Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » FORUM OPINI » Pertanda Ketiban Duren: Kotak Kosong di Pilwali Surabaya 2024

Pertanda Ketiban Duren: Kotak Kosong di Pilwali Surabaya 2024

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Ketiban duren? Pilwali Surabaya 2024 menghadirkan kejutan yang tak terduga ketika kotak kosong berhasil mendapatkan nomor urut 2 di surat suara. Bagi sebagian orang, ini mungkin tampak seperti kejadian biasa.

Namun, bagi yang lain, ini bisa dianggap sebagai “ketiban duren”—sebuah keberuntungan tak terduga yang membawa berkah tersendiri.

Nomor urut 2, yang biasanya diasosiasikan dengan keseimbangan dan kedamaian, kini justru menjadi semacam simbol keberuntungan bagi para pendukung kotak kosong.

Fenomena ini memperlihatkan bahwa dalam politik, segala sesuatu bisa terjadi, bahkan yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.

Kotak kosong, yang awalnya dianggap sebagai pilihan tanpa harapan, kini berubah menjadi simbol perlawanan yang kuat terhadap dominasi calon tunggal, sekaligus sebagai ekspresi ketidakpuasan masyarakat terhadap kondisi politik yang ada.

Mengapa kotak kosong bisa diibaratkan “ketiban duren”? Karena ini adalah kesempatan langka bagi masyarakat untuk menyuarakan aspirasi mereka dengan cara yang berbeda.

Ini bukan hanya soal menolak calon tunggal, tetapi juga tentang menunjukkan bahwa dalam demokrasi, setiap suara itu berharga.

Ketiban Duren, Bukan Sekedar Angka Di Surat Suara

Tak hanya itu, bahkan suara yang memilih untuk tidak memilih calon yang ada. Bagi banyak orang, ini adalah keberuntungan yang tidak terduga, tetapi juga sangat berarti dalam konteks perjuangan untuk demokrasi yang lebih sehat dan inklusif.

Dalam konteks Pilwali ini, kotak kosong yang ketiban nomor urut 2 bukanlah sekadar angka di surat suara, tetapi sebuah pertanda bahwa masyarakat Surabaya memiliki keberanian untuk menyuarakan perubahan dan menuntut lebih dari para pemimpin mereka.

Ini adalah momen bagi semua pihak untuk melihat lebih dalam apa yang sebenarnya diinginkan oleh rakyat, dan bagaimana mereka bisa memenuhi harapan tersebut dengan bijaksana dan penuh tanggung jawab. (Red)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramalan Zodiak 27 November 2025: Jangan Ketinggalan!

    Ramalan Zodiak 27 November 2025: Jangan Ketinggalan!

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 106
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ramalan zodiak Kamis 27 November 2025 lebih meyakinkan. Maka perhatikan jangan lewatkan. Supaya tahu dimana letak kepastiannya. Ini dia ulasannya dikutip dari Hindustan Times. 1. Aries Besok akan tiba saat yang kering dan berdebu untuk diam. Kamu sebaiknya merespons bukan bereaksi, dan kamu sebaiknya merasa lebih tenang, agar kamu bisa memanfaatkan waktu duduk […]

  • Exeter City ,Reading

    Strategi dan Performa Tim dalam Pertandingan Exeter City vs Reading

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Exeter City melawan Reading menjadi salah satu pertandingan yang menarik perhatian penggemar sepak bola. Dalam pertandingan ini, Exeter City berhasil meraih hasil imbang 2-2 setelah mencetak gol di akhir pertandingan. Performa tim dan strategi pelatih menjadi faktor utama dalam pertandingan ini. Permainan Awal yang Kuat Exeter City tampil agresif sejak menit […]

  • Polres Jember Gencarkan Edukasi Tertib Lalin di Operasi Zebra Semeru 2025

    Polres Jember Gencarkan Edukasi Tertib Lalin di Operasi Zebra Semeru 2025

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi Zebra Semeru 2025 oleh Polres Jember Polda Jatim di hari ke – 12 kali ini petugas fokus pada himbauan dan penindakan pelanggaran kasat mata yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Kasat Lantas Polres Jember AKP Bernardus Bagas Simarmata, S.Tr.K., S.I.K., M.S.S.S. mengatakan, dalam operasi cipta kondisi Zebra Semeru 2025, pihaknya bersama […]

  • Hari Perempuan Sedunia

    Hari Perempuan Sedunia, Peran dalam Pembangunan Daerah: Kebijakan dan Tantangan di Jawa Timur

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 36
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perempuan memainkan peran penting dalam pembangunan daerah, baik sebagai pelaku maupun penerima manfaat. Di Jawa Timur, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya penguatan perlindungan dan pemberdayaan perempuan, terutama dalam konteks Hari Perempuan Internasional yang jatuh setiap 8 Maret. Dalam pidatonya, ia menyampaikan bahwa jumlah penduduk Jawa Timur mencapai sekitar 42,2 juta jiwa dengan rasio […]

  • sampah plastik DPRD Surabaya, Pengelolaan Sampah ,Surabaya

    DPRD Surabaya: Peran Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah di Surabaya

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 95
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, sebagai kota metropolitan, menghadapi tantangan signifikan dalam pengelolaan sampah. Dengan jumlah sampah yang mencapai sekitar 1.600 ton per hari, kota ini harus memastikan bahwa sistem pengelolaan sampah berjalan secara efisien dan profesional. Wakil Ketua DPRD Surabaya, Laila Mufidah, menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan agar tidak terjadi penumpukan sampah yang bisa menyebabkan masalah kesehatan […]

  • Impor Beras Ilegal

    Mendag Angkat Bicara Soal Impor Beras Ilegal di Aceh

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 129
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso merespons adanya temuan impor beras sebanyak 250 ton secara ilegal di Sabang, Aceh. “Sudah ditangani kemarin, sudah ditangani. Pak Amran (Menteri Pertanian Amran Sulaiman) juga telah (menerangkan),” ujar Menteri Perdagangan Budi saat diwawancarai di Jakarta, Selasa (25/11/2025). Laki-laki yang juga dikenal dengan sebutan Busan tersebut menganggap, impor beras […]

expand_less