Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » NASIONAL » Rais Aam PBNU Kecam Tindakan Viral Gus Elham yang Cium Anak Kecil, Minta Aparat Bertindak

Rais Aam PBNU Kecam Tindakan Viral Gus Elham yang Cium Anak Kecil, Minta Aparat Bertindak

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar menyampaikan kecaman yang tajam terhadap tindakanpendakwahAsal Kediri, Jawa Timur, Mohammad Elham Yahya Luqman atauGus Elhamyang menjadi perhatian negatif masyarakat setelah mencium putri perempuan saat sedang berdakwah.

Rais Aam PBNU tersebut menyerukan agar tindakan serupa tidak terjadi kembali. Menurutnya, pendekatan dakwah dengan cara demikian dianggap tidak sesuai. Tak ketinggalan, Akhyar juga berharap Gus Elham diberikan sanksi terkait perbuatannya itu.

“Dakwah seperti apa ini, tindakannya mencium-mencium, merusak. Tidak boleh muncul lagi, jika perlu diberikan sanksi yang berat,” kata Akhyar kepada awak media di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Kamis (13/11/2025).

Selain itu, Akhyar juga mengharapkan agar pihak berwenang dapat bertindak lebih aktif dalam menangani tindakan yang dilakukan oleh Gus Elham. Menurutnya, PBNU hanya mampu memberikan sanksi yang bersifat administratif.

“Yang berwenang [yang menindaklanjuti]. Jika NU, sanksinya administratif. Pihak berwenang harus proaktif mengambil inisiatif laporan,” katanya.

Sebagai tindakan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan, PBNU telah membentuk tim satuan tugas (satgas) untuk mengawasi aktivitas yang dilakukan oleh seluruh dai di seluruh negeri.

“PBNU telah membentuk tim satgas,” tutupnya secara singkat.

Sebelumnya dilaporkan, Muhammad Elham Yahya Luqman atau dikenal sebagai Gus Elham meminta maaf setelah sejumlah akun di media sosial membagikan foto dirinya sedang mencium seorang anak perempuan. Tindakannya dinilai tidak layak dan menunjukkan tanda-tanda pelecehan.

Di unggahan Instagram @mtibadallah, Gus Elham meminta maaf atas tindakan yang menyebabkan keributan di kalangan masyarakat. Ia mengakui kesalahannya terhadap apa yang telah dilakukan.

“Saya mengakui bahwa hal itu adalah kesalahan dan kekhilafan saya sendiri. Saya berkomitmen untuk memperbaiki diri dan menjadikan kejadian ini sebagai pelajaran berharga agar tidak terulang kembali di masa depan,” katanya, Rabu (12/11/2025).

Ia juga berjanji di masa depan menyampaikan dakwah dengan lebih cerdas dan mengacu pada etika serta norma yang berlaku di Indonesia.

Menurutnya, video yang beredar merupakan rekaman lama dan sudah secara resmi dihapus dari semua akun media sosial resmi yang terkait dengannya. Ia menyatakan bahwa anak-anak yang dicium berada dalam pengawasan orang tua.

“Bahwa anak-anak dalam video yang viral adalah mereka yang berada di bawah pengawasan orang tua mereka yang mengikuti rutinitas pengajian saya,” tutupnya.

Merespons peristiwa tersebut, Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i memberikan kritik tajam terhadap tindakan Gus Elham. Menurutnya, tindakan tersebut tidak layak dilakukan.

“Kita setuju dengan masyarakat, bahwa itu tidak layak!,” tegasnya, dilaporkan di situs resmi Kemenag.go.id, dikutip Rabu (12/11/2025).

Ia menekankan bahwa Kementerian Agama memiliki pedoman lingkungan yang ramah anak di madrasah dan pesantren sesuai dengan Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Islam.

“Tadi juga telah disimpulkan (dalam rapat) terdapat surat keputusan dari Dirjen Pendis mengenai madrasah dan pesantren yang ramah anak, yang intinya agar anak-anak madrasah dan anak-anak pesantren mendapatkan pemenuhan haknya sebagai peserta didik serta terhindar dari tindakan kekerasan yang tidak seharusnya mereka alami,” jelas Romo. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinkes Kediri Cek Langsung Dapur SPPG, Ambil Sampel Air dan Makanan

    Dinkes Kediri Cek Langsung Dapur SPPG, Ambil Sampel Air dan Makanan

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Pemeriksaan Langsung oleh Dinkes Kota Kediri di Dapur SPPG DIAGRAMKOTA.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri melakukan pemeriksaan langsung terhadap sejumlah dapur pelaksana Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memastikan bahwa seluruh dapur memenuhi standar kebersihan dan kelayakan agar dapat mendapatkan sertifikat laik higiene sanitasi (SLHS). Pemeriksaan dilakukan pada Selasa, […]

  • Kapolda Jatim Pimpin Penanaman Jagung Serentak di Nganjuk, Dukung Target Nasional 10 Juta Ton

    Kapolda Jatim Pimpin Penanaman Jagung Serentak di Nganjuk, Dukung Target Nasional 10 Juta Ton

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 167
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si. memimpin langsung kegiatan penanaman Jagung serentak Kuartal III Tahun 2025 di Kabupaten Nganjuk. Penanaman jagung dilaksanakan di lahan Perhutanan Sosial wilayah Kabupaten Nganjuk, tepatnya di kawasan Hutan Selatan Bendungan Semantok, Desa Sambikerep, Kecamatan Rejoso, dengan luas 5,2 Hektar, pada Rabu (9/7/2025). Kegiatan ini merupakan […]

  • Kolaborasi UTHM, Untag Surabaya Tingkatkan Riset dan Pertukaran Akademik

    Kolaborasi UTHM, Untag Surabaya Tingkatkan Riset dan Pertukaran Akademik

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 61
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Universitas Surabaya dan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) memperkuat kerja sama dalam bidang penelitian, pertukaran akademik, serta publikasi ilmiah. Kesepakatan ini tercapai dalam pertemuan resmi antara kedua perguruan tinggi di Johor Darul Ta’zim, Malaysia, pada Jumat (28/11). Rektor Universitas Nasional (Untag) Surabaya, Prof Mulyanto Nugroho, mengatakan bahwa kerja sama tersebut perlu segera diwujudkan dalam […]

  • Selamatkan Ribuan Nyawa, Polres Tulungagung Sukses Gagalkan Peredaran 5,5 Ons Sabu

    Selamatkan Ribuan Nyawa, Polres Tulungagung Sukses Gagalkan Peredaran 5,5 Ons Sabu

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 174
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tulungagung berhasil mengungkap peredaran narkotika dalam sebuah operasi besar yang dilaksanakan pada Selasa, 17 September 2024. Dalam operasi ini, seorang pengedar narkoba berhasil diamankan dengan barang bukti berupa 5,5 ons sabu dan 463 butir ekstasi. Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi, dalam jumpa pers pada Rabu (18/09/2024), menjelaskan […]

  • Pencarian Korban Longsor di Kawasan Hutan Raden Soerjo Terus Dilakukan

    Pencarian Korban Longsor di Kawasan Hutan Raden Soerjo Terus Dilakukan

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 200
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Upaya pencarian korban longsor di kawasan hutan Raden Soerjo, Blok Watu Lumpang, Pacet, Mojokerto, terus dilakukan oleh tim gabungan. Longsor yang terjadi pada Kamis (3/4) sekitar pukul 11.15 WIB menimbun dua mobil dan mengakibatkan satu korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Kedua kendaraan yang tertimbun longsor terdiri dari sebuah pick up berwarna putih […]

  • Polri Laksanakan Mutasi 85 Pati dan Pamen pada Januari 2026

    Polri Laksanakan Mutasi 85 Pati dan Pamen pada Januari 2026

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 37
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melaksanakan mutasi jabatan terhadap perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) pada Januari 2026. Total terdapat 85 personel yang mengalami mutasi berdasarkan dua Surat Telegram Kapolri. Mutasi tersebut tertuang dalam ST Nomor ST/99/I/KEP./2026 tanggal 15 Januari 2026 yang mencakup 53 personel, serta ST Nomor ST/143/I/KEP./2026 tanggal 22 […]

expand_less