Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMILU » KPU Surabaya Ambisius, DPRD Kritik Target 75 Persen Partisipasi Pemilih

KPU Surabaya Ambisius, DPRD Kritik Target 75 Persen Partisipasi Pemilih

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Menjelang Pilkada 2024 yang akan berlangsung pada 27 November mendatang, KPU Surabaya menargetkan tingkat partisipasi pemilih di TPS mencapai 75%. Target ini jauh lebih ambisius dibandingkan Pemilu Legislatif (Pileg) sebelumnya, di mana partisipasi hanya mencapai 51,4%.

Dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang mencapai 2.229.244 orang, KPU dihadapkan pada tantangan besar. Terlebih lagi, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam Pilkada 2024 dikurangi menjadi 3.964 TPS, jauh menurun dari 8.167 TPS pada Pileg sebelumnya. Setiap TPS diperkirakan akan melayani antara 500 hingga 600 pemilih, yang tentunya meningkatkan beban operasional dan logistik.

Anggota DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menyarankan agar KPU segera memperkuat sosialisasi. Menurutnya, PPK dan PPS dapat memanfaatkan pertemuan-pertemuan rutin di tingkat RT, RW, dan kelurahan untuk menyebarkan informasi tentang hak konstitusional warga dan pentingnya partisipasi aktif dalam Pilkada.

“Sebaiknya KPU melalui PPK dan PPS dapat menyampaikan materi sosialisasi melalui pertemuan-pertemuan rutin di tingkat RT, RW, dan kelurahan. Ini akan lebih efektif dalam memperkuat hak konstitusi dan pemahaman warga terkait Pilkada,” ujar Yona, Sabtu (5/10/2024).

Politisi Gerindra ini juga menyoroti pentingnya perhatian khusus terhadap segmen generasi muda, khususnya pemilih pemula yang biasanya terlibat dalam karang taruna atau komunitas pemuda di tingkat RT/RW dan kelurahan.

Ia menyebutkan bahwa partisipasi generasi Z dan milenial pada Pileg dan Pilpres 2024 mencapai 55%, dan KPU Surabaya harus mempertahankan bahkan meningkatkan angka tersebut pada Pilkada mendatang.

“Generasi muda, terutama pemilih pemula, harus mendapatkan atensi khusus. Mereka berperan besar dalam menentukan hasil Pilkada,” tambah Yona.

KPU Surabaya Harus Libatkan Berbagai Elemen

Selain itu, Yona juga mengingatkan bahwa pengurangan jumlah TPS dapat mempengaruhi partisipasi pemilih, terutama di daerah perumahan yang jarak TPS-nya bisa lebih jauh atau bahkan berbeda RW. Menurutnya, KPU Surabaya harus memikirkan strategi untuk menarik minat pemilih meskipun jarak ke TPS menjadi lebih jauh.

“Pengurangan jumlah TPS tentu membuat jarak rumah pemilih dengan TPS semakin jauh. Hal ini harus diantisipasi agar warga tetap tertarik hadir di TPS pada hari pemilihan,” jelasnya.

Yona menegaskan bahwa sosialisasi tidak bisa hanya dilakukan menjelang H-7. Ia menyarankan agar sosialisasi dimulai dari sekarang dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.

“Sosialisasi tidak boleh hanya dilakukan secara masif pada H-7, tetapi harus dimulai sekarang. KPU harus melibatkan berbagai elemen masyarakat, seperti yang telah saya sampaikan,” tegasnya.

Dengan upaya ini, Yona optimistis bahwa target 75% partisipasi pemilih pada Pilkada Surabaya 2024 bisa tercapai, jika sosialisasi dilakukan secara efektif dan melibatkan berbagai lapisan masyarakat.(@)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendekatan Baru Pemkot Surabaya dalam Mengatasi Kenakalan Remaja

    Pendekatan Baru Pemkot Surabaya dalam Mengatasi Kenakalan Remaja

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 49
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, kota yang dikenal sebagai pusat aktivitas sosial dan ekonomi di Jawa Timur, kini tengah menghadapi tantangan terkait perilaku kenakalan remaja. Namun, upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menunjukkan perubahan signifikan dalam menangani isu ini. Dengan pendekatan pembinaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan, tren kenakalan remaja mulai menunjukkan penurunan yang cukup signifikan. […]

  • Polres Gresik Tetapkan 2 Tersangka Kasus Penyebaran Data Pribadi Lewat Aplikasi Go Matel R4

    Polres Gresik Tetapkan 2 Tersangka Kasus Penyebaran Data Pribadi Lewat Aplikasi Go Matel R4

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 162
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan dan penjualan data pribadi debitur melalui aplikasi Go Matel R4 yang kerap dimanfaatkan oleh debt collector ilegal atau yang dijuluki mata elang (Matel). Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya mengatakan, Dua tersangka tersebut masing-masing berinisial FEP dan MJK. Keduanya ditetapkan […]

  • TKA , SPMB, SMP Surabaya Jalur Prestasi,

    Skema Baru Jalur Prestasi SPMB SMPN Surabaya Menggabungkan Nilai Rapor dan TKA

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 50
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya kembali melakukan perubahan signifikan dalam sistem penerimaan siswa baru (SPMB) untuk Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) tahun ajaran 2026/2027. Salah satu inisiatif utamanya adalah penerapan skema baru pada jalur prestasi, yang menggabungkan nilai rapor dan tes kemampuan akademik (TKA). Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati menjelaskan bahwa kuota jalur prestasi mencapai 35 […]

  • Masalah Kakak Mpok Alpa Kini Reda, Idung Darmaji: Kita Perjelas

    Masalah Kakak Mpok Alpa Kini Reda, Idung Darmaji: Kita Perjelas

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Hubungan yang Kembali Harmonis DIAGRAMKOTA.COM – Setelah sebelumnya terjadi ketegangan antara Aji Darmaji, suami dari Mpok Alpa, dengan keluarga kakak iparnya, kini hubungan mereka dikabarkan kembali membaik. Hal ini diungkapkan langsung oleh Idung, sapaan akrab Aji Darmaji, yang mengatakan bahwa semua masalah telah selesai dan tidak lagi menjadi permasalahan. Idung menuturkan bahwa saat ini tidak ada […]

  • Qodari: Peran KSP akan Berbeda Dibanding Era Moeldoko

    Qodari: Peran KSP akan Berbeda Dibanding Era Moeldoko

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Peran KSP yang Berbeda di Bawah Kepemimpinan Baru DIAGRAMKOTA.COM – Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari menjelaskan bahwa peran lembaga ini kini memiliki perbedaan signifikan dibandingkan masa lalu, terutama saat dipimpin oleh Moeldoko. Salah satu perubahan utamanya terkait struktur kelembagaan, di mana sebelumnya terdapat kedeputian komunikasi politik. Kini, fungsi tersebut telah berdiri sendiri sebagai Badan […]

  • BNNP Jatim Bersama Aparat Razia Hiburan Malam, Awali Tahun Baru dengan Penindakan

    BNNP Jatim Bersama Aparat Razia Hiburan Malam, Awali Tahun Baru dengan Penindakan

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 137
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Mengawali tahun baru 2026, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur bersama aparat gabungan menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Surabaya, Rabu (1/1/2026) dini hari. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah tegas dalam menekan peredaran dan penyalahgunaan narkotika, khususnya pada momentum pergantian tahun. Razia tersebut melibatkan personel BNNP Jawa Timur, Polda […]

expand_less