Ketua PWDPI Jatim Apresiasi Kinerja Menteri Kominfo

NASIONAL826 Dilihat

Diagram Kota Surabaya – 23 Juni 2024 Ketua Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Jatim Mei Teguh Priyono, memberikan apresiasi yang tinggi kepada Menteri Komunikasi dan Informatika atas langkah tegasnya dalam memutus Network Access Protocol (NAP) yang digunakan oleh situs-situs judi online.

Dalam pernyataannya, Teguh menyatakan bahwa tindakan ini merupakan langkah yang sangat positif dalam upaya pemerintah untuk memberantas aktivitas ilegal yang merugikan masyarakat.

“Namun langkah konkret yang menunjukkan komitmen pemerintah dalam melindungi masyarakat dari dampak negatif situs-situs yang merugikan masyarakat,” tapi kenyataan dengan situs online Amazon Fedex berbasis di Singapura yang diduga penipuan belum tersentuh padahal banyak memakan korban seller Indonesia yang direkrut oleh e-commerce Amazon Fedex
admin instruktur lokal yang mengklaim sebagai Amazon Fedex berbasis di Singapura platform ini masih aktif merekrut seller di medsos fb, meskipun konsumennya berasal dari luar negeri dan tidak dari Indonesia

Baca Juga :  Oknum Perangkat Desa Memukul dan Kriminalisasi Wartawan Waka DPW PWDPI Jatim

Dugaan Penipuan ini telah menimbulkan kerugian bagi ratusan masyarakat Indonesia, kebanyakan dari mereka berpenghasilan rendah korban yang terlambat menyetor uang dalam waktu 24 jam langsung dikenakan denda dan uangnya tidak bisa ditarik, sementara pesanan masuk bertubi tubi yang harus ditranfer ke rekening intruktur yang berbeda beda bank, membuat kewalahan bagi korbannya terpaksa menyerah dan uangnya tidak bisa kembali.
dan sudah viral ujarnya

Ketua PWDPI Jatim juga menambahkan bahwa tindakan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi Masyarakat di Indonesia ,”dengan berkurangnya akses ke situs-situs judi online dan Amazon Fedex diharapkan masyarakat dapat lebih fokus pada aktivitas yang lebih produktif dan bermanfaat.

Baca Juga :  Oknum Perangkat Desa Memukul dan Kriminalisasi Wartawan Waka DPW PWDPI Jatim

“Untuk itu kami mohon kominfo meneliti, menelaah memeriksa keberadaan platform online Amazon Fedex, perdagangan online ini milyaran rupiah lenyap milik korban yang terdata di group korban Amazon dengan salah satu peraturan yang tidak konsisten, dengan cara yang licik oleh intruktur lokal yang secara halus memeras korbannya.”tegasnya

Kasus ini mencuat setelah serangkaian laporan dari berbagai korban seller Amazon Fedex diseluruh daerah yang sudah lapor ke pihak berwajib
Kami berharap langkah tegas dari Menteri Kominfo ini diharapkan dapat menjadi awal dari berbagai kebijakan dan tindakan lainnya yang akan memperkuat regulasi dan pengawasan terhadap aktivitas online yang ilegal dan merugikan bagi masyarakat Indonesia.(dk/tgh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 komentar