Kasus Korupsi Monumen Reog Meluas, KPK Lakukan Penggeledahan Rumah Ketua KONI Ponorogo
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM –Â Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan terhadap sejumlah rumah yang diduga terkait dengan kasus korupsi proyek pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) di Ponorogo. Operasi ini dilakukan setelah kasus tersebut menjerat Bupati nonaktif Ponorogo Sugiri Sancoko.
Penggeledahan Dilakukan di Dua Lokasi Berbeda
Penggeledahan pertama dilakukan di rumah mantan pejabat Pemkab Ponorogo, Yesi Daniel Tri Baskoro. Dia diketahui pernah menjabat sebagai Kabid Kebudayaan dan Kabid Destinasi Wisata di Disbudparpora Ponorogo. Penggeledahan berlangsung selama sekitar dua jam, dan tim KPK membawa satu koper yang diduga berisi dokumen terkait proyek di lingkungan dinas tersebut.
Setelah menyelesaikan penggeledahan di rumah Yesi Daniel, penyidik KPK beralih ke kediaman Ketua KONI Ponorogo Heru Sungoko. Rumah mewah milik Heru yang terletak di Jalan Batoro Katong sempat mengalami kesulitan dalam proses masuk karena pemilik tidak berada di lokasi. Setelah menunggu sekitar satu jam, penyidik akhirnya bisa memasuki rumah tersebut sekitar pukul 18.00 WIB.
Penjelasan dari Tetangga dan Kondisi Saat Ini
Fadollah Aris, tetangga Heru, menyampaikan bahwa dia melihat petugas KPK masuk ke dalam rumah. Namun, ia tidak mengetahui secara pasti apa yang sedang diperiksa. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih berjaga di depan rumah tersebut sementara tim KPK terus melakukan penggeledahan secara tertutup.
Belum ada keterangan resmi dari KPK maupun pihak terkait mengenai operasi tersebut. Hal ini membuat spekulasi terkait hubungan antara penggeledahan ini dengan kasus korupsi yang sedang ditangani oleh lembaga anti-korupsi tersebut.
Keterlibatan Pejabat dan Kontraktor
Heru Sungoko, selain menjadi Ketua KONI Ponorogo, juga dikenal sebagai kontraktor. Hal ini menunjukkan potensi keterlibatan pihak swasta dalam proyek yang tengah diselidiki. Sementara itu, Yesi Daniel Tri Baskoro, yang telah pensiun dari jabatannya di dinas pariwisata, juga menjadi objek penyelidikan KPK.
Ini menunjukkan bahwa kasus korupsi yang menimpa Bupati Sugiri Sancoko tidak hanya melibatkan pejabat pemerintah daerah, tetapi juga pihak-pihak lain yang terkait langsung dengan pelaksanaan proyek.
Proses Investigasi Terus Berjalan
Sebelumnya, KPK juga telah melakukan penggeledahan di beberapa perusahaan konstruksi yang diduga terkait dengan kasus korupsi di Ponorogo. Dokumen, alat komunikasi, dan barang bukti lainnya disita dalam operasi tersebut.
Kasus ini menjadi salah satu fokus utama KPK dalam upaya membersihkan praktik korupsi di tingkat daerah. Dengan penggeledahan di rumah pejabat dan kontraktor, lembaga tersebut berusaha mengungkap mekanisme penyalahgunaan dana proyek yang diduga merugikan keuangan negara.
Tantangan dalam Penyelidikan
Meski KPK terus melakukan penyelidikan, proses ini sering kali menghadapi tantangan seperti kesulitan mengumpulkan bukti, keterlibatan banyak pihak, serta kerumitan administrasi proyek. Hal ini memperkuat kebutuhan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran pemerintah daerah.
Dengan terus berkembangnya kasus ini, publik berharap KPK dapat memberikan kepastian hukum dan menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya. ***





Saat ini belum ada komentar