Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Dugaan Pelanggaran Pengelolaan Air Oleh Pengembang, DPRD Surabaya: Pengelolaan Harus Dialihkan Ke PDAM

Dugaan Pelanggaran Pengelolaan Air Oleh Pengembang, DPRD Surabaya: Pengelolaan Harus Dialihkan Ke PDAM

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Menindaklanjuti laporan dari Surabaya Corruption Watch Indonesia (SCWI) terkait pengelolaan air bersih di kawasan perumahan elite di Surabaya Barat, Komisi A DPRD Kota Surabaya kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP). Rabu (7/5/2025)

Rapat ini menyoroti praktik pengelolaan air oleh pihak pengembang swasta yang dinilai melanggar aturan dan berpotensi merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam rapat tersebut, hadir sejumlah pihak penting seperti perwakilan pengembang dari Pakuwon Jati, Graha Family, dan Royal Residence, serta perwakilan dari Balai Pengelola Sumber Daya Air (BPSDA), PAM Surya Sembada, dan perwakilan media.

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menegaskan bahwa persoalan pengelolaan air bersih tidak boleh hanya dibatasi pada empat pengembang saja.

“Kalau memang kita punya komitmen bahwa air harus dikuasai oleh negara, maka kita harus pastikan semua kawasan yang belum teraliri air dari PDAM harus segera mendapat layanan,” tegas Yona.

Ia menyampaikan bahwa survei ke lapangan akan dilakukan pada Juni 2025 sebagai langkah konkret sebelum pengambilalihan pengelolaan air dilakukan oleh PDAM Surya Sembada.

Sementara itu, Ketua SCWI, Hari Cipto Wiyono, menyatakan bahwa pengelolaan air oleh pengembang swasta melanggar aturan yang tertuang dalam PP Nomor 122 Tahun 2015 Pasal 36, yang melarang pihak swasta menjual air kepada masyarakat.

“Kepentingan kami adalah peningkatan PAD. Kalau pengembang tetap mengelola, maka potensi kebocoran dan korupsi tetap terjadi,” ujarnya.

Ia juga menyoroti ketimpangan harga air yang bisa mencapai Rp10.000 per meter kubik dibandingkan tarif PDAM sebesar Rp2.000.

Pihak BPSDA melalui perwakilannya, Sari, menambahkan bahwa distribusi air harus tunduk pada tarif resmi yang telah ditetapkan dalam Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 133 Tahun 2022.

Ia menekankan pentingnya mencegah praktik jual-beli air di atas harga resmi oleh pihak-pihak yang tidak berwenang.

Perwakilan pengembang, seperti Hok dari Pakuwon Indah dan Nonik dari Royal Residence, menyatakan bahwa pengelolaan air dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga karena dulunya pasokan dari PDAM belum mencukupi.

Namun, mereka menyiratkan adanya kerjasama sebagian kawasan dengan PDAM. Meski begitu, data pasti mengenai volume pasokan air dan kontribusi ke negara masih belum transparan dan perlu diperjelas.

Direktur Utama PDAM Surya Sembada, Arief Wisnu Cahyono, menyebut bahwa potensi peningkatan PAD akan signifikan jika pengelolaan air beralih ke PDAM.

“Tarif pengembang tidak memberikan subsidi silang kepada masyarakat kelas bawah. Ini yang membedakan sistem kami,” jelasnya.

Ia menyebut bahwa secara teknis PDAM mampu mengambil alih, tetapi pengalihan aset dan jaringan pipa membutuhkan proses hukum dan kesepakatan dengan pengembang.

Anggota Komisi A DPRD, Muhaimin, menegaskan bahwa pengelolaan air adalah hak seluruh warga Surabaya, tanpa diskriminasi. Ia menyoroti bahwa perumahan elite selama ini telah mendapat keuntungan, sementara banyak warga di wilayah lain belum menikmati akses air bersih yang layak.

“Jangan sampai PAD stagnan, tapi pihak lain menikmati keuntungan besar,” ujarnya lantang.

Komisi A DPRD Surabaya bersama SCWI menekankan pentingnya penyerahan sistem pengelolaan air dari pengembang swasta ke PDAM demi keadilan layanan, peningkatan PAD, dan pencegahan potensi praktik korupsi.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Studi Banding ke Indonesia, Kepolisian Kamboja Ingin Belajar tentang Pemberdayaan Polwan dan Pengarusutamaan Gender dari Polri

    Studi Banding ke Indonesia, Kepolisian Kamboja Ingin Belajar tentang Pemberdayaan Polwan dan Pengarusutamaan Gender dari Polri

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Diagram Kota Jakarta – Pakor Polwan RI, Brigjen. Pol. Dra. Desy Andriani menerima delegasi Kepolisian Kamboja yang dipimpin Pol. Lt. Gen. Ros Chansophea, Wakil Komisaris Jenderal Kepolisian Nasional Kamboja di SSDM Polri, hari Rabu (10/07/2024). Kunjungan ini dalam rangka studi banding dan mempelajari pemberdayaan Polisi Wanita (Polwan) dan pengarusutamaan gender di lingkungan Polri. “Mereka datang […]

  • KPK Tangkap Bupati Lampung Tengah dalam Kasus Suap Proyek 5,7 Miliar

    KPK Tangkap Bupati Lampung Tengah dalam Kasus Suap Proyek 5,7 Miliar

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 92
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Lembaga Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan tindakan suap dalam proyek, pengadaan barang dan jasa, yang melibatkan Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, serta empat orang lainnya. Empat lainnya, yaitu anggota DPRD Lampung Tengah, Riki Hendra Saputra (RHS); adik bupati Lampung Tengah, Ranu Hari Prasetyo (RHP); Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lampung Tengah, Anton […]

  • Laila Mufidah Eny Soedarwati

    Laila Mufidah : Pemkot Surabaya Wajib Berikan Pendampingan Warga Kurang Mampu Dalam Pengurusan Sertifikat Tanah

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 261
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Laila Mufidah, menyoroti masih adanya kesulitan yang dialami warga dalam proses pengurusan sertifikat tanah, khususnya melalui sistem digital milik Badan Pertanahan Nasional (BPN). Laila mendapat laporan Persoalan ini saat dirinya melaksanakan kegiatan reses masa persidangan ke-1, sidang ke-2 tahun anggaran 2025 di daerah pemilihanya dapil 3.meliputi Kecamatan Rungkut,Gunung […]

  • Persebaya Surabaya, Dewa United

    Pelatih Persebaya Surabaya Kritik Performa Tim Usai Bermain Imbang Lawan Dewa United

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 59
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menunjukkan kekecewaannya setelah timnya hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Dewa United dalam laga pekan ke-19 Super League 2025-2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu malam, menjadi momen yang menyisakan rasa frustrasi bagi pelatih asal Portugal tersebut. Persebaya Unggul Lebih Dulu, […]

  • Aksi Boston: Pemerintah Didesak Penuhi 22 Tuntutan Usai Dianggap Gagal Lindungi Warga

    Aksi Boston: Pemerintah Didesak Penuhi 22 Tuntutan Usai Dianggap Gagal Lindungi Warga

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Aksi Damai Diaspora Indonesia di Boston DIAGRAMKOTA.COM – Pada Jumat, 5 September 2025, warga Indonesia yang tinggal di kawasan Boston, Massachusetts, menggelar aksi damai di Boston City Hall. Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, alumni, profesional, dan anggota komunitas masyarakat Indonesia yang tinggal di sekitar Boston. Aksi tersebut bertujuan untuk menyampaikan dukungan terhadap gerakan […]

  • DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko

    DPRD Surabaya Desak Pemkot Hentikan Aktivitas PT SJL, Warga Benowo Tersiksa Asap

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 193
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Komisi A DPRD Surabaya yang membidangi hukum dan pemerintahan, Yona Bagus Widyatmoko, menegaskan Pemerintah Kota (Pemkot) harus bertindak tegas terhadap aktivitas peleburan emas PT Suka Jadi Logam (SJL). Jika terbukti mencemari udara dan merugikan warga Wisma Tengger, Kelurahan Kandangan, Kecamatan Benowo, maka operasional perusahaan harus segera dihentikan. Menurut Yona, pelanggaran semacam ini […]

expand_less