Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Tradisi Unik Ramadhan Di Berbagai Negara Muslim

Tradisi Unik Ramadhan Di Berbagai Negara Muslim

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMTradisi Unik Ramadhan di Berbagai Negara MuslimNamun, di balik kesamaan ibadah puasa dan tarawih, setiap negara Muslim memiliki tradisi unik yang memperkaya pengalaman Ramadhan dan mencerminkan kekayaan budaya lokal. Mari kita telusuri beberapa tradisi unik yang menghiasi bulan Ramadhan di berbagai belahan dunia.

Turki: Genderang Ramadhan dan Sup untuk Musafir

Di Turki, Ramadhan disambut dengan meriah. Para penabuh genderang Ramadhan atau "Davulcu" berkeliling kota sebelum fajar, membangunkan orang-orang untuk sahur. Tradisi ini, yang telah ada sejak zaman Ottoman, masih dilestarikan hingga kini. Selain itu, banyak masjid di Turki secara sukarela menyediakan sup hangat bagi musafir dan orang-orang yang tidak mampu untuk berbuka puasa. Tradisi ini mencerminkan semangat berbagi dan kepedulian yang kuat di masyarakat Turki.

Mesir: Lentera Fanous dan Pertunjukan Tradisional

Ramadhan di Mesir identik dengan lentera warna-warni yang disebut "Fanous." Lentera ini, yang awalnya digunakan untuk menerangi jalan bagi para khalifah saat mengunjungi masjid di malam hari, kini menjadi simbol sukacita dan semangat Ramadhan. Jalanan dan rumah-rumah dihiasi dengan Fanous berbagai ukuran dan desain. Selain itu, selama Ramadhan, pertunjukan seni tradisional seperti "Hakawati" (pendongeng) dan "Aragouz" (pertunjukan boneka bayangan) sangat populer, menghibur masyarakat setelah berbuka puasa.

Indonesia: Padusan, Megengan, dan Ngabuburit

Indonesia, negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, memiliki beragam tradisi Ramadhan yang unik. "Padusan" adalah tradisi mandi membersihkan diri sebelum memasuki bulan Ramadhan, melambangkan kesiapan lahir dan batin untuk menjalankan ibadah puasa. "Megengan" adalah tradisi mengirim makanan kepada keluarga dan tetangga sebagai bentuk silaturahmi dan berbagi berkah Ramadhan. Sementara itu, "Ngabuburit" adalah kegiatan menunggu waktu berbuka puasa dengan berbagai cara, mulai dari berjalan-jalan di pasar Ramadhan, mengikuti kajian agama, hingga bermain permainan tradisional.

Malaysia: Pasar Ramadhan dan Bubur Lambuk

Malaysia terkenal dengan Pasar Ramadhan yang ramai dan penuh warna. Pasar ini menjajakan berbagai macam makanan dan minuman khas Ramadhan, mulai dari hidangan tradisional seperti "Nasi Lemak" dan "Rendang" hingga makanan penutup yang manis seperti "Kuih." Selain itu, "Bubur Lambuk," bubur nasi yang dimasak dengan rempah-rempah dan daging, menjadi hidangan ikonik Ramadhan di Malaysia. Biasanya, bubur ini dibagikan secara gratis kepada masyarakat di masjid-masjid.

Tradisi Unik Ramadhan di Berbagai Negara Muslim

Maroko: Nafarr dan Permainan Tradisional

Di Maroko, Ramadhan disambut dengan suara terompet "Nafarr" yang ditiup oleh petugas khusus, menandakan dimulainya bulan suci. Petugas ini berkeliling kota untuk mengingatkan orang-orang tentang waktu sahur dan berbuka puasa. Selain itu, selama Ramadhan, anak-anak di Maroko sering bermain permainan tradisional seperti "L’kbiss," permainan yang melibatkan tebak-tebakan dan gerakan tangan.

Pakistan: Berbagi Makanan dan Iftar Jama’i

Di Pakistan, semangat berbagi sangat terasa selama bulan Ramadhan. Banyak keluarga dan komunitas mengadakan "Iftar Jama’i," yaitu berbuka puasa bersama di masjid atau tempat umum. Makanan dan minuman dibagikan secara gratis kepada orang-orang yang membutuhkan. Tradisi ini mempererat tali persaudaraan dan menumbuhkan rasa solidaritas di masyarakat.

Kesimpulan

Tradisi unik Ramadhan di berbagai negara Muslim mencerminkan kekayaan budaya dan nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi. Lebih dari sekadar ritual keagamaan, tradisi-tradisi ini menjadi perekat sosial, mempererat tali persaudaraan, dan menghidupkan semangat berbagi dan kepedulian. Melalui tradisi-tradisi ini, umat Islam di seluruh dunia merayakan Ramadhan dengan cara yang unik dan bermakna, memperkaya pengalaman spiritual dan memperkuat identitas kolektif sebagai umat Muslim. Dengan memahami dan menghargai keragaman tradisi Ramadhan di berbagai negara, kita dapat memperluas wawasan kita dan memperdalam rasa persaudaraan sebagai umat manusia.

(red)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Portal Sepak Bola Universitas

    Daftar pemain terbaik, Perubahan Strategis dalam Transfer Portal Sepak Bola Universitas

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 174
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pindah dari satu tim ke tim lain bukanlah hal yang mudah, terutama di dunia sepak bola universitas. Namun, dengan adanya transfer portal, banyak pemain berpeluang untuk menemukan lingkungan yang lebih sesuai dengan potensi mereka. Berikut adalah daftar pemain teratas yang sedang mencari peluang baru di musim depan. Pemain Teratas di Transfer Portal 1. Brendan […]

  • Jamaah Calon Haji , Embarkasi Surabaya

    Kondisi Kesehatan Jamaah Calon Haji yang Tertunda di Embarkasi Surabaya

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 57
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya melaporkan adanya dua jamaah calon haji (JCH) yang mengalami penundaan keberangkatan ke Arab Saudi karena kondisi kesehatan. Hal ini terjadi pada hari kelima operasional haji 2026, yang menunjukkan bahwa proses pemberangkatan masih dalam tahap pengawasan ketat. Menurut Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Moh. As’adul Anam, kedua jamaah […]

  • Kondisi Etienne Vaessen Mengkhawatirkan Sebelum Laga Play-Off Piala Dunia Suriname vs Bolivia

    Kondisi Etienne Vaessen Mengkhawatirkan Sebelum Laga Play-Off Piala Dunia Suriname vs Bolivia

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 89
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemain kiper andalan tim nasional Suriname, Etienne Vaessen, mengalami cedera yang memicu kekhawatiran terkait kemungkinan kesiapannya dalam laga play-off Piala Dunia melawan Bolivia. Cedera ini muncul di tengah persiapan penting bagi timnas untuk bisa meraih tiket ke babak final play-off. Cedera yang Membuat Vaessen Tidak Bisa Bermain Secara Penuh Menurut pelatih FC Groningen, Dick […]

  • Jembatan Perintis Garuda Segera Dibangun, Tiga Desa di Tulungagung Akan Terhubung

    Jembatan Perintis Garuda Segera Dibangun, Tiga Desa di Tulungagung Akan Terhubung

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 168
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Program Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap II disambut antusias oleh masyarakat di wilayah jajaran Korem 081/DSJ. Salah satunya di Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung. Pasalnya, jembatan gantung yang nantinya dibangun di wilayah tersebut akan menghubungkan tiga desa sekaligus, yakni Desa Kauman, Bulurejo, dan Kalangbret. Kades Kauman Brida Mardi Utomo menyampaikan bahwa masyarakat telah lama […]

  • Rekrutmen Taruna Akpol 2026: Proses yang Bersih, Transparan, dan Berbasis Kualitas

    Rekrutmen Taruna Akpol 2026: Proses yang Bersih, Transparan, dan Berbasis Kualitas

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 62
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Proses rekrutmen calon taruna dan taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 kembali menjadi perhatian publik. Polri menegaskan bahwa seleksi ini akan berjalan dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap tahapan seleksi dilakukan secara objektif, jujur, serta dapat dipertanggungjawabkan. Prinsip BETAH sebagai Dasar Seleksi Komitmen Polri […]

  • 45 Kemasan Jenazah Korban Longsor Ponpes Al-Khoziny Dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya

    45 Kemasan Jenazah Korban Longsor Ponpes Al-Khoziny Dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Jumlah Kantong Jenazah Korban Ambruknya Ponpes Al Khoziny Mencapai 45 DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah upaya identifikasi korban yang terjadi akibat ambruknya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo, Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya telah menerima total 45 kantong jenazah. Data ini diperoleh hingga pukul 18.00 WIB pada hari Minggu, 5 Oktober 2025. Kepala Bidang Kesehatan Kepolisian Daerah […]

expand_less