Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Sanur Village Festival ke-17 Dengan Tema “Asta Brateswarya” Memberdayakan Perempuan Memajukan Pariwisata

Sanur Village Festival ke-17 Dengan Tema “Asta Brateswarya” Memberdayakan Perempuan Memajukan Pariwisata

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM  Sanur Village Festival (SVF) ke-17. Festival yang berlangsung selama lima hari (16-20 Oktober 2024) ini bukan sekadar perayaan budaya dan pariwisata, tetapi juga wadah untuk menguatkan sinergi masyarakat dalam memajukan daerah.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, yang akrab disapa Bintang Puspayoga membuka acara tersebut, menekankan pentingnya peran perempuan dalam memajukan pariwisata.

“Kita tahu berbicara pariwisata pasti akan ada kaitan dengan pelaku UMKM, dan 60 persen UMKM dimiliki oleh perempuan,” ujarnya, Rabu (17/10/2024) malam.

Bintang Puspayoga berharap SVF dapat memberikan ruang lebih luas bagi pemberdayaan perempuan, dengan melibatkan mereka dalam berbagai kegiatan festival.

Tema SVF ke-17, “Asta Brateswarya,” yang mengangkat nilai-nilai kepemimpinan, juga mendapat apresiasi dari Menteri. Menurutnya, tema ini relevan dengan realita di lapangan dan dapat menjadi pencerahan bagi masyarakat dalam memilih pemimpin.

Sanur Village Festival, yang diinisiasi oleh Yayasan Pembangunan Sanur (YPS), telah menjadi tradisi tahunan yang tak terpisahkan dari Sanur. Setiap tahun, festival ini semakin inovatif dan kreatif, menjadi bukti komitmen YPS dalam melestarikan budaya dan memajukan daerah.

Di balik kemeriahan festival, terpancar semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat Sanur. Mereka bahu-membahu untuk menyukseskan acara ini, menunjukkan bahwa Sanur Village Festival bukan hanya milik YPS, tetapi milik seluruh masyarakat Sanur.

Sementara itu, Ketua YPS sekaligus Ketua Panitia SVF 2024, Ida Bagus Gede Sidharta Putra sebelumnya menjelaskan, Sanur Village Festival memberi ruang yang sangat luas kepada UMKM, pelaku ekonomi kreatif, seniman dan komunitas.

Selain itu menurut Ida Bagus, bahkan langkah tersebut juga untuk menumbuhkan lebih banyak inovasi dan kreativitas dari pelaku usaha mikro, kecil dan menengah.

SVF juga menghadirkan Beach Clean Up+Turtle, Kite Exhibition, Food Festival, Green Booth, Sanur Bazar, Body Painting On The Spot dan Music and Culture Show. Sederet musisi kenamaan juga didaulat tampil, seperti Sandhy Sandoro, Dul Jaelani,  Andra and The BackBone dan Leeyonk Sinatra.

Seluruh suguhan itu diharap mampu menarik animo masyarakat dan wisatawan mancanegara. Pihaknya mematok, angka kunjungan SVF ke-17 akan meningkat dari tahun lalu.

“Kalau saya prediksi dengan traffic yang lebih baik, tempat yang luas, meningkatlah dari 60.000 yang kemarin (tahun 2023). Target mudah-mudahan naik. Saya 70.000 dulu sudah bahagia lah. Transaksinya itu sekitar Rp15 miliar dalam lima hari,” ungkap pria yang akrab disapa Gusde itu.

Gusde memperkirakan, jumlah UMKM yang terlibat dalam SVF ke-17 mencapai 130 tenant. Angka itu diakui menurun dari tahun lalu.

“Penurunan karena sudah kami kurasi dan lokasinya tidak begitu bisa mengakomodir. Karena itu kan pasir, jadi kalau kita bicara teknis, tidak seperti lantai yang datar,” jelasnya.

Meski terjadi penurunan tenant, Gusde menjamin SVF ke-17 tetap menghadirkan UMKM unggulan. Seperti halnya jajanan yang disuguhkan, mulai dari kelas pasar hingga olahan restoran bintang lima.

“Kami menawarkan pengalaman kuliner yang tidak terlupakan. Selama lima hari penuh, pengunjung dapat menikmati pengalaman kuliner yang berbeda dari biasanya,” pungkas Gusde.

Melalui SVF, Sanur tidak hanya menunjukkan keindahan alam dan budaya, tetapi juga menunjukkan semangat juang dan kepedulian masyarakatnya terhadap kemajuan daerah.

Semoga Sanur Village Festival terus menjadi wadah untuk memperkuat budaya, memberdayakan perempuan, dan memajukan Sanur di masa depan. (dk/niluh ishanori)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Nadir

    Gus Nadir, Peran Tokoh NU dalam Membangun Kesadaran Masyarakat tentang Batas Tubuh Anak

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 235
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang dikenal sebagai Gus Nadir, yaitu Nadirsyah Hosen, kembali menyoroti isu penting terkait perlindungan anak dari tindakan tak senonoh. Dalam pernyataannya, ia menolak upaya normalisasi ciuman yang dilakukan oleh seorang tokoh agama bernama Gus Elham Yahya. Fenomena ini menjadi sorotan publik setelah video-video yang menunjukkan tindakan tersebut viral di media […]

  • Cegah Pelecehan Seksual Anak di Panti Asuhan,Legislator Gerindra : Perlu Regulasi Yang Jelas Dan Ketat

    Cegah Pelecehan Seksual Anak di Panti Asuhan,Legislator Gerindra : Perlu Regulasi Yang Jelas Dan Ketat

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya Ajeng Wira Wati memberikan tanggapan tegas atas kejadian kekerasan seksual yang dilakukan oleh seorang pemilik tempat penampungan anak di Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, berinisial NK, yang diduga mencabuli sejumlah anak asuhnya yang masih di bawah umur.

  • Gelar Syukuran di 31 Kecamatan, PDIP Surabaya Memanjatkan Doa Untuk Megawati dan Masa Depan Kota

    Gelar Syukuran di 31 Kecamatan, PDIP Surabaya Memanjatkan Doa Untuk Megawati dan Masa Depan Kota

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 174
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar syukuran serentak di 31 kecamatan sebagai bentuk rasa syukur atas kemenangan Pilkada 2024. Acara tersebut melibatkan pengurus PAC, Ranting, hingga Anak Ranting, serta masyarakat setempat di Surabaya. Syukuran tersebut menjadi ajang konsolidasi sekaligus refleksi bagi PDI Perjuangan di penghujung tahun. Selain rasa syukur, kegiatan itu juga menjadi momentum […]

  • Pencurian di Hutan Blitar, Pelaku Rampas Motor dan Tas Wanita

    Pencurian di Hutan Blitar, Pelaku Rampas Motor dan Tas Wanita

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 261
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Seorang perempuan muda dengan inisial WFS (18) menjadi korban pencurian di tengah hutan jati Kelurahan Kembangarum, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, pada hari Sabtu (23/8/2025) pagi. Tidak hanya mengambil barang berharga dari korban, pelaku juga melukai korban dengan memukul tubuh dan kepala korban menggunakan batang kayu. Kepala Seksi Humas Polres Blitar, Ipda Putut […]

  • Pemkot Surabaya

    Pemkot Surabaya Jelaskan Alasan Terbentuknya SILPA yang Mencapai Rp234,44 Miliar

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 288
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengungkap alasan terbentuknya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) sebesar Rp234,44 miliar pada Oktober 2025. Penjelasan ini dilakukan sebagai bagian dari transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah yang sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Pendapatan Daerah Terdiri Dari Berbagai Sumber Menurut Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, pendapatan daerah terbagi menjadi dua kategori utama, […]

  • Cara cepat akses YouTube Recap 2025 untuk Android dan iOS

    Cara cepat akses YouTube Recap 2025 untuk Android dan iOS

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 132
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — YouTube kembali memanaskan persaingan platformStreaming akhir tahun secara resmi meluncurkan YouTube Recap 2025. Ini adalah langkah perusahaan untuk bersaing dengan dominasi “rapor” digital yang selama ini digemari oleh Spotify melalui fitur Wrapped. Berbeda dengan pesaingnya yang menitikberatkan pada layanan audio, YouTube memberikan pendekatan data yang lebih menyeluruh. Fitur ini akan mencatat kegiatan mendengarkan musik, […]

expand_less