Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » BEM Unpad Minta DPRD Jabar Cabut Tunjangan Perumahan Rp70 Juta

BEM Unpad Minta DPRD Jabar Cabut Tunjangan Perumahan Rp70 Juta

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Desakan Mahasiswa untuk Mencabut Tunjangan Perumahan DPRD Jawa Barat

DIAGRAMKOTA.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa Universitas Padjajaran mengajukan desakan terhadap Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat agar mencabut tunjangan perumahan yang diberikan kepada anggota dewan. Mereka menilai bahwa pemberian tunjangan tersebut tidak pantas, terlebih saat masyarakat sedang menghadapi kesulitan ekonomi yang semakin berat.

Ezra Al Barra, Wakil Ketua BEM Kema Unpad, menyampaikan bahwa nominal tunjangan perumahan sebesar tujuh puluh juta rupiah per bulan merupakan bentuk ketidakpekaan terhadap kondisi rakyat. Ia menyoroti bahwa jumlah tersebut jauh lebih besar dibandingkan tunjangan perumahan anggota DPR yang sebelumnya sudah dihapus, yaitu sebesar lima puluh juta rupiah.

Menurut Ezra, uang sebesar itu bisa digunakan untuk kepentingan yang lebih luas, seperti pembangunan infrastruktur atau bantuan sosial bagi masyarakat. Ia juga menyarankan agar DPRD Jawa Barat mengikuti langkah serupa dengan DPR yang telah membatalkan kebijakan tersebut. Selain itu, mahasiswa meminta adanya audit menyeluruh terhadap penggunaan anggaran oleh anggota dewan bersama masyarakat sipil.

Ezra menegaskan bahwa mahasiswa juga mendesak semua pejabat daerah untuk berhenti menggunakan anggaran publik hanya untuk keuntungan pribadi. “Berhenti berpesta di atas penderitaan rakyat,” katanya. “Tunjukkan empati, hentikan pemborosan, dan kembalikan politik kepada akarnya, yaitu melayani masyarakat, bukan menghisap anggaran.”

Pemberian tunjangan perumahan bagi anggota DPRD Jawa Barat diatur dalam Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 189 Tahun 2021. Dalam aturan ini, setiap pimpinan dan anggota DPRD yang tidak memiliki fasilitas rumah dinas akan mendapatkan tunjangan perumahan dalam bentuk uang yang dibayarkan setiap bulan.

Besaran tunjangan ini berbeda-beda, dengan jumlah tertinggi sebesar tujuh puluh juta rupiah untuk Ketua DPRD. Wakil Ketua mendapatkan enam puluh lima juta rupiah, sementara anggota dewan menerima enam puluh dua juta rupiah per bulan. Semua biaya yang timbul dari keputusan gubernur ini ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jawa Barat.

Selain tunjangan perumahan, anggota DPRD Jawa Barat juga mendapatkan beberapa fasilitas lain. Beberapa di antaranya adalah uang representasi sebesar dua juta dua ratus ribu rupiah, uang paket sebesar dua ratus dua puluh lima ribu rupiah, tunjangan jabatan sebesar tiga juta dua ratus ribu rupiah, serta tunjangan komunikasi intensif sebesar dua puluh satu juta rupiah.

Terdapat juga tunjangan reses sebesar dua puluh satu juta rupiah dan tunjangan transportasi sebesar tujuh belas juta rupiah. Bagi Ketua dan Wakil Ketua DPRD, mereka mendapatkan jatah dana operasional masing-masing sebesar delapan belas juta rupiah dan sembilan juta enam ratus ribu rupiah. Dana operasional ini diberikan setiap bulan dengan ketentuan bahwa 80 persen diberikan sekaligus dan 20 persen tersisa untuk dukungan dana operasional lainnya.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Film Korea dengan Adegan Banjir, Parasite hingga The Great Flood

    3 Film Korea dengan Adegan Banjir, Parasite hingga The Great Flood

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 245
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sejak akhir November 2025, terjadi banjir bandang yang menimpa sanak saudara kita di Sumatra. Bencana alam tersebut pun sampai menelan ratusan korban jiwa dan ratusan ribu orang lainnya harus mengungsi. Curah hujan yang ekstrem adalah penyebab hal itu terjadi. Apalagi diperparah dengan lingkungan yang telah rusak. Tanah pun tidak mampu menyerap air tersebut. Nah, […]

  • Tari Kecak: Sejarah & Filosofinya

    Tari Kecak: Sejarah & Filosofinya

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 514
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tari Kecak: Sejarah & FilosofinyaLebih dari sekadar tarian, Kecak adalah sebuah narasi epik yang diiringi oleh gemuruh suara ratusan pria yang membentuk lingkaran, menciptakan atmosfer magis dan mendebarkan. Mari kita telusuri sejarah dan filosofi di balik seni pertunjukan yang mendunia ini. Sejarah Lahirnya Kecak: Kolaborasi Seni dan Agama Kecak bukanlah tarian tradisional yang […]

  • Lilik Hendarwati Dukung Urban COP di Gang Dolly: Dorong Pemuda Berkarya dan Berdaya

    Lilik Hendarwati Dukung Urban COP di Gang Dolly: Dorong Pemuda Berkarya dan Berdaya

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 357
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM– Anggota DPRD Jawa Timur, Lilik Hendarwati, memberikan apresiasi terhadap inisiatif beberapa kampus di Surabaya yang menggagas Urban Community Outreach Program (Urban COP) di Gang Dolly. Program ini bertujuan untuk memberdayakan pemuda melalui berbagai kegiatan kreatif dan edukatif, termasuk pendirian Studio Podcast “Ruang Srawung.” Menurut Lilik, langkah ini memberikan harapan baru bagi kawasan yang dulunya […]

  • Tambang di Mandalika, DPRD Lombok Tengah Turun ke Lapangan Evaluasi OPD

    Tambang di Mandalika, DPRD Lombok Tengah Turun ke Lapangan Evaluasi OPD

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 119
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wilayah selatan Lombok Tengah digemparkan oleh penggalian pasir pantai di Selong Belanak serta tambang ilegal di Desa Kuta Mandalika. Anggota DPRD Lombok Tengah mengungkapkan kekecewaan terhadap aktivitas yang mengakibatkan kerusakan pada lingkungan. Ketua DPRD Lombok Tengah L. Ramdan menyatakan, akan segera mengambil tindakan tegas, termasuk memanggil Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkaitan untuk dilakukan […]

  • Inovasi Luar Biasa! Kampung Tambak Segaran Raih Apresiasi Tinggi Polri

    Inovasi Luar Biasa! Kampung Tambak Segaran Raih Apresiasi Tinggi Polri

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 269
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kampung RW 3 Tambak Segaran, Kelurahan Tambak Rejo, Kecamatan Simokerto, Surabaya, mendapat perhatian nasional sebagai kampung mandiri dan inovatif. Pada 8 Desember 2024, Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri, Brigjen Pol. Badya Wijaya, S.H., M.H., mengunjungi kampung ini dan memberikan apresiasi atas berbagai program kreatif yang dikembangkan oleh warga. Kunjungan Brigjen Pol. Badya didampingi Dirbinmas […]

  • Harga Emas Antam , Galeri 24, Antam, UBS, Antam Retro

    Turun atau Naik? Perubahan Harga Emas Antam pada 16 Februari 2026

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 127
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia PT Aneka Tambang (ANTM) mengalami penurunan pada hari Senin, 16 Februari 2026. Dalam pergerakan harian, harga emas turun sebesar Rp 14.000 per gram, dari sebelumnya berada di angka Rp 2.954.000 per gram menjadi Rp 2.940.000 per gram. Penurunan ini juga terjadi pada harga buyback yang ditawarkan oleh […]

expand_less