Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Bulan Bung Karno, Ketua DPRD Surabaya Dorong Ketahanan Pangan Melalui Pertanian Kota

Bulan Bung Karno, Ketua DPRD Surabaya Dorong Ketahanan Pangan Melalui Pertanian Kota

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

8540ED8B BB27 4A9D 8C06 FA74E74AE602

Di Kota Pahlawan, tempat Bung Karno dilahirkan, semangat itu diwujudkan melalui penguatan ketahanan pangan, sebuah cita-cita yang pernah disuarakan Bung Karno sebagai “hidup matinya sebuah bangsa”.

Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, menegaskan kembali relevansi pemikiran Bung Karno di masa kini. Menurutnya, Juni memiliki tiga makna historis yang mendalam, yakni Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 1945, di mana Bung Karno menggali dasar negara; hari kelahiran Sang Putra Fajar di Surabaya pada 6 Juni 1901; dan wafatnya pada 21 Juni 1970.

“Bung Karno wafat mewariskan perjuangan dan pengabdiannya bagi Indonesia Raya. Mewariskan cita-cita besar bagi kesejahteraan rakyat. Bagi generasi sekarang, bukan mewarisi abunya, tetapi mewarisi apinya,” ujar Adi Sutarwijono.

Salah satu “api” warisan Bung Karno yang paling relevan adalah gagasannya tentang kedaulatan pangan. Semangat inilah yang kini digalakkan di Surabaya melalui kebijakan pemanfaatan lahan-lahan kosong untuk pertanian produktif, atau yang dikenal sebagai urban farming.

Jika dulu Bung Karno menyebut Surabaya sebagai “dapur nasionalisme” tempat para tokoh pergerakan berkumpul, kini semangat itu bertransformasi dalam wujud dapur pangan bagi warganya. Salah satu contoh sukses adalah pemanfaatan lahan seluas 1,2 hektar di Kelurahan Tambak Wedi.

Diinisiasi oleh kebijakan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pasca-pandemi, lahan milik pemerintah kota yang semula kosong dan gersang kala itu, kini tampak hijau oleh tanaman jagung, sawi, ketela, waluh, pisang, hingga cabai.

Dikelola oleh Kelompok Tani “Nandur Makmur”, lahan ini bahkan baru saja menghasilkan panen jagung sebanyak 6,5 ton.

“Pemanfaatan lahan di Tambak Wedi dimulai tahun 2023. Selain Pemkot melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, pihak TNI dan kepolisian juga turut membantu,” ungkap Mundu, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dari dinas terkait.

Ia menyebutkan, pertanian di kawasan Tambak Wedi telah cukup memadai, karena tersedia air dari sungai setempat. Untuk menggemburkan tanah, traktor sengaja diturunkan bekerja dengan cara membalik dan menghancurkan gumpalan tanah, sehingga tanah menjadi lebih gembur dan siap untuk ditanami.

“Selain jagung yang menjadi komoditi utama di Tambak Wedi, juga baru-baru ini ditanam pisang Carvendish,” jelas Mundu.

Adi Sutarwijono, yang turut hadir dan ikut memanen ubi ketela, memberikan dukungan penuh. Dibantu Suyono, Ketua Kelompok Tani “Nandur Makmur”, Adi mencoba  mencabut ketela jenis ubi pulut dari tanah. Didampingi  Wiyono, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kenjeran. Ibu-ibu yang lain menikmati pisang dan lombok.

“Saya memberikan dukungan untuk pemanfaatan lahan yang ada. Semua hasil, minimal untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga,” katanya di sela-sela kegiatannya.

Gerakan ketahanan pangan ini dijalankan langsung oleh masyarakat. Kelompok Tani “Nandur Makmur” terdiri dari lima orang. Suyono, sang ketua kelompok tani, mengaku bahwa bertani adalah panggilan jiwa yang diwarisinya.

“Saya menjadi petani. Asli. Keluarga saya adalah petani, dan saya generasi ketiga,” tuturnya bangga.

Inovasi tak berhenti di situ. Di lahan yang sama, Pipit, seorang peternak magot, memanfaatkan sisa-sisa organik dari hasil pertanian untuk pakan ternaknya.

“Kami manfaatkan sisa-sisa makanan, seperti buah mangga, waluh. Terima kasih kepada Walikota Eri Cahyadi atas kebijakannya,” ucap Pipit.

Menurut Adi, pertanian di Surabaya telah berevolusi. Tidak lagi hanya terpaku pada pola tradisional, tetapi berkembang menjadi urban farming yang variatif, seperti hidroponik, akuaponik, kebun atap (rooftop garden), dan kebun vertikal untuk menyiasati lahan terbatas.

“Sekarang berkembang urban farming yang diolah sesuai ketersediaan lahan, seperti hidroponik, aquaponik, rooftop garden, dan kebun vertikal,” jelas Adi.

Semua hasilnya, kata dia, minimal untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga seperti sawi, kangkung, lombok dan sebagainya yang cocok dengan kondisi lingkungan.

“Saya memberikan dukungan untuk pemanfaatan lahan yang ada,” pungkasnya. 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesalahan Umum Pengemudi di Turunan Pacet Mojokerto

    Kesalahan Umum Pengemudi di Turunan Pacet Mojokerto

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 142
    • 0Komentar

      Kecelakaan Maut di Jalur Cangar–Pacet, Tujuh Penumpang Terluka dan Dua Tewas DIAGRAMKOTA.COM – Di kawasan Jawa Timur, khususnya di jalur Cangar–Pacet, Kabupaten Mojokerto, terjadi kecelakaan maut yang menimpa sebuah mobil Toyota Innova. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (5/10/2025) sore hari. Mobil dengan nomor polisi L 1920 FB yang mengangkut tujuh penumpang diduga mengalami rem blong […]

  • Kembalinya Thiago Fernández ke Skuad Oviedo dalam Laga Penting

    Kembalinya Thiago Fernández ke Skuad Oviedo dalam Laga Penting

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemain sepak bola asal Spanyol, Thiago Fernández, telah secara resmi bergabung dengan klub Real Oviedo. Ia kini terdaftar sebagai pemain untuk tim biru dan akan turun dalam pertandingan penting melawan Girona. Pertandingan ini menjadi fokus utama bagi Oviedo, yang berada di posisi bawah klasemen dan membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang bertahan di liga. Pertandingan […]

  • Puluhan Peserta Kaderisasi PSM Korem 081/DSJ Resmi Sandang Sabuk Kuning

    Puluhan Peserta Kaderisasi PSM Korem 081/DSJ Resmi Sandang Sabuk Kuning

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 78
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Usai melalui rangkaian Uji Kenaikan Tingkat (UKT), puluhan peserta kaderisasi Pencak Silat Militer (PSM) di jajaran Korem 081/DSJ akhirnya dinyatakan lulus dan berhak menyandang sabuk kuning. Kasrem 081/DSJ Letkol Inf Meina Helmi menyampaika apresiasi serta ucapan selamat atas usaha dan kerja keras dari para peserta selama mengikuti latihan hingga tahapan UKT. “Selamat atas […]

  • 16 Bahan Tas Terbaik untuk Kenyamanan dan Ketahanan. Cek Rekomendasi EIGER di Sini

    16 Bahan Tas Terbaik untuk Kenyamanan dan Ketahanan. Cek Rekomendasi EIGER di Sini

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Jenis-Jenis Bahan Tas yang Cocok untuk Berbagai Kebutuhan DIAGRAMKOTA.COM – Saat mencari tas baru, banyak orang langsung terpikat pada desainnya. Namun, di balik penampilan menarik, ada faktor yang lebih penting: bahan pembuatnya. Bahan tas memengaruhi seberapa lama tas bisa bertahan, seberapa nyaman digunakan, dan seberapa baik melindungi barang di dalamnya. Maka, sebelum membeli, penting untuk mengenal […]

  • Tingkatkan Kualitas UMKM, Ketua Komisi A Berikan Bantuan Di Pasar Pandansari

    Tingkatkan Kualitas UMKM, Ketua Komisi A Berikan Bantuan Di Pasar Pandansari

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 169
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya Yona Bagus Widyatmoko mendengar keluhan dan aspirasi masyarakat dalam reses yang digelar di Pasar Pandansari, Kelurahan Jeruk, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya. Dirinya menekankan pentingnya untuk mendorong pengembangan secara maksimal sumber daya UMKM yang terdapat di Pasar Desa Tradisional Pandansari. Infrastruktur lainnya juga disoroti para pedagang, seperti pengadaan […]

  • Setahun Eri Armuji cak yebe

    Setahun Eri Armuji, DPRD Surabaya Buka Rapor Merah: Celah Hukum Dinilai Mengkhawatirkan

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 84
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –  Satu tahun kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji dinilai belum sepenuhnya solid. Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko atau Cak YeBe menyebut masih terdapat celah serius di sektor hukum dan kebijakan strategis yang berpotensi memicu instabilitas jika tidak segera dibenahi. Setahun Eri Armuji, evaluasi menyeluruh dinilai krusial, […]

expand_less