Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Migrant Watch Kecam Aplikator Ojol: Perbudakan Digital! THR untuk Pengemudi Tak Manusiawi

Migrant Watch Kecam Aplikator Ojol: Perbudakan Digital! THR untuk Pengemudi Tak Manusiawi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMMigrant Watch Kecam Aplikator Ojol. Para pengemudi ojek online, taksi online, dan kurir mulai menerima Bonus Hari Raya (BHR) setelah adanya instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto kepada perusahaan aplikasi seperti Gojek, Grab, dan lainnya.

BHR yang diberikan ditetapkan sebesar 20% dari rata-rata pendapatan selama 12 bulan terakhir dan harus dibayarkan dalam bentuk uang tunai paling lambat H-7 sebelum Hari Raya Lebaran, yaitu sekitar 24-25 Maret 2025.

Namun, Migrant Watch mengecam keras kebijakan aplikator yang memberikan BHR dalam jumlah yang tidak layak dan jauh dari rasa keadilan bagi para pengemudi. Dalam laporan terbaru, ditemukan bahwa ada pengemudi yang hanya menerima Rp 50.000, meskipun telah bekerja setahun penuh dengan pendapatan Rp 33 juta.

Migrant Watch menilai bahwa kebijakan ini menghina harkat dan martabat pengemudi ojol, sekaligus membuktikan bahwa eksploitasi tenaga kerja masih merajalela.

“Jika BHR saja diberikan secara semena-mena dan bahkan menghina harkat martabat pengemudi ojol, bagaimana dengan hak-hak lainnya? Himbauan Presiden saja diabaikan, apalagi hak tenaga kerja lainnya,” ujar Direktur Eksekutif Migrant Watch Aznil Tan kepada media di Jakarta, Senin (24/3/2025).

Lebih lanjut, Aznil Tan menyoroti bagaimana aplikator meraup keuntungan besar dari kerja keras para pengemudi, tetapi mengabaikan jaminan kerja, perlindungan sosial, dan hak-hak tenaga kerja yang seharusnya mereka dapatkan.

“Ini adalah bentuk eksploitasi sistematis yang menjerat pengemudi. Bukan sekadar ketidakadilan, tetapi bukti bahwa eksploitasi terhadap rakyat kecil masih terus berlangsung di era digital ini. Aplikator mengeruk keuntungan dari keringat mereka, tetapi ketika berbicara soal hak, mereka bersembunyi di balik alasan kemitraan,” jelasnya

Migrant Watch mendesak pemerintah untuk segera menghapus status “mitra”, yang dinilai hanya sebagai kedok eksploitasi, serta memastikan pengemudi diakui sebagai pekerja dengan hak penuh.

“Sudah saatnya pemerintah menghentikan eksploitasi terselubung ini! Negara harus segera mengeluarkan regulasi ketat. Jangan biarkan korporasi terus menindas pekerja di bawah sistem yang tidak adil. Pengemudi adalah tulang punggung bisnis ini, bukan sekadar alat eksploitasi,” tegas Aznil Tan.

Migrant Watch Serukan Boikot Aplikasi

Sebagai bentuk perlawanan, Migrant Watch juga menyerukan boikot aplikasi dan mogok massal jika aplikator tetap mengabaikan tuntutan ini.

“Kami tidak akan tinggal diam! Jika sistem ini terus menindas, maka perlawanan adalah jawabannya. Kantor Migrant Watch siap menjadi posko perlawanan,” pungkas Aktivis 98 ini. (dk/@)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasar Modal Indonesia, OJK , Influencer

    Panduan Investasi Saham untuk Pemula

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Apa Itu Investasi Saham? Investasi saham merujuk pada tindakan membeli saham atau kepemilikan perusahaan, di mana seorang investor menjadi pemilik sebagian dari perusahaan tersebut. Dengan kepemilikan saham, investor berpotensi mendapatkan keuntungan dari pertumbuhan nilai saham seiring waktu dan pembagian dividen jika perusahaan menghasilkan laba. Adanya akses ke pasar saham memungkinkan individu untuk berinvestasi dalam berbagai […]

  • Presiden Prabowo Terbitkan Perpres Karbon,Menhut Siapkan 4 Regulasi Turunan

    Presiden Prabowo Terbitkan Perpres Karbon,Menhut Siapkan 4 Regulasi Turunan

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 299
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 110 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Instrumen Nilai Ekonomi Karbon dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca Nasional yang ditetapkan pada 10 Oktober 2025. Aturan ini mendorong transaksi perdagangan karbon sebagai bagian dari upaya pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK). Sebagai langkah cepat pasca terbitnya Perpres, Menteri Kehutanan […]

  • Kapolda Jatim Buka Pendidikan Bintara Polri Sampaikan Pesan Tegas Jaga Integritas

    Kapolda Jatim Buka Pendidikan Bintara Polri Sampaikan Pesan Tegas Jaga Integritas

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 114
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polda Jawa Timur membuka Pendidikan Pembentukan (Diktuk) Bintara Polri Gelombang I Tahun Anggaran 2026 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim, Mojokerto, Selasa (6/1/2026). Sebanyak 971 peserta didik yang mengikuti pendidikan tersebut berasal dari Polda Jatim, Polda Jateng, Polda Bali, Polda DIY, Polda NTB, Polda NTT dan seluruh Polda di wilayah Kalimantan yang […]

  • Alas Veenuz Trawas Ramai Pengunjung Saat Libur Panjang, Pengelola Fokus Kebersihan dan Kenyamanan

    Alas Veenuz Trawas Ramai Pengunjung Saat Libur Panjang, Pengelola Fokus Kebersihan dan Kenyamanan

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 620
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Libur panjang menjadi berkah bagi pengelola wisata Alas Vesnuz Trawas. Dalam beberapa hari terakhir, jumlah pengunjung meningkat signifikan setelah sempat sepi. Menurut Ega, salah satu pengurus, reservasi pengunjung yang sebelumnya hanya mencapai 200, kini naik hingga 400,minggu (26/01/2025).   “Kami juga mendapatkan rating kebersihan dari pengunjung. Untuk itu, kami menempatkan karyawan di beberapa […]

  • Wagub Jatim Puji Keputusan Menkeu Soal Tarif Cukai Tembakau

    Wagub Jatim Puji Keputusan Menkeu Soal Tarif Cukai Tembakau

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Pernyataan Menkeu yang Diapresiasi oleh Wakil Gubernur Jawa Timur DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, menyampaikan apresiasinya terhadap keputusan Menteri Keuangan yang memutuskan untuk tidak menaikkan tarif cukai tembakau. Keputusan ini dinilai sebagai langkah penting dalam menjaga keberlangsungan industri rokok nasional. Emil menilai bahwa pernyataan tersebut memberikan sinyal positif sekaligus harapan baru bagi sektor […]

  • PSIM Yogyakarta ,Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares

    Pelatih Persebaya Surabaya Minta Piala Indonesia Dihidupkan Lagi, Bernardo Tavares Sebut Gelar Juara

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 33
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyoroti pentingnya menghidupkan kembali Piala Indonesia. Hal ini disampaikan dalam sesi konferensi pers setelah laga melawan Persis Solo pada 9 Mei 2026. Dalam keterangannya, Tavares menekankan bahwa turnamen seperti Piala Indonesia atau Piala Presiden sangat diperlukan untuk memberikan peluang lebih banyak kepada klub-klub lain meraih gelar juara. “Saya rasa, […]

expand_less