahan yang berintegritas. DPRD Surabaya, kata dia, akan terus mengawal komitmen tersebut agar benar-benar dijalankan secara konsisten.

“Ini soal integritas aparatur dan kepercayaan publik. Itu harus dibuktikan, gak ngomong tok,” pungkas politisi yang dikenal menggemari olahraga domino dan bela diri jujitsu tersebut. [@]

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bermain Sempurna Tim Voli Putra dan Putri Polda Jatim Juara Zona 4 Kapolri Cup 2024

    Bermain Sempurna Tim Voli Putra dan Putri Polda Jatim Juara Zona 4 Kapolri Cup 2024

    • calendar_month Minggu, 25 Agt 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 276
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Manager Tim Voli Putra dan Putri Polda Jawa Timur Kombes Pol Komarudin sangat puas melihat performa luar biasa dan menjadi juara grup putri di zona IV, Kapolri Cup 2024 di GOR Pajajaran, Kota Bandung. Kombes Pol Komarudin yang juga didampingi Ketua Harian PBVSI Pengprov Jatim, Kombes Pol Dirmanto menjelaskan tren positif di torehkan […]

  • PDIP Surabaya Mulai Penjaringan Ketua DPC, Dukungan PAC Bukan Penentu Utama

    PDIP Surabaya Mulai Penjaringan Ketua DPC, Dukungan PAC Bukan Penentu Utama

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 226
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – PDI Perjuangan Kota Surabaya resmi memulai proses penjaringan Ketua DPC. Tahap awal ini menjadi pintu masuk dalam menentukan sosok calon pemimpin baru setelah posisi Ketua DPC sementara diisi oleh Plt Batara Goa. Meski nama calon berangkat dari usulan Pengurus Anak Cabang (PAC), jumlah dukungan terbanyak tidak otomatis menjamin rekomendasi pusat. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) […]

  • Perbedaan Usia 23 Tahun dalam Pernikahan di Magetan Jatim, Kehidupan yang Diwarnai Cinta dan Tantangan

    Perbedaan Usia 23 Tahun dalam Pernikahan di Magetan Jatim, Kehidupan yang Diwarnai Cinta dan Tantangan

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 39
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pernikahan antara seorang pria berusia 42 tahun dan wanita muda berusia 19 tahun di Kabupaten Magetan, Jawa Timur (Jatim), menjadi perbincangan hangat di media sosial. Video yang menampilkan momen pertemuan dan prosesi pernikahan pasangan ini viral karena perbedaan usia yang mencapai 23 tahun. Pasangan tersebut, Nusantoro Jati dan Gracia Angelica Mayangsari, menghadapi berbagai tantangan […]

  • Perang Terhadap Narkoba, Polres Tanjung Perak Ungkap 41 Kasus dalam Sebulan

    Perang Terhadap Narkoba, Polres Tanjung Perak Ungkap 41 Kasus dalam Sebulan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 49
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil mengungkap puluhan kasus peredaran narkotika selama periode Januari 2026. Berdasarkan press release resmi, sebanyak 41 kasus berhasil diungkap dengan total 55 tersangka diamankan, terdiri dari 52 laki-laki dan 3 perempuan. Rabu 11 Februari 2026 Pengungkapan ini berawal dari berbagai operasi penindakan terhadap jaringan peredaran narkotika jenis sabu di […]

  • Pandji Pragiwaksono

    Proses Penyelidikan Terkait Laporan Dugaan Penistaan Agama terhadap Pandji Pragiwaksono

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 81
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polisi telah memulai proses penyelidikan terkait laporan dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh komika ternama, Pandji Pragiwaksono. Laporan ini berawal dari materi stand up comedy yang disampaikannya dalam acara bertajuk ‘Mens Rea’, yang menimbulkan reaksi dari sejumlah pihak. Langkah Awal Penyelidikan Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Reonald Simanjuntak, menjelaskan bahwa penyidik akan […]

  • Ketua DPRD Kalsel Mendorong Pemerintahan Tetap Berjalan Meski Gubernur Ditetapkan sebagai Tersangka

    Ketua DPRD Kalsel Mendorong Pemerintahan Tetap Berjalan Meski Gubernur Ditetapkan sebagai Tersangka

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 172
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H Supian HK, menegaskan pentingnya menjaga kelancaran pemerintahan di jajaran provinsi setempat meski Gubernur Sahbirin Noor ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi penyuapan. Supian mengutarakan harapannya agar pemerintahan di Pemprov Kalsel tetap berjalan dengan normal dan pelayanan terhadap masyarakat terus berlanjut. Supian mengingatkan bahwa pelayanan ter […]

expand_less