Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Warga Sutorejo Indah Keluhkan PSU dan Data Kemiskinan, DPRD Surabaya Desak Pemkot Bertindak Cepat!

Warga Sutorejo Indah Keluhkan PSU dan Data Kemiskinan, DPRD Surabaya Desak Pemkot Bertindak Cepat!

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Anggota DPRD Kota Surabaya dari Partai Nasdem, Imam Syafi’i, menggelar reses di Balai RW VIII, Perumahano Sutorejo Indah, Kelurahan Dukuh Sutorejo, Kecamatan Mulyorejo, pada Kamis (13/2/2025) malam. Dalam pertemuan ini, berbagai aspirasi masyarakat mencuat, terutama terkait masalah Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) serta keakuratan data kemiskinan di Surabaya.

Ketidakakuratan Data Kemiskinan Disorot

Ketua Karang Werda Tunggal Wisma, Eddy Rusianto, menyoroti permasalahan data kemiskinan yang dinilai tidak objektif. Menurutnya, banyak warga yang sebenarnya masuk kategori miskin karena tidak memiliki penghasilan, tetapi tidak terdata hanya karena memiliki rumah atau kendaraan.

“Jika seseorang tinggal sendirian di rumah warisan dan tidak memiliki penghasilan, seharusnya dia masuk dalam kategori miskin. Pemkot Surabaya perlu mengevaluasi kembali data kemiskinan agar lebih akurat dan adil,” ujar Eddy.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah harus menetapkan standar penghasilan minimal agar masyarakat bisa hidup layak di Surabaya.

Warga Terjebak dalam Masalah PSU, Infrastruktur Terbengkalai

Wakil Ketua RW VIII, Syafik, mengeluhkan bahwa PSU perumahan Sutorejo Indah belum diserahkan ke Pemkot Surabaya, sehingga kawasan ini tidak tersentuh pembangunan. Padahal, perumahan ini sudah berusia lebih dari 40 tahun dan sering mengalami banjir hingga setinggi lutut orang dewasa.

“Dalam setahun, banjir bisa terjadi tiga hingga empat kali. Ada RT yang tergenang selama satu jam, ada yang butuh hingga 12 jam untuk surut,” ungkap Syafik.

Sejak tahun 2023, warga telah mengusulkan pembangunan saluran air berupa box culvert sepanjang satu kilometer untuk mengatasi banjir. Namun, usulan ini dicoret oleh Pemkot karena PSU belum diserahkan. Syafik juga mengungkapkan kekhawatirannya terkait sengketa PSU yang pernah terjadi di kawasan Gunung Sari, di mana warga yang menyerahkan PSU justru digugat oleh pengembang.

“Kami butuh kepastian hukum agar pengembang tidak bisa menggugat warga setelah PSU diserahkan ke Pemkot,” tegasnya.

DPRD Surabaya Desak Pemkot Bertindak

Menanggapi keluhan warga, Imam Syafi’i menyatakan bahwa meskipun Sutorejo Indah dikenal sebagai kawasan menengah ke atas, masalah infrastruktur dan kebijakan PSU justru merugikan penghuninya. Salah satu permasalahan besar adalah alih fungsi fasum yang seharusnya menjadi ruang terbuka hijau atau waduk untuk pengendalian banjir, namun malah dialihkan menjadi tanah kavling yang dijual ke swasta.

“Warga kecewa karena fasum yang seharusnya digunakan untuk kepentingan bersama justru dialihkan untuk kepentingan komersial. Selain itu, proyek box culvert yang seharusnya dapat mengatasi banjir malah dicoret hanya karena PSU belum diserahkan,” jelas Imam.

Ia mendesak Pemkot Surabaya agar menekan pengembang untuk segera menyerahkan PSU, sehingga pembangunan infrastruktur yang sudah dianggarkan dapat segera direalisasikan. Imam juga menyoroti ketidakakuratan data kemiskinan yang berdampak pada penyaluran bantuan sosial.

“Kriteria miskin jangan hanya dilihat dari kepemilikan rumah atau kendaraan, tetapi harus berdasarkan penghasilan dan kemampuan ekonomi riil,” tegasnya.

Menurutnya, jika permasalahan ini terjadi di kawasan dengan tingkat pendidikan lebih rendah, warga akan lebih rentan menjadi korban ketidakadilan.

“Saya khawatir di kampung-kampung lain, ketidakadilan ini lebih parah. Pemkot harus bertindak cepat sebelum semakin banyak warga yang dirugikan,” tutupnya.(dk/@)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Keuangan Purbaya Buka Suara Soal Kesejahteraan Rakyat di Era Jokowi: Ekonomi Tidak Sehat

    Menteri Keuangan Purbaya Buka Suara Soal Kesejahteraan Rakyat di Era Jokowi: Ekonomi Tidak Sehat

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Perbandingan Ekonomi Indonesia di Masa Pemimpinan SBY dan Jokowi DIAGRAMKOTA.COM – Dalam beberapa waktu terakhir, perhatian publik terhadap arah ekonomi nasional semakin meningkat. Nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menjadi sorotan karena pernyataannya yang tegas dan jujur tentang kondisi perekonomian Indonesia selama dua masa kepemimpinan presiden. Purbaya menyampaikan pandangannya dalam forum Investor Daily Summit 2025, […]

  • Bermodal Pisau Dapur, Pria di Pasuruan Habisi Korban Demi Kuasai Mobil CRV

    Bermodal Pisau Dapur, Pria di Pasuruan Habisi Korban Demi Kuasai Mobil CRV

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 169
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Seorang pria berinisial MF (27) nekat menghabisi nyawa kerabatnya sendiri di Desa Legok, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, hanya karena ingin menguasai mobil Honda CRV putih milik korban. Tragisnya, aksi pembunuhan itu dilakukan dengan bermodalkan pisau dapur.(15/07/25) Peristiwa berdarah ini terjadi pada Senin, 14 Juli 2025, sekitar pukul 08.30 WIB. Tersangka MF menusuk korban […]

  • Airlangga: Dana Patriot Bond Finansial Pembangunan 33 PLTSa

    Airlangga: Dana Patriot Bond Finansial Pembangunan 33 PLTSa

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 161
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Menteri Koordinator Bidang Ekonomi Airlangga Hartarto mengatakan bahwa dana Patriot Bond yang diterbitkan oleh Danantara akan digunakan untuk mendanai pembangunan 33 Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Airlangga menyampaikan bahwa proyek pembangunan 33 PLTSa ini merupakan petunjuk dari Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, Prabowo berkeinginan meningkatkan pariwisata dengan menciptakan kota-kota di Indonesia yang bersih dari sampah. […]

  • THR

    Tidak Boleh Dicicil, Kebijakan THR yang Mengutamakan Kesejahteraan Karyawan

    • calendar_month 5 jam yang lalu
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 13
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia kembali menegaskan pentingnya pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) sebagai bagian dari hak dasar karyawan. Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengingatkan seluruh pengusaha swasta agar memenuhi kewajiban tersebut paling lambat tujuh hari sebelum perayaan Lebaran 2026. Hal ini dilakukan untuk memastikan karyawan dapat merayakan hari raya dengan lebih tenang dan nyaman. Airlangga menekankan […]

  • Peringatan Penting di Tanggal 11 November 2025, Ada Bangunan Hingga Hari Yatim Piatu

    Peringatan Penting di Tanggal 11 November 2025, Ada Bangunan Hingga Hari Yatim Piatu

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 221
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tanggal 11 November menjadi salah satu hari yang penuh dengan peringatan penting, baik di tingkat nasional maupun internasional. Hari ini tidak hanya menjadi momen untuk merayakan tokoh-tokoh penting, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu sosial dan lingkungan. Hari Bangunan Nasional Hari Bangunan Nasional diperingati setiap tahun pada tanggal 11 November. Tujuan dari […]

  • Anggota DPRD Diduga Lakukan Perselingkuhan

    Anggota DPRD Diduga Lakukan Perselingkuhan dengan Polwan

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 233
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Kota Blitar, Jawa Timur, tengah menjadi sorotan setelah diduga terlibat dalam hubungan tidak sah dengan seorang polisi wanita (Polwan). Insiden ini menimbulkan reaksi dari partai politik yang bersangkutan dan memicu permintaan untuk menonaktifkan anggota dewan tersebut sementara waktu. Keterlibatan dalam Kasus Selingkuh Kasus dugaan perselingkuhan ini […]

expand_less