Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Komisi D : Kekayaan Seni Dan Tradisi Budaya Serta Nilai Kepahlawanan Harus Tetap Diwariskan

Komisi D : Kekayaan Seni Dan Tradisi Budaya Serta Nilai Kepahlawanan Harus Tetap Diwariskan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMKomisi D DPRD Surabaya menggelar rapat lanjutan membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemajuan Kebudayaan dan Pembinaan Nilai-Nilai Kepahlawanan pada Senin (17/3/2025).

Rapat yang dipimpin oleh dr. Zuhrotul Mar’ah ini turut dihadiri oleh berbagai komunitas budaya, seperti Komunitas Begandring dan Puri Rajapatni, serta Camat Genteng dan Camat Krembangan.

Dalam rapat tersebut, dr. Zuhrotul Mar’ah menegaskan pentingnya menggali dan memperkuat identitas budaya Surabaya sebagai Kota Pahlawan yang juga memiliki kekayaan seni dan tradisi.

“ Surabaya bukan hanya kota bisnis dan metropolitan, tetapi juga memiliki nilai-nilai kepahlawanan dan kejuangan yang harus terus diwariskan,” ujarnya.

Ia juga menekankan perlunya membangun ekosistem budaya yang berkelanjutan melalui event-event tahunan serta kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dunia pendidikan dan keluarga.

Menurut Zuhro, Surabaya perlu meniru kota lain seperti Yogyakarta dan Bali dalam mengembangkan dan melestarikan kebudayaan.

“Jogja memiliki gedung-gedung bersejarah yang tetap nyaman untuk dikunjungi dan bisa dijadikan tempat belajar. Harapannya, Surabaya juga bisa menghidupkan kembali bangunan bersejarah serta memperkenalkan kesenian lokal seperti tari remo kepada masyarakat,” jelasnya.

Zuhro menambahkan bahwa modifikasi kebudayaan harus tetap memperhatikan nilai-nilai asli, seperti tari remo yang dapat disesuaikan dengan perkembangan zaman namun tetap mempertahankan esensinya.

Sementara Ketua Puri Aksara Rajapatni, Nanang Purwono, dalam pandangannya menyoroti pentingnya membedakan antara nilai kejuangan dan kepahlawanan.

“ Pahlawan adalah mereka yang telah berjuang, sedangkan kejuangan adalah proses yang melahirkan kepahlawanan itu sendiri,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa pemajuan budaya harus mencakup pelestarian bahasa dan aksara, terutama aksara Jawa yang mulai tergerus zaman. Nanang juga menyoroti bahwa di berbagai situs bersejarah di Surabaya, seperti kompleks Sunan Ampel dan makam para bupati, masih banyak ditemukan inskripsi dalam aksara Jawa yang belum banyak dipahami oleh generasi muda.

Oleh karena itu, perlu ada program edukasi dan pelestarian aksara Jawa agar tetap dikenal dan digunakan oleh masyarakat.

Sementara itu, Camat Genteng, Muhammad Aries Hilmi, mengusulkan agar raperda ini mempertimbangkan model pendampingan berkelanjutan seperti yang dilakukan oleh Bank Indonesia dalam program Desa Wisata.

“Pendampingan selama 5 tahun dapat memberikan kesinambungan bagi komunitas budaya dan sejarah, sekaligus memotivasi mereka untuk terus berkontribusi,” paparnya.

Dirinya mencontohkan bagaimana Kampung Peneleh di Surabaya berhasil mendapatkan dukungan dari Bank Indonesia untuk pengembangan wisata sejarah. Dengan adanya pendampingan yang lebih panjang, diharapkan komunitas lokal memiliki kesempatan untuk berkembang secara mandiri dan menciptakan ekosistem kebudayaan yang berkelanjutan.

Dukungan terhadap konsep pemajuan kebudayaan juga disampaikan oleh anggota Komisi D, Imam Syafii. Ia menegaskan bahwa raperda ini tidak sekadar melestarikan budaya, tetapi harus mampu mendorong perubahan yang lebih baik.

“Pemajuan berarti ada gerak dan aksi nyata. Contohnya, di Banyuwangi setiap akhir pekan ada pentas budaya di alun-alun yang didukung pemerintah daerah, sehingga seniman mendapat ruang berekspresi sekaligus pemasukan,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa tanpa intervensi anggaran yang jelas dari pemerintah, pemajuan kebudayaan akan sulit diwujudkan secara optimal.

Dengan berbagai masukan yang muncul dalam rapat, Raperda Pemajuan Kebudayaan dan Pembinaan Nilai-Nilai Kepahlawanan ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan ekosistem budaya yang lebih maju dan inklusif di Surabaya.

“ Komisi D juga akan mengkaji lebih lanjut berbagai usulan yang disampaikan untuk memastikan bahwa, kebijakan yang dihasilkan benar-benar dapat diimplementasikan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Surabaya,” tutup Imam Syafi’i.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Tanjung Perak Tingkatkan Patroli Pemukiman Antisipasi Tawuran

    Polres Tanjung Perak Tingkatkan Patroli Pemukiman Antisipasi Tawuran

    • calendar_month Minggu, 30 Jun 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Diagram Kota Tanjungperak – Tim Patroli Polsek Semampir yang di bekup Jatanras Polres Pelabuhan Tanjung Perak secara aktif melaksanakan kegiatan patroli di wilayah Wonokusumo Surabaya. Polisi mengawasi secara intensif rawannya tawuran. “Anggota Polsek Semampir beserta Jatanras Polres Tanjung Perak secara intensif melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap area-area rawan tawuran, serta potensi kerawanan kriminalitas lainnya,” kata […]

  • Aksi Budaya “Akselerasi” Sidoarjo Lanjut ke Pendopo: Sekda, Kadisbud, dan Budayawan Berdialog, Pers Siap Kawal Tuntas

    Aksi Budaya “Akselerasi” Sidoarjo Lanjut ke Pendopo: Sekda, Kadisbud, dan Budayawan Berdialog, Pers Siap Kawal Tuntas

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 141
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gelombang aksi damai bertajuk Akselerasi Budaya Sidoarjo (Aksi Selaras dan Aspirasi Budaya) berlanjut hingga ke Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Selasa Kliwon, 22 Juli 2025. Usai menyuarakan tuntutan di depan Gedung DPRD, ratusan pelaku budaya dan seniman bergerak menuju pusat pemerintahan daerah untuk melanjutkan penyampaian aspirasi. Aksi ini disambut langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten […]

  • BPBD Surabaya Edukasi Mitigasi Bencana

    BPBD Surabaya Edukasi Mitigasi Bencana: Membangun Kesadaran Bersama

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 66
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, sebagai kota besar yang rentan terhadap berbagai jenis bencana, telah mengambil langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang mitigasi bencana. Inisiatif ini dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, yang berupaya memastikan setiap warga memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk menghadapi situasi darurat. Peran Masyarakat dalam Mitigasi Bencana Kepala BPBD Surabaya, Irvan […]

  • Pasca Penutupan Tambang Ilegal, DPRD Tasikmalaya Minta Reklamasi Lahan Segera Dilakukan

    Pasca Penutupan Tambang Ilegal, DPRD Tasikmalaya Minta Reklamasi Lahan Segera Dilakukan

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 115
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tasikmalaya mengharapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) segera membuat rencana pemulihan lingkungan atau reklamasi serta pemulihan ekonomi masyarakat setelah penutupan ratusan tambang emas ilegal di Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya. “Kami mengapresiasi tindakan tersebut, karena tanpa penertiban sejak awal, kerusakan lingkungan bisa semakin meluas dan dampaknya akan jauh lebih […]

  • 91 Orang Masih Tertimbun Reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

    91 Orang Masih Tertimbun Reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Kondisi Terkini Evakuasi di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo DIAGRAMKOTA.COM – Sebanyak 91 orang diduga masih tertimbun di dalam reruntuhan bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur. Peristiwa ini terjadi saat para santri sedang melaksanakan salat Ashar pada Senin (29/9/2025) pukul 15.00 WIB. Bangunan yang berfungsi sebagai mushala tiga lantai tersebut runtuh dan menimpa […]

  • Prilly Latuconsina Jadi Duta Brand Cellbooster di Starry Night Talks & Insights 2025

    Prilly Latuconsina Jadi Duta Brand Cellbooster di Starry Night Talks & Insights 2025

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 83
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Aktris, produser, dan pengusaha muda, Prilly Latuconsina resmi diumumkan sebagai Brand Ambassador Cellbooster, injectable skin booster premium asal Swiss yang kini menjadi pilihan utama para profesional estetika di Indonesia. Pengumuman tersebut disampaikan dalam event Starry Night Talks & Insights 2.0 yang digelar di The H Club, Jakarta pada 4 Desember 2025. Penunjukan Prilly Latuconsina […]

expand_less