Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » IMM Surabaya: Reformasi Polri Sudah Ideal, Jangan Dibalikkan ke Masa Lalu

IMM Surabaya: Reformasi Polri Sudah Ideal, Jangan Dibalikkan ke Masa Lalu

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Minggu, 1 Des 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Narasi yang dilontarkan oleh Deddy Sitorus, Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP, terkait usulan agar institusi Polri kembali berada di bawah TNI atau Kemendagri memicu perdebatan luas di tengah masyarakat.

Salah satu tanggapan datang dari PC IMM Kota Surabaya. Ketua Umum PC IMM Kota Surabaya periode 2023-2024, Ramadhani Jaka Samudra, menyebut usulan tersebut tidak hanya bertentangan dengan semangat reformasi, tetapi juga mengkhianati perjuangan reformasi yang telah dicapai.

“Seperti yang kita ketahui bersama, pemisahan Polri dari ABRI adalah hasil reformasi yang bertujuan menjadikan Polri lebih profesional dan independen dalam penegakan hukum di Indonesia,” kata Ramadhani.

Langkah pemisahan Polri dari ABRI dimulai pada masa Presiden BJ. Habibie melalui Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 1999. Kemudian, dilanjutkan dengan lahirnya TAP MPR Nomor VI/MPR/2000 pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), yang secara resmi memisahkan TNI dan Polri. Keputusan ini diperkuat dengan Keppres Nomor 89 Tahun 2000, yang menetapkan Polri berada langsung di bawah Presiden. Akhirnya, pemerintah menerbitkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Kedudukan Polri di bawah Presiden sudah sangat ideal, memberikan ruang bagi Polri untuk melayani masyarakat dan menjalankan tugasnya dengan maksimal,” jelas Ramadhani.

Usulan pengembalian Polri di bawah TNI atau Kemendagri, yang didasarkan pada dugaan intervensi oknum polisi dalam Pilkada Serentak 2024, dinilai Ramadhani tidak beralasan. Menurutnya, elit politik seharusnya memberikan contoh kedewasaan berpolitik agar menjadi panutan bagi masyarakat.

“Narasi seperti ini tidak mendidik dan justru berpotensi memicu keresahan di masyarakat,” tambah Ramadhani.

Ramadhani juga menyatakan keyakinannya bahwa Polri akan tetap menjaga independensinya selama Pilkada 2024, sesuai dengan aturan yang berlaku. Ia mengajak masyarakat untuk berperan aktif mengawasi kinerja Polri agar tetap profesional dalam menjalankan tugasnya menjaga keamanan dan ketertiban. (dk/nns)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konyaspor Mengalahkan Trabzonspor dalam Pertandingan Penting di Liga Super Turki

    Konyaspor Mengalahkan Trabzonspor dalam Pertandingan Penting di Liga Super Turki

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 60
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Konyaspor dan Trabzonspor yang berlangsung pada 27 April 2026 menjadi salah satu momen penting dalam kompetisi Liga Super Turki. Dalam pertandingan ini, Konyaspor berhasil mengalahkan Trabzonspor dengan skor akhir 2-1. Hasil ini memperkuat posisi Konyaspor di klasemen sementara liga. Pemain Kunci yang Berkontribusi Dalam pertandingan ini, dua gol Konyaspor dicetak oleh Bülent […]

  • Polres Gresik dan MPM Honda Jatim Gelar Pelatihan Safety Riding untuk Tingkatkan Keselamatan

    Polres Gresik dan MPM Honda Jatim Gelar Pelatihan Safety Riding untuk Tingkatkan Keselamatan

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 228
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Guna meningkatkan kesadaran serta keterampilan aman berkendara, Polres Gresik bekerja sama dengan MPM Honda Jatim menggelar pelatihan Safety Riding yang ditujukan bagi personel kepolisian. Pelatihan ini dilaksanakan pada Senin, (2/9/2024), bertempat di Halaman Gedung Serbaguna Tri Dharma Petrokimia Gresik, dan diikuti oleh anggota Satuan Lalu Lintas dan Satuan Samapta Polres Gresik. Kapolres Gresik, […]

  • Kwon Sang Woo dan Moon Chae Won Beradu di Film Komedi ‘Heartman’

    Kwon Sang Woo dan Moon Chae Won Beradu di Film Komedi ‘Heartman’

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 182
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bersiap menghibur penggemar, aktor Korea Kwon Sang Woo dikonfirmasi akan bermain dalam film Heartman (judul literal). Dikutip dari Soompi, Jum’at (5/12), tayang di bioskop seluruh Korea Selatan pada 14 Januari, film bergenre komedi tersebut telah merilis teaser dan membuat penonton penasaran. Kwon Sang Woo akan memerankan karakter Seung Min, ia adalah seorang pria […]

  • Bangunan Pesantren Roboh di Sidoarjo, Menteri Agama Bantu Rp610 Juta dan Pastikan Penanganan Cepat

    Bangunan Pesantren Roboh di Sidoarjo, Menteri Agama Bantu Rp610 Juta dan Pastikan Penanganan Cepat

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Kunjungan Menteri Agama ke Pesantren Al Khoziny Pasca-Kebakaran DIAGRAMKOTA.COM – Menteri Agama Nasaruddin Umar melakukan kunjungan langsung ke Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, pada Selasa, 30 September 2025. Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau langsung penanganan korban ambruknya bangunan yang terjadi sehari sebelumnya. Saat itu, bangunan tersebut sedang digunakan untuk ibadah salat Ashar. Dalam kesempatan […]

  • Soto Madura Lezat di Surabaya, Kuah Gurih dan Daging Empuk

    Soto Madura Lezat di Surabaya, Kuah Gurih dan Daging Empuk

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Daftar Tempat Soto Daging Madura Enak di Surabaya yang Wajib Dicoba DIAGRAMKOTA.COM – Soto daging Madura adalah salah satu hidangan khas yang sangat diminati oleh masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Rasanya yang gurih, berempah, serta hangat membuat soto ini menjadi pilihan utama untuk mengisi perut atau sekadar menikmati kelezatan kuliner tradisional. Berikut beberapa tempat yang menyajikan soto […]

  • Ijazah Palsu Jokowi ,Eggi Sudjana

    Penghentian Penyidikan Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi dan Eggi Sudjana: Mekanisme Keadilan Restoratif di Tengah Perubahan Hukum

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 167
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kasus dugaan fitnah ijazah palsu terhadap Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), yang melibatkan dua tersangka, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, menunjukkan pergeseran signifikan dalam sistem hukum Indonesia. Keputusan penghentian penyidikan terhadap kedua tersangka berdasarkan mekanisme restorative justice (RJ) menjadi bukti nyata bahwa reformasi hukum melalui KUHP baru dan KUHAP baru telah […]

expand_less