Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Perubahan Upah Minimum Provinsi 2026: Tren Kenaikan Capai 5-7 Persen dan Masalah yang Muncul

Perubahan Upah Minimum Provinsi 2026: Tren Kenaikan Capai 5-7 Persen dan Masalah yang Muncul

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah daerah di sebagian besar provinsi telah mengumumkan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) untuk tahun 2026. Mayoritas provinsi melaporkan peningkatan antara 5 hingga 7 persen dibandingkan dengan UMP 2025. Namun, perbedaan dalam besaran kenaikan dan implementasi terhadap pekerja menimbulkan berbagai tantangan dan perdebatan.

Provinsi dengan Kenaikan Terbesar dan Terendah

Dari total 38 provinsi di Indonesia, hanya Aceh yang belum menetapkan UMP 2026 karena sedang menghadapi bencana alam. Sementara itu, Papua Tengah tidak mengalami kenaikan sama sekali, sehingga UMP 2026 tetap sama dengan tahun sebelumnya.

Provinsi dengan UMP 2026 tertinggi adalah Jakarta, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan. Jakarta mencatat kenaikan terbesar, yaitu 6,17 persen, mencapai Rp 5.729.876. Di sisi lain, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki UMP 2026 terendah. Meskipun ada kenaikan, nilai nominalnya masih relatif rendah.

Persoalan dalam Implementasi UMP

Meski UMP 2026 telah diumumkan, banyak kelompok pekerja dan pengusaha merasa tidak puas. Ketua Umum Serikat Pekerja Nasional (SPN), Iwan Kusmawan, menyatakan bahwa kenaikan persentase tidak cukup jika nilai nominalnya tetap rendah. Menurutnya, pemerintah belum menjelaskan secara jelas siapa target UMP dan jenis pekerjaan apa yang dimaksud.

Selain itu, SPN juga menyoroti masalah legitimasi UMK dan UMK sektoral. Banyak rekomendasi dari pemerintah kabupaten/kota tidak mendapat dukungan dari gubernur, sehingga menyebabkan ketidakjelasan dalam penerapan.

Pandangan dari Pengusaha

Sementara itu, dari sudut pandang pengusaha, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Sarman Simanjorang, menilai kenaikan UMP 2026 di Jakarta sudah layak. Ia menekankan bahwa pemerintah memberikan berbagai bantuan sosial kepada pekerja, sehingga keberadaannya bisa membantu meningkatkan kesejahteraan.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Danang Girindrawardana, menyampaikan bahwa pengusaha umumnya mengikuti aturan pemerintah, tetapi khawatir tentang daya tahan industri. Dengan kenaikan upah minimum yang terus meningkat, biaya operasional perusahaan akan bertambah signifikan.

Masalah Struktur Upah dan Daya Saing Industri

Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Tauhid Ahmad, menyoroti celah dalam kebijakan pengupahan nasional. Ia menilai bahwa kebijakan ini hanya berlaku untuk pekerja dengan masa kerja di bawah satu tahun, sedangkan penyesuaian upah untuk pekerja lama diserahkan pada kebijakan perusahaan.

Data Bank Dunia menunjukkan bahwa upah riil rata-rata turun 1,1 persen per tahun sejak 2018 hingga 2024. Hal ini memperkuat kekhawatiran tentang melemahnya konsumsi dan tekanan biaya bagi sektor padat karya seperti tekstil dan garmen.

Rekomendasi untuk Pemerintah

Para ahli dan organisasi pekerja menyarankan agar pemerintah melakukan perhitungan berbasis time series dan forecasting jangka panjang untuk memetakan dampak kenaikan upah minimum. Dengan asumsi kenaikan di atas 7 persen per tahun, total kenaikan dalam lima tahun bisa mendekati 40 persen. Kondisi ini dinilai berat bagi keberlanjutan usaha.

Kebijakan pengupahan harus sejalan dengan pengembangan industri agar tetap menjaga daya saing sekaligus memperluas penyerapan tenaga kerja. Pemerintah perlu lebih transparan dalam menetapkan UMP dan memastikan bahwa semua kelompok pekerja mendapatkan perlindungan yang adil. ***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Tengah Banjir Mematikan, Peran dan Warisan Sutopo Purwo Nugroho dalam Penanggulangan Bencana

    Di Tengah Banjir Mematikan, Peran dan Warisan Sutopo Purwo Nugroho dalam Penanggulangan Bencana

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 96
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sutopo Purwo Nugroho dikenal sebagai sosok penting dalam dunia penanggulangan bencana di Indonesia. Ia memegang posisi Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat (Pusdatinmas) di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sejak tahun 2010 hingga akhir hayatnya. Dalam perannya tersebut, ia menunjukkan dedikasi yang luar biasa, bahkan saat menghadapi penyakit kanker paru-paru stadium lanjut. Selama […]

  • Operasi Patuh Semeru 2025 Polda Jatim Berhasil Tekan Angka Kecelakaan Hingga 39 persen

    Operasi Patuh Semeru 2025 Polda Jatim Berhasil Tekan Angka Kecelakaan Hingga 39 persen

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 213
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Selama 14 hari pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025, Polda Jawa Timur mencatat capaian signifikan dalam peningkatan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas. Operasi yang berlangsung dari tanggal 14 hingga 27 Juli 2025 ini berhasil menindak 480.995 pelanggaran, meningkat 25% dibandingkan tahun sebelumnya. Namun di sisi lain, jumlah kecelakaan lalu lintas menurun drastis hingga […]

  • Strategi Taktis Bojan Hodak Mengubah Wajah Persib Bandung

    Strategi Taktis Bojan Hodak Mengubah Wajah Persib Bandung

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 11
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kemenangan telak 3-0 yang diraih oleh Persib Bandung dalam laga melawan PSBS Biak menjadi bukti bahwa pendekatan taktis yang diterapkan oleh pelatih Bojan Hodak berhasil mengubah dinamika permainan tim. Dengan formasi yang fleksibel dan peran kunci dari pemain-pemain seperti Tom Haye, Persib menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi serangan dan kontrol pertandingan. Peran Kunci Tom […]

  • Rahdisty Syawalia dari SMAN 17 Surabaya Banggakan Kota di Upacara HUT RI ke-79 RI di IKN

    Rahdisty Syawalia dari SMAN 17 Surabaya Banggakan Kota di Upacara HUT RI ke-79 RI di IKN

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 169
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rahdisty Syawalia Yogi, siswa kelas X dari SMAN 17 Surabaya, telah mengharumkan nama kota dengan menjadi salah satu anggota Tim Pasukan Indonesia Maju yang bertugas pada upacara penurunan bendera dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, pada Sabtu (17/08/24). Prestasi ini bukan hanya […]

  • Website PDIP Surabaya Resmi Diluncurkan, Yordan: Motor Penggerak Politik Era Siber!

    Website PDIP Surabaya Resmi Diluncurkan, Yordan: Motor Penggerak Politik Era Siber!

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 116
    • 0Komentar

    NAWACITAPOST.COM — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya resmi meluncurkan website resmi partai sebagai pusat informasi digital yang dapat diakses masyarakat. Peresmian dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPC PDIP Surabaya, Yordan M. Batara Goa, di kantor DPC Jalan Setail Surabaya, Rabu (10/12/2025). Yordan menyebut peluncuran website ini menjadi langkah penting bagi PDIP […]

  • Persebaya Surabaya Tampil Tanpa Francisco Rivera, Bonek: Imbang Sama dengan Menang

    Persebaya Surabaya Tampil Tanpa Francisco Rivera, Bonek: Imbang Sama dengan Menang

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 85
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya mengalami kerugian yang signifikan setelah Francisco Rivera dipastikan tidak bisa tampil hingga pertandingan penting melawan Borneo FC pada pekan ke-15 Super League 2025/2026. Kondisi ini terjadi saat Green Force sedang berupaya memperbaiki kinerja dan stabilitas setelah ditinggalkan oleh pelatih kepala Eduardo Perez. Hasil imbang 1-1 saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC memang […]

expand_less