Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Atasi Pengamen Dan Pengemis Selama Ramadhan, DPRD Ingatkan Pemkot Harus Ada Langkah Kongkret

Atasi Pengamen Dan Pengemis Selama Ramadhan, DPRD Ingatkan Pemkot Harus Ada Langkah Kongkret

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMSatpol PP Kota Surabaya semakin gencar melakukan patroli Asuhan Rembulan guna menertibkan Penyandang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPPKS) di Kota Pahlawan selama Bulan Ramadan 2025, hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

PPPK yang ditertibkan itu adalah pengemis atau pengamen musiman. Mereka biasanya berkedok sebagai peminta sumbangan.

Karena itu, Satpol PP Kota Surabaya telah memetakan para personel di sejumlah lokasi, di mana pengemis kerap kali mendatangi rumah atau di lampu merah, baik sebelum atau selama puasa.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Aldy Blaviandy mengingatkan kepada Pemerintah Kota Surabaya bahwa penertiban yang dilakukan kepada pengemis dan juga pengamen di kota setempat harus disertai dengan solusi yang jelas, bukan sekadar tindakan represif.

“Kami berharap jika ada penertiban, itu dilakukan dengan cara yang humanis dan memiliki tujuan yang jelas,” ujar Aldy saat dikonfirmasi di Surabaya, Selasa.25 Februari 2025

Ketua fraksi Golkar Surabaya ini mengingatkan bahwa tanpa solusi konkret, penertiban hanya akan menimbulkan citra buruk bagi Pemkot Surabaya terutama di bulan suci Ramadhan.

“Jangan sampai di tengah berbagai isu yang berkembang terkait Pemkot Surabaya penertiban ini justru memperburuk citra pemerintah di mata masyarakat. Apalagi, kita tahu masyarakat sering berbagi takjil di bulan puasa,” katanya.

Menurut Aldy, kebijakan pembatasan lokasi pembagian takjil yang telah diterapkan di beberapa titik juga perlu dipikirkan kembali.

Ia menyarankan agar Pemkot menetapkan lokasi-lokasi khusus bagi masyarakat yang ingin berbagi takjil, sehingga tidak mengganggu ketertiban umum dan juga memberi solusi bagi para pengemis dan gelandangan.

Dalam upaya menertibkan pengemis dan pengamen, Aldy juga menyoroti pentingnya patroli dan pengawasan intensif di jam-jam tertentu.

“Jam-jam rawan itu biasanya saat pulang kantor, saat pembagian sembako, atau menjelang buka puasa. Selama ini sudah ada pengurai kemacetan dari dinas terkait, tapi apakah upaya itu juga mempertimbangkan dampaknya terhadap ketertiban pengemis dan pengamen,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa penertiban tidak boleh dilakukan hanya untuk “membersihkan” kota dari pemandangan yang dianggap mengganggu, tetapi harus benar-benar memberi solusi bagi mereka yang membutuhkan.

Selain itu, Aldy juga menyoroti fenomena gelandangan, di mana banyak pendatang dari daerah sekitar Surabaya karena menganggap peluang ekonomi lebih baik.

“Kita tidak bisa memungkiri bahwa banyak warga dari daerah sekitar yang beranggapan bahwa Surabaya lebih menjanjikan. Maka, Pemkot harus menyiapkan sarana dan tempat yang memadai. Jangan hanya sekadar wacana, tetapi harus ada solusi nyata yang bisa mengatasi permasalahan ini tanpa mengganggu aktivitas warga Surabaya,” kata dia.

Aldy menegaskan bahwa keberhasilan Pemkot dalam menangani persoalan ini akan menjadi tolok ukur kepuasan masyarakat.

“Jangan sampai hanya sekadar bicara tanpa tindakan nyata. Keberhasilan pemerintah menertibkan pengemis dan gelandangan di bulan Ramadan harus diukur dari seberapa efektif solusi yang diberikan,” katanya.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terbongkar! Rusli Bintang Bohongi Publik Lampung, Serahkan Universitas Malahayati ke Istri Kedua

    Terbongkar! Rusli Bintang Bohongi Publik Lampung, Serahkan Universitas Malahayati ke Istri Kedua

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 388
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –  Isu pengkhianatan dalam rumah tangga dan dunia pendidikan kini tengah menjadi sorotan publik. Rosnati Syekh, istri pertama Rusli Bintang, harus menelan pil pahit setelah suami yang selama ini ia percayai justru mencabut haknya secara sepihak. Universitas Malahayati, yang selama ini ia jaga sebagai amanah, kini dikabarkan jatuh ke tangan istri muda Rusli Bintang. […]

  • Glory ALM, Adelaide United Perth Glory , Adelaide United

    Strategi dan Mentalitas dalam Persiapan Pertandingan Adelaide United

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 103
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Adelaide United, yang saat ini sedang bersiap menghadapi pertandingan melawan Perth Glory, menunjukkan komitmen untuk menjaga konsistensi dan fokus. Pelatih kepala klub, Airton Andrioli, menekankan pentingnya mindset dan persiapan yang matang sebelum laga berikutnya. Fokus pada Konsistensi dan Kepercayaan Diri Andrioli menyatakan bahwa hasil positif di Sydney memberikan dorongan kepercayaan diri bagi tim. “Kami […]

  • Gempa Bumi Magnitudo 3,6 Mengguncang Kabupaten Blitar, Jawa Timur

    Gempa Bumi Magnitudo 3,6 Mengguncang Kabupaten Blitar, Jawa Timur

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 219
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3,6 mengguncang Kabupaten Blitar, Jawa Timur, pada Selasa (27/1/2026) pukul 07:15 WIB. Peristiwa ini tercatat sebagai gempa dangkal yang berada pada kedalaman 5 kilometer. BMKG mencatat lokasi episenter gempa berada di koordinat 10,89 Lintang Selatan (LS) dan 112,31 Bujur Timur (BT), atau sekitar 306 kilometer Tenggara Kabupaten Blitar. […]

  • Polri Dorong Kepemimpinan Perempuan Lewat Pelatihan Gender di JCLEC Semarang

    Polri Dorong Kepemimpinan Perempuan Lewat Pelatihan Gender di JCLEC Semarang

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 365
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka memperingati Hari Kartini sekaligus mendorong pengarusutamaan gender di lingkungan Polri, Direktorat Tindak Pidana Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditppid PPA & PPO) Bareskrim Polri membuka pelatihan bertajuk Kartini Series 1: Gender – Train The Trainers di JCLEC, Semarang, Senin (21/4/2025). Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan anggota Polri dari […]

  • Warga Tambak Oso Hadang Eksekusi Lahan Seluas 9,85 hektare Sengketa dengan PT Kejayan Mas Memanas

    Warga Tambak Oso Hadang Eksekusi Lahan Seluas 9,85 hektare Sengketa dengan PT Kejayan Mas Memanas

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 473
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ratusan warga Desa Tambak Oso, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, menghadang rencana eksekusi lahan seluas hampir 10 hektare yang dijadwalkan oleh Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo pada Rabu (18/6/2025). Aksi penolakan dilakukan dengan memblokade akses masuk ke lokasi dan menolak kehadiran aparat yang hendak membuka jalan bagi pelaksanaan eksekusi. “Ini tanah milik warga, kami tidak […]

  • PBNU Mengukuhkan Keputusan Konsultasi Syuriyah-Mustasyar di Lirboyo

    PBNU Mengukuhkan Keputusan Konsultasi Syuriyah-Mustasyar di Lirboyo

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 145
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi mengukuhkan hasil dari keputusan Rapat Konsultasi Syuriyah dengan Mustasyar yang telah dilaksanakan di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur pada 25 Desember 2025. Keputusan ini diambil dalam Rapat Pleno yang dipimpin oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar pada Kamis (29/1/2026) di kantor PBNU. Pemulihan Kepemimpinan PBNU […]

expand_less